Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 9 September 2015

By on September 9, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 317 kali

Market Review Hari Ini – Emas menguat tipis setelah 4 hari perdagangan dilanda pelemahan. Dengan memanfaatkan Dollar US yang melemah terhadap mata uang rivalnya. Melemahnya bursa saham global, tidak mampu dimanfaatkan emas sebagai safe haven karena mendekati pertemuan anggota The Fed yang diadakan minggu depan. Investor emas lebih memilih wait and see sampai adanya keputusan mengenai suku bunga US. Kalaupun harga emas berfluktuatif, kemungkinan karena rilis data ekonomi US. Hilangnya daya tarik emas tersebut memberikan gambaran kebijakan moneter AS masih menjadi faktor penggerak emas yang utama untuk saat ini. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan emas akan test level $ 1109 dan jika berhasil ditembus akan memicu harga untuk test psikologis $ 1100. Jika sentimen positif, kemungkinan harga emas akan kembali test resistance $ 1135 dan $ 1140.

Data dari API mengenani persediaan minyak di Amerika yang biasanya dirilis rabu pagi, diundur kamis pagi sedangkan data dari EIA yang biasanya dirilis rabu malam, diundur kamis malam seiring hari libur di Amerika. Disisi lain laporan Platts mengenai produksi OPEC pada bulan agustus turun sebanyak 140.000 barel perhari dari bulan sebelumnya. Ini merupakan penurunan pertama kali dalam enam bulan terakhir. Kemarin minyak menguat dibantu oleh penguatan bursa China, bursa Eropa dan Amerika. Di China, impor minyak mentah turun sebanyak 13.4% dibulan Agustus menjadi 26.59 juta ton (6.29 juta barel per hari) dari bulan sebelumnya. Namun impor minyak mentah China meraih kenaikan sebeasr 5.6% dari setahun lalu. Menurut analis, investor fokus terhadap kenaikan impor minyak mentah tahunan China, dan bukan penurunan tajam pada impor bulanannya. Dalam 8 bulan pertama tahun 2015, impor minyak mentah China naik sebesar 9.8% untuk tingkat tahunan pada 6.63 milyar barel per hari, seiring solidnya tingkat permintaan bensin dan minyak tanah. Secara teknikal, jika sentiment negative, Kemungkinan harga Crude Oil akan test support $ 45.00 dan $ 44.50. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test level $ 47.00

Dollar diperdagangkan mix pada hari Selasa seiring penguatan bursa saham dan data ekonomi yang positif dari Jerman memberikan alasan bagi pudarnya aksi risk aversion dari investor yang melambungkan euro dan yen belakangan ini. Dollar, yang dikatakan oleh trader tidak akan bergerak secara signifikan hingga 17 September nanti, saat petinggi Federal Reserve diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunga, menguat terhadap yen dan melemah terhadap sterling dan euro. Investor akan fokus terhadap pertemuan Federal Reserve AS pekan depan, yang diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunga pertama kalinya dalam hampir selama 1 dekade pada pertemuan bulan ini namun ekspektasi tersebut telah meudar seiring kecemasan mengenai laju pertumbuhan ekonomi global mencuat.

Sementara itu pada pekan lalu European Central Bank memprediksi bahwa pemulihan kawasan akan terus berlanjut, meski dengan laju yang lebih lambat seiring perlambatan ekonomi pada negara berkembang termasuk China menekan sektor perdagangan global. Petinggi ECB merevisi turun proyeksi pertumbuhan dan inflasi zona euro hingga tahun 2017.

Indeks Saham Hangseng dibuka dilevel 21498sedangkan Shanghai Comp dibuka dengan melemah 0.4 %. Bursa saham Wall Street berjangka melambung pada hari Selasa, ditunjang rebound bursa saham China seiring kewaspadaan para investor terhadap potensi kenaikan volatilitas jelang keputusan suku bunga Federal Reserve. Beberapa investor menilai sentimen market sedang menyesuaikan kecemasan pelambatan ekonomi China, namun masih terdapat potensi choppy trading dipicu stimulus China serta ketidakpastian kenaikan suku bunga acuan AS. Reli Wall Street di hari Selasa menyebabkan indeks Dow hampir menghapus pelemahannya sepanjang Agustus. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 21200 dan jika di tembus, kemungkinan harga akan test level support selanjutnya 21000. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan bergerak diarea resistance 21900 dan test psikologis price 22000.

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURUSD time frame 30 menit, terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan kenaikan ke 1.12710

Klik gambar untuk memperbesar

EURUSD.mM30

 

Pada Chart EURJPY time frame 60 menit  terlihat Formasi Channel Down,  Kemungkinan kenaikan ke 135.15

Klik gambar untuk memperbesar

EURJPY.mH1