Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 6 Juni 2016

By on June 6, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 323 kali
Dollar_and_gold

Market Review Hari Ini – Harga emas melejit ke level 1244 pasca Nonfarm Payrolls AS yang dirilis jumat minggu lalu. Pada sesi Asia pagi ini, emas masih melanjutkan penguatannya dengan harga tinggi sementara ini dilevel 1248. Nonfarm Payrolls dilaporkan turun tajam pada bulan Mei, dari penambahan 123.00 pekerja pada bulan April menjadi hanya penambahan 38.000 pekerja pada bulan lalu. Sebelum data dirilis pasar memprediksi akan ada penambahan 164.000 pekerja. Angka NFP yang turun menjadikan pasar meragukan rencana Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Sebelum data dirilis, indeks Fed Fund Futures, yang menjadi indikator ekspektasi pasar pada perubahan kebijakan moneter AS, memberikan peluang sekitar 21% ada kenaikan suku bunga pada bulan ini. Setelah data NFP dirilis, peluang turun tajam menjadi hanya sekitar 6% suku bunga akan dinaikkan usai rapat kebijakan moneter AS yang akan diadakan minggu depan. Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan emas akan kembali test support 1219. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1257 dan resistance berikutnya 1270.

Baker Hughes melaporkan jumlah rig yang aktif bertambah sebanyak sembilan dalam sepekan yang berakhir 3 Juni. Laporan tersebut memicu kecemasan akan peningkatan stok minyak global akibat bertambahnya jumlah pengeboran minyak setelah harga berada dekat level $50 per barel. Minyak melemah lebih dari 1% pada hari Jumat setelah data menunjukkan jumlah rig yang aktif di AS bertambah. Minyak tidak mampu memanfaatkan Dollar AS yang melemah oleh data Nonfarm Payrolls. Trader minyak melihat penurunan produksi AS menjadi kunci untuk mengurangi jumlah oversupply stok global yang selama ini menekan harga minyak. Minyak sebelumnya reli akibat terjadinya gangguan supply dari Nigeria, Venezuela, dan Kanada. Pada sesi Asia pagi ini minyak bergerak dikisaran 49.00. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 48.30 dan support berikutnya 47.80. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 50.20 dan resistance berikutnya 50.75.

Indeks Dolar AS turun lebih dari 1% dengan laju penurunan terbesar dalam 4-bulan setelah pertumbuhan tenaga kerja AS secara mengejutkan turun tajam, memupuskan harapan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga secepatnya pada pertemuan moneter bulan Juli tahun ini. Valuasi Indeks Dolar AS turun ke dekat level terendah 3-pekan. Berdasarkan indeks Fed Fund Futures dari CME Group, pasar mengestimasi hanya ada peluang 4% Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada pertemuan tanggal 15 Juni 2016. Peluang kenaikan suku bunga acuan AS paling besar ada pada bulan Desember tahun ini dengan peluang 43,5% Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Berbagai perusahaan di AS mengurangi lapangan kerja secara drastis di bulan Mei karena jumlah orang yang mencari pekerjaan semakin kecil, berdasarkan data yang ditunjukkan Departemen Tenaga kerja. Nonfarm payrolls AS hanya naik ke level 38,000, dibawah perkiraan ekonom 158,000 sekaligus merupakan kinerja terlemah sejak September 2010. Sementara tingkat pengangguran turun ke 4.7% di bulan Mei dibanding bulan sebelumnya di level 5.0%, akibat semakin sedikitnya jumlah orang yang mencari kerja.

Mata uang yang menjadi rivalnya Dollar AS, mengalami penguatan yang signifikan. Aussie menguat hingga menembus level 0.73000, Euro menguat ke level 1.13736 sedangkan Sterling menguat ke 1.45810 namun pada perdagangan hari ini, Sterling melemah hingga level 1.43520. TNS yang melakukan polling terhadap warga Inggris, 43% memilih meninggalkan di zona Eropa dan 41% memilih tinggal di zona Eropa.  Sedangkan survei ITV, sebanyak 45% memilih meninggalkan Eropa dan 41% memilih tinggal di zona Eropa.

Bursa saham AS berjangka yield Treasury dan Dollar anjlok di hari Jumat setelah data tenaga kerja menunjukkan berbagai perusahaan di AS mengurangi lapangan kerjanya secara drastis di bulan Mei, sehingga memangkas peluang kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Padahal beberapa minggu terakhir pejabat The Fed telah memberikan sinyalamen bahwa bank sentral mungkin siap menaikkan suku bunga paling cepat di bulan Juni, jika perekonomian AS terus membaik, sehingga memacu spekulasi para investor pada pasar aset yang diuntungkan ketika suku bunga mengalami kenaikan, namun spekulasi tersebut telah dilikuidias pada hari Jumat paska data tenaga kerja yang lemah.

Bursa saham Eropa melemah di hari Jumat, investor melihat data tenaga kerja AS yang hanya menambah 38.000 pekerja di bulan Mei, jauh di bawah ekspektasi Wall Street. Estimasi dari Wall Street perekomian AS akan menambah 162.000 tenaga kerja, dengan tingkat penganguran tetap sebesar 5,0%. Namun pada kenyataannya sangat jauh darri estimasi, namun disisi lain tingkat pengangguran menurun menjadi 4,7%. Indeks CAC 40 Prancis dan DAX 30 Jerman masing-masing turun 1% menjadi 4421,78, dan 10103,260. Sementara FTSE 100 Inggris mampu mempertahankan penguatan sebesar 0,4% menjadi 6209,63.

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURGBP timeframe 4 Jam terlihat formasi Channel Down, kemungkinan kenaikan ke 0.79600

Klik gambar untuk memperbesar

EURGBP.mH4

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty