Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 9 Februari 2016

By on February 9, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 240 kali

Market Review Hari Ini – Harga emas melonjak lebih dari 3% pada sesi perdagangan hari Senin ke level $ 1200 untuk menyentuh level tertinggi sejak Juni, memperpanjang kenaikan tajam dari pekan lalu, karena tergelincirnya pasar saham dan ketakutan terhadap pertumbuhan global yang mendorong investor untuk memburu aset safe haven. Salah seorang trader mengatakan bahwa kami belum melihat terhentinya pembelian dari komunitas investasi dan hanya sedikit terlihat aksi jual, dia juga menambahkan bahwa exchange-traded funds dan dana investasi laim terlihat bergerak ke emas sebagai safe haven. Faktor fundamental sangat mendominasi penguatan emas terutama dari pembeli Asia dalam rangka tahun baru China. Selain itu ketegangan korea utara dan korea selatan sedikit membuat emas menjadi safe haven, ditengah situasi ekonomi dan politik yang tidak menentu. Para trader mengatakan harga emas naik yang sekitar 5% pada pekan lalu, itu adalah kenaikan mingguan terbesar sejak Juli 2013, juga telah membuat banyak investor lebih yakin bahwa reli logam mulia sejak awal tahun ini terlihat stabil. Pergerakan emas ini akan diuji oleh pidato Janet Yellen besok malam. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan emas akan test support $ 1178 dan support berikutnya $ 1171. Jika sentimen positif, kemungkinan emas akan test resistance $ 1206 dan resistance berikutnya $ 1215.

Harga minyak turun hampir 4% pada perdagangan hari Senin karena masih tumbuhnya kecemasan tingginya suplai setelah pertemuan Saudi – Venezuela pada akhir pekan yang hanya sedikit menunnjukkan tanda-tanda koordinasi untuk meningkatkan harga. Tidak ada tanda-tanda nyata yang hadir dari pertemuan hari Minggu antara Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali al-Naimi dan rekannya dari Venezuela bahwa pemasok OPEC dan Non OPEC siap untuk bertemu untuk membahas kejatuhan harga. Dari sisi fundamental lainnya surplus suplai global masih menjadi beban besar perdagangan minyak mentah yang sejak keputusan OPEC pada bulan Desember lalu membuat harganya masih berada di bawah $40 per barel. Pelemahan Dollar AS terhadap beberapa mata uang utama mampu menopang harga minyak pada pekan lalu, namun mata uang AS tersebut melonjak tajam pada penghujung pekan lalu usai melaporkan perkebangan tenaga kerjanya selama bulan Januari. Pada sesi Asia pagi ini, harga minyak bergerak diarea $ 30.17. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 29.30 dan support berikutnya $ 27.54. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 31.10 dan resistance selanjutnya 32.10.

Sterling turun ke level terendah satu pekan terhadap dollar pada hari Senin, sell off bursa saham membebani pergerakan mata yang dianggap lebih berisiko ini. Sterling juga masih tertekan akibat ketidakpastian keanggotaan Inggris di Uni Eropa. Bursa Utama Inggris termasuk yang mengalami sell off pada hari Senin, turun ke level terendah dua pekan, terbebani saham sektor perbankan yang menyentuh level terendah beberapa tahun.

Kecemasan akan pertumbuhan ekonomi global membuat yen mencetak penguatan mingguan terbaik sejak 2009 pada pekan lalu, tidak hanya itu, di awal pekan ini mata uang Jepang ini bahkan kembali rally dan menyentuh level tertinggi satu tahun. Volatilitas kurs mata uang naik ke level tertinggi empat bulan akibat anjloknya bursa Eropa ke level terendah sejak Oktober 2015, dan di-ikuti bursa saham AS. Para investor kehilangan daya tarik terhadap aset berisiko akibat keraguan akan kelayakan kredit korporasi, kecemasan akan pelambatan ekomomi global, serta rendahnya inflasi. Bank of Japan yang menerapkan suku bunga negatif gagal membendung rally yen, dan menjadi indikasi sentimen risk aversion masih lebih dominan dibenak para trader daripada perbedaan kebijakan moneter.

Bursa saham AS melemah pada hari Senin karena kecemasan terhadap pertumbuhan global memukul saham perbankan dan saham lainnnya yang sensitif terhadap pereknomian, namun reli di akhir jam perdagangan di saham energi membuat pasar bangkit dari level terendah hari ini. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun sekitar 177 poin. Indeks S&P 500 turun 1.4%, dengan dibebani oleh sektor keuangan dan material. Indeks Nasdaq Composite melemah 3% di sesi terendahnya dan ditutup turun 1.8%.

 

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart NZDUSD time frame 60 menit terlihat Formasi Falling Wedge, Kemungkinan kenaikan ke 0.66500

Klik gambar untuk memperbesar

NZDUSD.mH1

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty