Membuat Rencana Keuangan Sebelum Mulai Usaha

By on July 11, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 324 kali

Perencanaan Keuangan – Membuat rencana keuangan usaha berbeda dengan rencana keuangan pribadi. Rencana keuangan usaha sangat penting dibuat sebelum Anda merintis sebuah usaha. Dengan rencana ini Anda akan dipandu untuk merintis usaha. Lebih dari itu dengan rencana keuangan ini Anda dapat mengambil keputusan dengan tepat untuk menjamin keberlangsungan usaha Anda. Dalam merencanakan keuangan usaha, berikut ini beberapa tips merencanakan keuangan usaha dengan mudah:

Menyiapkan dana cadangan

Salah satu tujuan dibuatnya rencana keuangan sebelum merintis usaha adalah untuk meminimalisir risiko kerugian. Usaha bisa mengalami kerugian saat modal yang ada habis terpakai untuk menutupi biaya produksi yang tidak bisa dikembalikan dari hasil penjualan. Dengan kata lain, penjualan tidak mencapai target sehingga kerugian melanda usaha. Padahal kerugian ini bisa disiasati dengan adanya dana cadangan yang Anda miliki dari perencanaan keuangan usaha.

Fungsi dari dana cadangan ini adalah sebagai uang atau modal simpanan. Tentunya sebagai simpanan darurat, uang bisa digunakan kapan saja untuk mengatasi kondisi darurat terutama saat kerugian melanda. Sehingga meskipun merugi, namun usaha yang Anda jalankan tidak sampai gulung tikar. Dalam merencanakan keuangan usaha, pastikan untuk menyisihkan modal usaha sebagai dana cadangan untuk mengatasi kebutuhan dana tidak terduga.

Menghindari hutang konsumtif

Keuntungan dibuatnya rencana keuangan usaha sebelum merintis sebuah usaha adalah terhindar dari hutang. Pada dasarnya hutang ini diperbolehkan untuk seseroang yang menjalankan bisnis. Namun hutang, terutama hutang konsumtif sangat tidak disarankan bagi Anda yang baru saja merintis usaha. Hal ini sangat berpengaruh pada arus keuangan karena jumlah modal atau penghasilan justru akan lebih kecil dari hutang yang berarti kerugian bagi usaha.

Jika selama merintis usaha ternyata Anda memiliki hutang konsumtif, segera lunasi. Hutang konsumtif ini justru akan berdampak buruk bagi kondisi keuangan usaha. Biaya pengeluaran akan lebih besar karena Anda harus membayar cicilan hutang. Sementara biaya produksi lainnya juga harus Anda bayar untuk memastikan operasional usaha dapat berjalan. Membayar hutang konsumtif sekaligus membayar biaya produksi akan sangat memberatkan keuangan usaha.

Namun berhutang erat kaitannya dengan merintis atau menjalankan sebuah usaha. Sehingga memiliki hutang saat merintis usaha pada dasarnya adalah hal yang wajar. Pastikan bahwa hutang hanya dilakukan saat kondisi keuangan usaha Anda stabil. Artinya perencanaan keuangan yang Anda buat telah menunjukkan hasil dengan stabilnya keuangan usaha. Minimal dua tahun setelah Anda merintis usaha, saat keuangan stabil, Anda dapat berhutang.

Mengendalikan arus kas usaha

Sama halnya dengan keuangan pribadi, pada perencanaan keuangan usaha Anda juga akan berurusan dengan arus keuangan usaha. Dimana tujuan dibuatnya rencana keuangan adalah untuk mengatur arus keuangan yang dimiliki usaha ini. Dengan mengetahui arus keuangan usaha, Anda hanya akan membelanjakan kebutuhan prioritas untuk operasional usaha. Hal ini akan membuat keuangan usaha stabil karena ongkos produksi tidak lebih besar dari penghasilan.

Sebagai pemilik usaha, Anda harus mengetahui bagaimana alur pengeluaran dari usaha Anda. Pengeluaran ini dapat berupa biaya pegawai atau karyawan yang Anda pekerjakan. Selain itu biaya yang harus Anda keluarkan untuk bahan baku untuk membuat produk. Dan beberapa tagihan seperti sewa tempat usaha, pajak usaha hingga tagihan telepon dan lainnya. Jumlah pengeluaran ini harus Anda pastikan lebih sedikit dari penghasilan usaha.

Selain pengeluaran, arus kas usaha juga dapat dilihat bagaimana alur pemasukan yang terjadi pada usaha Anda. Alur pemasukan ini tidak hanya berasal dari jumlah keuntungan bersih dari penjualan. Namun pemasukan juga dapat Anda lihat dari pemasukan investasi yang Anda lakukan. Dengan penerimaan ini, Anda dapat merencanakan jumlah pengeluaran yang sesuai. Sehingga rencana keuangan usaha yang Anda buat berdampak pada strategi pengembangan usaha lebih lanjut.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty