Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 8 Juni 2016

By on June 8, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 402 kali

Market Review Hari Ini – Emas masih bertahan diatas level 1244 pada perdagangan sesi Asia pagi ini. Investor emas tampaknya lebih berhati – hati dalam mencermati data ekonomi AS yang dirilis serta komentar dari para pejabat The Fed terkait suku bunga. Setelah melemah sebesar 6% pada bulan Mei setelah serangkaian pejabat Fed beikan nada yang hawkish terhadap suku bunga, harga emas naik sekitar 2.4% sepanjang bulan ini karena memudarnya kenaikan suku bunga di musim panas. Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan emas akan kembali test support 1225. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1260.

Minyak kembali bergerak diatas level 50, ekspektasi penurunan stok minyak AS menjadi kekuatan minyak untuk bergerak naik selain itu serangan teroris di Nigeria yang mengancam terganggunya produksi minyak Nigeria. Harga minyak mentah terus meningkat dalam dua sesi perdagangan terakhir, seiring meningkatnya serangan pemberontak Niger Delta di Nigeria yang bersumpah akan menghentikan produksi minyak di Nigeria.
Padahal, Nigeria merupakan produsen minyak terbesar Afrika di tahun lalu. Saat ini pemerintah Nigeria sedang menghelat pembicaraan dengan pihak pemberontak. Sementara itu tadi pagi, API melaporkan stok minyak di AS mengalami penurunan sebesar 3,560 juta barel dan stok bensin naik 760 ribu barel. Sedangkan laporan versi EIA akan dirilis nanti malam jam 21.30 WIB. Tanda-tanda naiknya permintaan global yang membantu menopang kenaikan harga minyak AS ke level tertinggi sejak akhir Juli. Namun, para pelaku pasar masih khawatir terhadap potensi bahwa kenaikan harga akhir-akhir ini dapat mendorong lonjakan dalam output.

Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 49.00. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 51.20.

Dollar AS mencetak penguatan tipis terhadap berbagai mata uang utama di hari Selasa seiring data revisi produktivitas AS dan upah pekerja selama kuartal pertama menopang pandangan bahwa pelemahan pasar tenaga kerja mulai berkurang secara bertahap. Produktivitas di luar sektor pertanian AS dilaporkan mengalami perbaikan selama kuartal pertama, namun biaya yang berkaitan dengan buruh masih menanjak seiring berbagai perusahaan masih mempekerjakan lebih banyak karyawan untuk mendongkrak produksi. Departemen tenaga kerja melaporkan laju produktivitas, yang mengukur output per jam dari setiap pekerja, mengalami kontraksi -0.6%, lebih baik dibanding bulan sebelumnya -1.0%.

Pergerakan liar GBPUSD tampak di sesi Asia dimana nilai tukar Sterling melonjak hampir 200 poin hanya dalam beberapa detik yang diyakini oleh berbagai pelaku pasar adalah kejadian fat finger trade atau kesalahan klik pemain besar di periode likuiditas rendah tersebut. Hasil polling terbaru dari YouGov telah menunjukkan kemenangan tipis untuk kubu yang memilih bertahan di Uni Eropa dan situs Betfair mengeluarkan prediksi Inggris dapat bertahan di Uni Eropa dengan probabilitas 72%. Berita ini tentunya cukup kontras dengan serangkaian polling di awal pekan yang mengindikasikan bahwa kubu yang memilih untuk meninggalkan Uni Eropa mulai mendapatkan momentum.

Bursa saham AS ditutup mixed pada hari Selasa, dengan sektor perawatan kesehatan pimpin pelemahan dan sektor energi pimpin penguatan karena harga minyak yang berakhir di atas $50 per barel untuk pertama kalinya sejak bulan Juli, dan faktor lainnya adalah dollar yang melemah ke level terendah dalam sebulan terhadap spekulasi bahwa Federal Reserve tidak terburu-buru untuk naikan suku bunga di tengah pertumbuhan yang moderat di AS. Indeks Dow Jones industrial averaged ditutup naik 17.95 poin, atau 0.10%, di 17,938.28, dengan saham Chevron pimpin penguatan dan saham Nike beban terbesar indeks. Indeks S&P 500 ditutup naik 2.72 poin, atau 0.13%, di 2,112.13, dengan energi membuat enam sektor lebih tinggi dan perawatan kesehatan beban terbesar indeks. Indeks Nasdaq komposit ditutup turun 6.96 poin, atau 0.14%, di 4,961.75.

Indeks saham Eropa membukukan kenaikan yang besar pada penutupan hari Selasa karena naiknya harga minyak dan komentar terbaru dari ketua Fed Janet Yellen yang mendongkrak sentimen positif di kalangan investor. Indeks FTSE 100 ditutup 0.2% lebih tinggi, sementara itu indeks CAC40 Perancis melonjak 1.2%, dan indeks DAX Jerman naik lebih tinggi, berakhir naik 1.65%. Indeks pada hari Selasa juga didukung oleh data Eropa yang positif. Data PDB Zona Euro tumbuh 0.9% pada tingkat kuartalan di kuartal pertama, dan tumbuh 1.7% pada tingkat tahunan.

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDNZD timeframe 4 Jam terlihat formasi Falling Wedge, kemungkinan kenaikan ke 1.08960

Klik gambar untuk memperbesar

AUDNZD.mH4

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty