Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 9 November 2015

By on November 9, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 281 kali

Market Review Hari Ini  – Emas semakin tenggelam setelah data Nonfarm Payrolls yang mengesankan telah membuat emas membukukan penurunan 8-sesi beruntun, kerugian beruntun terbesar sejak bulan Juli, ketika merosot selama 10-sesi beruntun. Emas melemah hingga level $ 1085 dan perlahan kembali pulih. Pada sesi perdagangan Asia pagi ini, emas di perdagangkan dilevel $ 1092. Harga emas melemah dalam beberapa hari belakangan ini setelah beberapa pejabat Federal Reserve berkali-kali mensinyalkan akan meninjau kembali kondisi ekonomi AS untuk pertimbangan tingkat suku bunga yang lebih tinggi pada pertemuan bank sentral bulan Desember. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan bisa mengirim emas test support $ 1077 dan test support selanjutnya $ 1070. Jika sentimen positif, kalau ada penguatan maka emas akan test resistance $1100.

Minyak mentah mengalami pelemahan seiring penguatan Dollar AS setelah rilis data Nonfarm Payrolls yang mengesankan. Hal ini dapat menopang ekspektasi yang tinggi terhadap suku bunga AS pada pertemuan anggota The Fed bulan Desember. Perekonomian AS berhasil membukukan pertumbuhan pasar tenaga kerja terbesar untuk tahun ini. Laporan ini meningkatkan peluang Federal Reserve akan menaikkan suku bunga di bulan Desember, memicu dominasi Dollar AS dalam pasar mata uang, dan membuat komoditas berdenominasi Greenback seperti minyak mentah menjadi lebih mahal bagi investor pemegang mata uang lain. Sementara itu Baker Hughes yang melaporkan jumlah rig minyak yang beroperasi di ladang minyak AS berkurang 6 rig pada pekan lalu. Total rig yang aktif tinggal 572 rig lebih rendah dibandingkan 1568 rig aktif setahun yang lalu. Data terbaru ini menunjukkan terdapat pemangkasan jumlah rig aktif AS untuk 10-pekan beruntun yang mengindikasikan masih rendahnya harga minyak mentah memaksa perusahaan-perusahaan minyak mengurangi aktivitas produksinya. OPEC akan melakukan pertemuan dengan para anggotanya pada tanggal 4 Desember. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 44.00 dan $ 43.50. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 45.30 dan $ 46.00

Dollar AS melonjak ke level tertinggi dalam 6-bulan terakhir di hari Jumat setelah data ekonomi menunjukkan pertumbuhan pasar kerja bulan Oktober yang lebih pesat dibanding estimasi, sehingga menopang skenario kenaikan suku bunga acuan di bulan depan. Dollar AS menguat terhadap mata uang rivalnya. Terhadap Yen menyentuh level tinggi 2 bulan lebih, terhadap Swiaa Franc menyentuh level tertinggi selama 7 bulan dan terhadap Euro menyentuh level rendah selama 6 bulan lebih. Poundsterling merosot terhadap Dollar dan juga melemah tajam terhadap Euro di hari Jumat, seiring pudarnya spekulasi para investor pada Poundsterling setelah Gubernur BoE, Mark Carney memberikan sinyalemen bahwa bank sentral tidak terburuburu menaikkan suku bunga. Data ekonomi Inggris yang solid di hari Jumat menunjukkan output sektor manufaktur yang naik di bulan September pada laju tercepatnya dalam setahun terakhir, selain itu defisit neraca perdagangan juga menyusut. Namun data tersebut tidak banyak mempengaruhi, malah sell-off Poundsterling bertambah besar setelah data tenaga kerja AS dirilis naik lampaui estimasi.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up tipis dilevel 22659. Bursa Saham AS berakhir variatif pada hari Jumat, namum mampu mempertahankan penguatan mingguan yang solid, merespon rilis data tenaga kerja AS yang lebih baik dari ekspektasi yang meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan Desember. Ketiga indeks utama mencatat penguatan 1% atau lebih dalam sepekan, dan memperpanjang kenaikan menjadi enam pekan beruntun. Indeks Dow Jones menguat 0,3% menjadi 17.910,33, dan S&P 500 turun tipis menjadi 2.099,20, di bawah level 2.100. Nasdaq ditutup naik 0,4% menjadi 5.147,12. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 22500. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 23000.

NEWS

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDUSD time frame 240 menit  terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan penurunan ke 0.69200

Klik gambar untuk memperbesar

AUDUSD.mH4