Membeli dan Memilih Reksadana

By on June 28, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,947 kali
Reksadana

Membeli dan Memilih Reksadana

Mungkin banyak yang menanyakan bagaimana cara untuk memilih suatu reksadana yang tepat? pada dasarnya utnuk memilih suatu reksadana memang harus anda sesuaikan dengan tujuan. Apakah untuk berlibur, menikah, atau bahkan untuk pensiun. Jadi sebuah tujuan dari keuangan yang anda inginkan haruslah anda buat sedetail mungkin serta anda perhatikan jangka waktu untuk mendapatkannya. Contohnya, 2 tahun lagi saya ingin berlibur ke Amerika. Artinya anda masih memiliki waktu selama 2 tahun lagi untuk mencapainya. Nah, setelah anda menyusun jangka waktunya selanjutnya anda bisa memilih jenis reksadana yang sesuai.

WAKTU

JENIS

Jangka pendek (2 hingga 3 tahun) Jenis reksadana pasar uang
Jangka pendek ( tiga tahun) Jenis reksadana pendapatan tetap
Jangka pendek (4 hingga 5 tahun) Jenis reksadana campuran
Jangka panjang ( lebih dari 5 tahun) Jenis reksadana saham


Jadi anda jangan sembarangan memilih dan membeli reksadana tanpa perencanaan yang jelas. Anda harus mengetahui jenis-jenis dari reksadana, mengetahui risiko-risiko dalam berinvestasinya. Selain itu yang tak kalah penting adalah menentukan produk yang pas sesuai dengan profil risiko serta kebutuhan dan tujuan anda dalam berinvestasi. Dengan begitu maka reksadana bisa menjadi pilihan yang paling tepat bagi anda dalam mengembangkan uang secara efektif. Di dalam reksadana memang sering memberlakukan prinsip-prinsip tersebut, jadi sebelum anda mengenal manajer investasi. Biasanya para investor bisa melihat jenis produk reksadana yang ada di koran. Sehingga seorang investor dapat memilih yang sekiranya bisa memberikan banyak keuntungan.

Para investor bisa bertindak dalam menentukan keuntungan. Namun sebelumnya sebaiknya harus dilakukan pertimbangan dan pengukuran terlebih dahulu atas seberapa besar tingkat risiko yang mungkin saja terjadi. Serta lamanya horizon investasi. Apabila anda termasuk kedalam orang yang memiliki tipikal selalu khawatir terlebih lagi sudah berumur, sebaiknya memilih reksadana yang bisa memberikan pendapatan yang stabil. Bagi yang ingin berinvestasi dalam waktu horizon yang cukup panjang maka anda dapat menentukan pilihan reksadana pendapatan yang tetap. Akan tetapi, bila untuk horizon investasi dalam waktu dekat maka sebaiknya memilih reksadana pasar uang. Untuk calon investor yang masih muda serta suka dengan tantangan, anda dapat menjatuhkan pilihan pada reksadana saham ataupun reksadana jenis campuran untuk alternatifnya.

Perlu anda perhatikan dalam berinvestasi di 2 jenis reksadana tersebut, anda masih memiliki pilihan investasi jangka menengah dan jangka panjang. Karena apabila horizon investasi anda dalam waktu dekat, maka kedua jenis investasi tadi belum bisa memberikan pendapatan yang memuaskan bagi anda.Tujuan daripada berinvesstasi akan berpengaruh dalam memilih jenis dari produk-produk reksadana yang akan anda pilih. Karena dalam berinvestasi semua orang tentu menginginkan suatu perolehan pendapatan dalam waktu tertentu sebagai targetnya. Ada juga yang bisa memberikan keuntungan tinggi namun disamping itu juga memiliki tingkat risiko yang cukup besar, namun apabila anda cukup berani dan agresif maka reksadana saham bisa menjadi pilihan. Sementara apabila tujuan anda dalam berinvestasi adalah untuk memperoleh hasil yang relatif tetap asalkan tidak begitu fluktuatif, maka reksadana yang tepat adalah reksadana pendapatan tetap. Jadi jangan selalu hanya memperhatikan kinerjanya saja melainkan juga peranannya dalam tujuan investasi anda.

Perlu untuk kita sadari dalam melakukan investasi di reksadana, pada dasarnya kita tidak secara langsung berinvestasi di perusahaan tapi ke beberapa portofolio efek. Jadi hasil yang anda dapatkan adalah gabungan daru semua portofolio tersebut. Jadi sangat penting pula untuk sekedar mengetahui seluk-beluk portofolio di reksadana. Meskipun mungkin belum banyak yang tahu protofolio keseluruhan namun paling tidak anda bisa mengetahui portofolio secara garis besar.