Melakukan Transaksi Pintar dengan Cara Waspada Pilih Broker untuk Transaksi CFD

By on September 3, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 367 kali

Investasi Saham – Agar trading Anda sukses, Anda harus waspada pilih broker untuk transaksi CFD Anda. Pemilihan broker yang tepat merupakan langkah pertama menuju kesuksesan trading Anda. Broker merupakan mitra bisnis Anda yang dapat memberikan kelancaran dan menjamin keamanan investasi Anda. Untuk mendapatkan broker yang tepat, Anda harus memperhatikan tips-tips seperti berikut ini: (Baca juga: Apa itu CFD? Yang pasti bukan Car Free Day)

1. Perhatikan Regulasi

Untuk mendapatkan broker yang tepat, pilihlah broker yang sudah mempunyai regulasi yang jelas. Misalnya adalah NFA, FSA, CFTC, dan lain sebagainya. Regulator tersebut akan mengawasi setiap aktivitas bisnis broker yang terjadi. Jika broker berbuat curang, regulator tersebut akan memberikan sanksi yang tegas, dan bahkan izin usahanya bisa dicabut.

Di Indonesia kata “broker forex” diganti dengan istilah pialang berjangka komoditi (PBK). Istilah tersebut resmi digunakan untuk menggantikan kata broker forex. Di Indonesia trading forex sudah diatur dalam UU yaitu Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2011 tentang perdagangan berjangka komoditi.

Karena sudah diatur dalam undang-undang, setiap PBK yang beroperasi harus sudah memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) yang bergerak di bawah naungan Departemen Perdagangan Republik Indonesia. Badan ini bertugas sebagai pengawas dan juga regulator. Jadi untuk bisa beroperasi di Indonesia, broker harus mendapatkan izin dari badan tersebut. (Baca juga: Apa Keuntungan Trading CFD Bagi Para Investor?)

Sebaiknya PBK yang Anda pilih adalah anggota bursa. Ada dua bursa berjangka di Indonesia, yaitu Indonesia Commodity and Derrivatives Exchange (ICDX) dan Bursa Berjangka Indonesia (BBJ).

Selain itu di Indonesia juga terdapat lembaga kliring berjangka yaitu PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) yang berperan dalam penyelesaian atas seluruh transaksi kontrak berjangka yang ada di bursa dan telah didaftarkan oleh anggota kliring. Lembaga tersebut berfungsi sebagai kliring dan penjaminan atas transaksi yang terjadi di bursa. Jadi pastikan broker yang Anda pilih telah terdaftar di Bappeti, KBI, BBJ, dan ICDX.

2. Memiliki Alamat yang Jelas

Karena banyak penipuan yang terjadi di luar sana, sebaiknya waspada pilih broker untuk transaksi CFD Anda. pilihlah broker yang mempunyai alamat jelas. Broker yang memiliki alamat jelas tentunya menandakan bahwa perusahaan tersebut professional, jujur, dan bonafit. Jika perusahaan tersebut terpercaya, tentunya broker akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi para nasabahnya. (Baca juga: Perbedaan Antara CFD dan Spred Betting)

3. Pilihlah Broker dengan Spread yang Rendah

Broker tanpa manipulasi atau yang biasa disebut spread yang rendah adalah broker yang dapat menguntungkan trading Anda. Selain itu pilihlah juga broker tanpa komisi trading agar tidak menjadi beban dalam setiap transaksi Anda. (Baca juga: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi CFD Trading Sebagai Bentuk Perdagangan yang Luwes)

4. Server yang cepat

Sever yang normal memungkinkan Anda untuk melakukan eksekusi cepat, baik itu open posisi maupun close posisi. Banyak sekali trader yang loss karena server sering requote yang dapat membuat eksekusi menjadi lambat. Dalam forex trading online, Anda akan melakukan transaksi via internet, sehingga Anda harus memilih server yang normal atau cepat untuk menjamin kenyamanan trading Anda.

5. Pilih Broker yang Tidak Menyediakan Fasilitas Transfer Melalui Pihak Ketiga

Untuk menjaga kenyamanan trading Anda, sebaiknya pilihlah broker yang tidak menyediakan fasilitas transfer dengan melalui pihak ketiga seperti e-golod, liberty reserve, dan lain sebagainya. Transfer melaui pihak ketika sangat rawan sekali terjadi pencurian uang oleh pihak hacker. Agar transaksi aman, lakukanlah transfer antar bank.

Selain tips-tips di atas, carilah broker yang tidak membatasi segala bentuk sistem trading. Broker dengan sistem tertentu biasanya dapat merugikan trader, misalnya adalah sistem scalping yang mengharuskan transaksi harus berjalan lebih satu menit, baru kemudian bisa close. Semoga dengan tips tersebut Anda bisa lebih waspada pilih broker untuk transaksi CFD.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty