Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 6 Juli 2015

By on July 6, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 418 kali

Market Review Hari Ini – Referendum Yunani yang diselenggarakan hari minggu kemarin, menghasilkan suara NO 61,31% ( menolak bailout) sedangkan Yes 38,69% (menerima bailout) total suara dihitung sudah 100%.  Dengan demikian masyarakat Yunani menginginkan tidak lagi mengikuti aturan Uni Eropa dan tidak lagi mengikuti mata uang tunggal, Euro. Selain itu keputusan ini dianggap sebagai kemenangan masyarakat Yunani dan Perdana Menteri Tsipras yang tidak menuruti permintaan para kreditur untuk pengetatan anggaran pensiunan dan pegawai negeri Yunani. Namun keputusan ini sangatlah beresiko, yaitu membuat perbankan Yunani bangkrut tanpa bantuan dana dari ECB. Yunani juga harus mencetak kembali mata uang drachma yang harganya tentu saja lebih rendah dari Euro, hal ini akan membuat Yunani membayar impor lebih mahal. Emas diperdagangkan dengan open gap Up sesi asia pagi ini, menanggapi hasil referendum Yunani. Emas kembali menjadi safe haven ditengah situasi krisis Yunani, namun perlu diingat penguatan emas tentu akan terganggu oleh data ekonomi Amerika yang bagus seiring The Fed juga akan menaikan suku bunga di bulan September dan kenaikan ke dua di bulan desember. Data ekonomi Amerika yang akan memberikan arah pergerakan emas selanjutnya. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan emas akan kembali terkoreksi diarea support $ 1162. Dan akan mencoba test support berikutnya $ 1156. Jika sentiment kembali positif, emas akan mencoba meraih resistance $ 1176. Jika mampu bertahan diatas $ 1176, emas akan mencoba ke area $ 1180-an. Trend jangka pendek masih bearish namun jika mampu bertahan diatas resistance, trend bearish jangka pendek akan berakhir.

Harga Crude Oil dibuka dengan gap down sesi asia pagi ini setelah referendum Yunani berakhir dan hasilnya 61,31 % untuk pemilih NO, bagi pemilih yang menolak bailout dan yang menerima bailout 38,69%. Dollar US langsung menguat seiring hasil referendum Yunani dan membuat harga Crude Oil terbebani sesi asia pagi ini. Disisi lain berita minggu mengenai peningkatan jumlah rig US memicu kekhawatiran atas kelebihan suplai minyak secara global. sementara itu regulator China minggu lalu membuka penyelidikan terhadap tersangka manipulasi pasar saham dan dikhawatirkan saham pertambangan ikut dimanipulasi. Investor minyak juga menunggu hasil kesepakatan nuklir Iran pada hari selasa besok adalah sepekan perpanjangan dari batas tenggat waktu 30 juni. Serangkaian data juga mengindikasikan masih tingginya persediaan minyak global membuat harga Crude Oil turun. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga Crude Oil akan mencoba test support $ 54.00 dan jika sentiment kembali positif,kemungkinan harga Crude Oil akan kembali bergerak  area resistance level $ 56.50.

Euro terhadap Dollar US sesi asia pagi ini dibuka dengan gap down, open sekitar 1.09800 ( Monex Trader Platform jam 05.00 wib ) menanggapi hasil referendum Yunani, dengan demikian masyarakat Yunani menentukan nasibnya sendiri dengan keputusan 61 % menolak bailout dan keluar dari Zona Eropa. Yunani juga harus mencetak kembali mata uang drachma, yang nilainya lebih rendah dibawah Euro. Hal ini akan membuat Yunani harus membayar impor lebih mahal. Perbankan Yunani juga tidak lagi mendapatkan bantuan dana dari ECB. Euro sepanjang sesi asia pagi ini kembali menguat diatas level 1.1000. Perdana Menteri Tsipras mengatakan bahwa ini adalah sejarah Yunani dan demokrasi tidak dapat diperas, rakyat Yunani membuat pilihan yang berani dan saya tidak akan membuat waktu untuk menjalankan madat dari rakyat Yunani, saya akan pergi ke meja perundingan untuk tujuan memulihkan system perbankan. Para pemimpin Zona Eropa akan menggelar pertemuan besok guna membahas kondisi pasca referendum Yunani. ECB mengadakan pertemuan hari ini untuk membahas kelanjutan program dana darurat untuk Yunani.

Sementara itu Yen mengalami penguatan seiring hasil referendum Yunani dan menjadi safe haven. Pagi ini Gubernur BOJ memberikan komentarnya bahwa BOJ memantau pasar secara ketat setelah referendum Yunani selesai digelar. Kuroda juga mengatakan perekonomian Jepang terus pulih moderat, inflasi inti tahunan cenderung berkisar sekitar nol persen, system keuangan Jepang telah menjaga stabilitas, BOJ juga mempertahankan QQE selama diperlukan untuk mencapai 2 persen inflasi secara stabil. Yen bergerak melemah setelah beberapa komentar Gubernur BOJ. Saat ini running 122.58 ( Monex Trader Platform jam 08.42 wib )

Indeks Saham Hangseng dibuka menguat pagi ini pasca referendum Yunani. Pelaku pasar saham China juga mencermati agenda minggu ini antara lain pertemuan para petinggi eropa pasca referendum Yunani, Keputusan RBA mengenai suku bunga Australia, FOMC meeting dan beberapa data ekonomi China yang akan dirilis minggu ini. Secara teknikal, sentiment negative akan mengiring Indeks Saham Hangseng dibawah level 26000 dan akan memicu test support 25786. Sentimen positif akan menicu Indeks Saham Hangseng untuk test resistance 26500 selanjutnya ke 26650

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURUSD time frame 240 menit, terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan penurunan ke 1.0950

Klik gambar untuk memperbesar

EURUSDH4

 

Pada Chart EURGBP time frame 240 menit  terlihat Triangle, Kemungkinan penurunan ke 0.7030

Klik gambar untuk memperbesar

EURGBPH4

 

Pada Chart XAUUSD time frame 60 menit, terlihat Formasi Channel Down, Kemungkinan kenaikan ke 1188

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSDH1