Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 8 Juni 2015

By on June 8, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 2,546 kali

Market Review Hari Ini – Emas menyerah setelah data nonfarm payrolls US naik ke 280.000 melewati prediksinya 222.000 namun tingkat pengangguran di amerika naik 5,5% diatas estimasinya 5,4% sedangkan average hourly earnings dilaporkan membaik sekitar 0,3% melampaui estimasinya 0,2%. Emas turun ke $1162 pasca rilis data nonfarm US. Pada sesi asia pagi ini emas kembali naik setelah datangnya pembeli dari kawasan asia dengan memanfaatkan harga rendah untuk melakukan pembelian. Dengan adanya data nonfarm payrolls dan pertumbuhan upah yang membaik akan menimbulkan spekulasi bahwa The Fed akan semakin dekat dengan keputusan menaikan tingkat suku bunga pada tahun ini. Rapat FOMC pada bulan ini akan digelar ada tanggal 17 Juni ini akan menjadikan agenda yang dinantikan oleh pelaku pasar seluruh dunia. Sementara itu keputusan Yunani untuk menunda pembayaran hutang yang jatuh tempo kemarin jumat, 5 Juni akan dibayarkan sampai akhir bulan juni ini, bersamaan dengn pembayaran lainnya. Situasi Yunani juga mendapatkan perhatian oleh pelaku pasar emas. Secara teknikal, terlihat sinyal bearish jangka pendek pada emas setelah penembusan $ 1178, jika sentiment kembali negative oleh spekulasi kenaikan tingkat suku bunga US, kemungkinan emas akan mencoba test $ 1160 dan $ 1150. Jika sentiment positif oleh pembelian emas di harga rendah, emas kemungkinan akan berusaha melewati $ 1185 dan jika bertahan diatasnya kemungkinan emas akan test resistance selanjutnya $ 1195.

OPEC kembali mempertahankan produksinya sebesar 30 juta barel perhari setelah mengadakan rapat di Wina kemarin jumat. Sebelum rapat, beberapa anggota OPEC sempat mengatakan akan membahas kemungkinan menaikan produksi, namun keputusan OPEC ini sudah diperkirakan oleh banyak pihak. Harga Crude Oil kembali melemah setelah rilis data nonfarm Payrolls US seiring data yang membaik dan penguatan Dollar US. Harga Crude Oil kembali naik setelah Baker Hughes kemarin jumat melaporkan bahwa jumalh rig US yang aktif untuk pengeboran minyak turun 4 menjadi 642 pada tanggal 5 juni. Sedangkan Menteri perminyakan Arab Saudi Ali al-Naimi mengatakan bahwa kelompok kartel minyak akan mempertahankan batasan produksi mereka di level 30 juta barel perhari, sebuah langkah yang sudah diperkirakan secara luas, namun para tarder menunjukkan kecemasan bahwa keputusan kartel mungkin berarti bahwa melimpahnya minyak global akan berlanjut. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga Crude Oil akan kembali turun $ 56.00 dan ke $ 55.00.  Jika sentiment kembali positif, karena permintaan minyak kemungkinan harga akan mencoba menembus $ 59.00 dan akan berusaha meraih harga diatas $ 60.00.

Data Nonfarm payrolls US dan beberapa US yang dirilis menunjukan perbaikan ekonomi amerika,data nonfarm dirilis melampui estimasinya. Dollar US kembali menguat terhadap mata uang rivalnya. Peluang The Fed untuk menaikan suku bunga US pada bulan September semakin meningkat. Yen melemah terhadap dollar US setelah rlis data nonfarm, posisi yen dilevel tinggi sejak Juni 2002 atau sekitar 13 tahun terakhir. Sementara itu Euro juga turun oleh data rilis nonfarm, situasi Yunani masih menjadi perhatian pelaku pasar seiring keputusannya yang menggabungkan pembayaran hutang sampai akhir bulan Juni ini. Pemerintah Yunani membayar empat kewajibannya sekaligus senilai 1,6 milyar euro pada tanggal 30 Juni.

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart USDCHF time frame  H4  terlihat Formasi Channel Down, Kemungkinan harga naik ke 0.9575

Klik gambar untuk memperbesar

USDCHFH4