Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 8 April 2016

By on April 8, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 188 kali

Market Review Hari Ini – Ketidakpastian kenaikan suku bunga AS telah mengirim Dollar AS dalam kondisi tertekan dan membuat harga emas kembali melambung ke level 1243 pada perdagangan kemarin. Minutes dari pertemuan Federal Reserve bulan Maret menunjukkan bahwa para petinggi  The Fed berbeda pendapat mengenai kenaikan suku bunga di bulan April, namun sepakat bahwa resiko yang timbul dari perlambatan ekonomi global membutuhkan pendekatan yang berhati-hati. The Fed mensinyalkan akan menaikkan suku bunga dua kali di tahun 2016, namun waktunya masih belum jelas.Secara teknikal, jika sentiment negative. Kemungkinan emas akan kembali test support 1214 dan 1206. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1256 dan 1268.

Penurunan cadangan minyak mentah AS dan kenaikan ekspor minyak oleh Negara Irak telah membuat harga minyak bergerak stabil diatas level 37. Ekspor minyak dari kilang wilayah selatan Irak naik untuk rata-rata sebesar 3.494 juta barel per hari di bulan April, ditunjukkan dalam laporan resmi dari perusahaan BUMN South Oil Company pada hari Kamis. Level tersebut berada di atas rata-rata bulan Maret di 3.286 juta barel. Sedangkan Genscape mencatat penurunan sebanyak 481,485 barel pada suplai minyak di Cushing dalam waktu 5 hari hingga hari Selasa, yang nampaknya disebabkan penutupan jalur pipa Keystone akibat potensi kebocoran, menurut trader. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 36.00 dan support berikutnya 35.00. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 39.00 dan resistance berikutnya 40.00.

Dollar AS melanjutkan pemulihan terhadap mata uang Kanada pada hari Kamis pasca rilis data klaim pengangguran AS yang optimis, meskipun kenaikan cenderung terbatasi oleh laporan izin pembangunan Kanada yang kuat. Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan jumlah klaim pengangguran baru berkurang sebanyak 9.000 menjadi 267.000 dalam pekan yang berakhir 2 April, yang mematahkan estimasi penurunan menjadi 270.000.

Yen menguat, melampaui level 108 per dollar, itu adalah level terkuat dalam hampir 1 1/2 tahun, karena Bank of Japan enggan untuk terus mengintervensi pembelian yang dilakukan oleh investor. Pernyataan kekhawatiran dari pejabat Jepang untuk adanya penjualan yen atau tindakan lainnya untuk membendung penguatan mungkin akan segera terjadi telah gagal untuk meyakinkan pasar, dan itu menyebabkan mata uang menguat sekitar 1 persen atau lebih terhadap 16 mata uang utama.

Pound Sterling mendekati level terendah dalam lebih dari sebulan terhadap dollar di tengah kecemasan bahwa jika Inggris memilih untuk meninggalkan zona Euro pada tanggal 23 Juni, ekonomi mereka akan terluka. Dengan hasil jajak pendapat menunjukkan refrendum semakin dekat, maka para trader telah bersiap untuk volatilitas yang lebih besar. Mata uang Inggris turun ke level terlemah sejak Juni 2014 terhadap euro

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan open gap down di area 19989 dan langsung menguat berusaha untuk menutup gap yang ditinggalkan. Bursa Wall ditutup melemah sekitar 1% pada hari Kamis, dipimpin oleh saham sektor keuangan, seiring penurunan harga minyak dan kecemasan mengenai perekonomian global kembali mencuat, menempatkan dollar di bawah tekanan seiring investor beralih ke aset yang beresiko. Berlanjutnya penguatan yen terhadap dollar kembali memicu kecemasan mengenai laju pertumbuhan global dan efektivitas kebijakan bank sentral. Dow Jones turun sebanyak 174.09 poin, atau sebesar 0.98%, di kisaran 17,541.96, S&P 500 melemah 24.7 poin, atau sebesar 1.2%, di level 2,041.96 dan Nasdaq ditutup turun 72.35 poin, atau sebeasr 1.47%, di level 4,848.37. Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan menguji support 19700 dan jika sentiment positif kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan menguji resistance 20300.

Bursa saham Jepang, Indeks Saham Nikkei kembali melemah dan menyentuh level terendah tujuh pekan setelah hari sebelumnya berakhir menguat dan menghentikan penurunan tujuh hari beruntun. Namun pergerakan Nikkei langsung menguat, saat ini bergerak diarea 15570. Penurunan Nikkei di awal perdagangan Jumat (8/4/2016) mengikuti Wall Street yang berakhir melemah pada perdagangan Kamis akibat keraguan akan efektifitas kebijakan moneter bank sentral. Data dari Jepang menunjukkan surplus current account di bulan Februari sebesar ?¥2,43 triliun, menjadi surplus terbesar sejak Maret tahun lalu, dan telah membukukan surplus dalam 20 bulan beruntun. Surplus current account yang belum disesuaikan tercatat sevesar ?¥1,73 triliun, kedua lebih tinggi dari perkiraan para ekonom.

newss

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDUSD timeframe 4 Jam terlihat formasi Head and Shoulders, kemungkinan penurunan ke 0.74630

Klik gambar untuk memperbesar

AUDUSD.mH4

 

Pada Chart NZDUSD timeframe 4 Jam, terlihat formasi Channel Up, kemungkinan penurunan ke 0.66770

Klik gambar untuk memperbesar

NZDUSD.mH4

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty