Membuat Resolusi Keuangan di Tahun Baru

By on February 11, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 362 kali

Perencanaan Keuangan – Ide resolusi keuangan untuk tahun 2016 apa sudah yang Anda rencanakan? Mungkin kebanyakan orang akan berkata belum ada. Kenyataannya, resolusi keuangan sebenarnya terbilang penting mengingat banyak hal membutuhkan perencanaa keuangan yang baik. Untuk membantu Anda memperoleh Ide resolusi keuangan untuk tahun 2016, maka berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda coba ketika membuat resolusi keuangan.

Target

Resolusi keuangan harus ditetapkan dengan target yang terukur dan mungkin untuk dicapai. Contohnya tentu akan lebih mudah menargetkan untuk membayar uang muka rumah di akhir tahun senilai  Rp 200 juta dibandingkan target membeli rumah secara langsung di akhir tahun senilai Rp 2 miliar.

Prioritas

Resolusi keuangan harus ditentukan prioritasnya agar tidak terlalu banyak sehingga tidak fokus. Contohnya kebutuhan untuk persiapan membayar uang muka rumah, menabung untuk liburan akhir tahun, dan membayar cicilan mobil. Sebaiknya tentukan dua atau tiga kebutuhan yang paling penting dan mendesak.

Detail

Resolusi keuangan harus ditulis detail termasuk cara mencapainya. Contohnya agar bisa membayar uang muka pembelian rumah senilair Rp 200 juta, maka Anda setiap bulan harus mengambil 20 persen dari pendapatan bulanan Anda sebelum melakukan membayar pengeluaran rutin bulanan, bahkan jika perlu Anda akan menjual aset yang sudah ada untuk mencapai target tersebut.

Instrumen investasi

Resolusi keuangan harus dibantu dengan macam-macam instrumen investasi. Hal ini dimaksudkan agar dana aman dan tidak terganggu sebelum waktu penggunaanya tiba. Contohnya menggunakan deposito, atau reksa dana pasar uang untuk membayar uang muka pembelian rumah. Instrumen ini dipilih karena Anda tidak memerlukan imbal hasil yang tinggi.

Mewujudkan Ide resolusi keuangan untuk tahun 2016 memang memerlukan komitmen  yang kuat, karena tanpa komitmen akan sulit tercapai. Bahkan jika perlu Anda bisa mengecek arus kas Anda.  Untuk mengetahui arus kas cukup membuat tabel pemasukan dan pengeluaran.

Tabel pemasukan berisi gaji bulanan, bonus, hadiah, penghasilan dari proyek tertentu, dan pemasukan lainnya.  Pastikan Anda mencatat pendapatan di setiap bulan bahkan beberapa pendapatan yang diterima dalam tiga bulan atau enam bulan sekali.

Sementara tabel pengeluaran berisi  biaya belanja bulanan, biaya sewa, iuran air dan listrik, biaya makan dan minum, biaya transportasi, cicilan-cicilan, dan lain sebagainya. Seperti juga pendapatan, pengeluaran ada yang dibayarkan bulanan, dan ada pula yang dibayar tiga bulan atau enam bulan sekali.
Setelah kedua tabel tersebut terisi selajutnya jumlahkan pendapatan yang diterima dalam satu bulan. Begitu juga dengan pengeluaran, jumlahkan pengeluaran bulanan. Setelah dijumlahkan, coba cek apakah pengeluaran lebih banyak dibandingkan pendapatan, atau sebaliknya.

  1. Jika  pengeluaran lebih banyak dibandingkan pendapatan arti arus kas negatif.
  2. Jika pendapatan lebih banyak dibandingkan pengeluaran arti arus kas positif.

Sebenarnya tabel  pemasukan dan pengeluaran hanya membantu Anda mengetahui kemana saja pendapatan Anda selama ini keluar. Selain itu, membuat tabel dengan daftar pengeluaran yang detail dimaksudkan agar mengetahui apakah ada pengeluaran yang tidak diperhatikan selama ini atau ada pengeluaran yang melampaui anggaran.
Selain itu, data  tersebut akan membatu Anda mengetahui pos mana yang menyebabkan pengeluaran terlalu besar, sehingga perlu dilakukan kontrol terhadap pos pengeluaran tersebut, bahkan Anda bisa memberikan anggaran pada pos tersebut agar tidak melampaui pendapatan Anda.

Mengurangi anggaran belanja untuk sementara waktu agar bisa mencapai resolusi keuangan memang menjadi tantangan tersendiri yang harus Anda dihadapi demi terwujudnya Ide resolusi keuangan untuk tahun 2016.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty