Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 5 Oktober 2015

By on October 5, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 339 kali

Market Review Hari Ini – Jumat minggu lalu, Departemen Tenaga Kerja Amerika menunjukkan pekerjaan di luar sektor pertanian hanya naik 142.000 pada bulan lalu. Angka itu jauh di bawah estimasi kenaikan 203.000. Emas langsung terdongkrak naik hingga level $ 1141. Data nonfarm payrolls AS yang mengecewakan telah membuat investor kembali memburu emas sebagai asset safe haven. Sebelumnya harga emas sempat tergelincir hingga mendekati level terendah 2-pekan, di tengah harapan bahwa laporan tenaga kerja AS yang optimis akan memperkuat potensi kenaikan tingkat suku bunga dalam waktu dekat. Yang akan mendongkrak Dollar AS dan sebaliknya meredupkan daya tarik aset non-yield seperti bullion. The Fed sebelumnya diperkirakan akan menaikkan suku bunga di bulan Desember, dan tidak menutup kemungkinan di bulan ini. Namun dengan data tenaga kerja Amerika yang mengecewakan bisa menimbulkan keraguan akan hal tersebut. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan test support $ 1130. Jika sentimen positif, kemungkinan emas melanjutkan penguatannya dan test resistance $ 1151 dan $ 1156.

Baker Hughes menunjukkan perusahaan-perusahaan energi di AS menon-aktifkan 26 rig pengeboran minyak pada pekan ini. Pengurangan jumlah rig dalam seminggu tersebut merupakan yang terbesar sejak April. Sehingga membantu harga minyak mentah berbalik positif setelah sempat tergelincir sekitar 1%. Sementara itu situasi Suriah kian memanas, di mana Rusia dan Amerika Serikat mengadakan kampanye pemboman. Situasi bertambah rumit dengan kedatangan ratusan pasukan Iran di Suriah untuk bergabung dengan pasukan angkatan darat pemerintah lokal, sinyal bahwa cakupan perang sipil berubah menjadi lebih regional dan global. sedangkan badai Joaquin diperkirakan tidak akan mempengaruhi fasilitas minyak di AS. Minyak diperdagangkan dilevel $ 45.70 pada sesi asia pagi ini ( Monex Trader Platform jam 08.32 wib ). Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 45.00 dan $ 44.50. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 46.30 dan $ 47.00.

Lemahnya data tenaga kerja AS bulan September yang meningkatkan keraguan akan kekuatan ekonomi AS untuk menahan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve di tahun ini. Penambahan tenaga kerja dalam dua bulan terakhir menjadi yang terendah dalam lebih dari setahun terakhir, dan memicu ketakukan pelambatan ekonomi global terutama China turut melemahkan ekonomi AS. Sebelumnya Dollar turun ke level terendah dua pekan setelah The Fed mempertahankan suku bunga di bulan September. Namun sampai hari Jumat sebelum data tenaga kerja dirilis Dollar telah menguat 2,5%, menyusul keyakinan pimpinan The Fed, Janet Yellen, dan rekan-rekannya jika suku bunga akan naik di tahun ini. Sementara itu Sterling menguat oleh data domestic Inggris dan memanfaatkan data Nonfarm Payrolls AS yang mengecewakan, Sterling melejit hingga level 1.52370 dan melemah diakhir sesi market Amerika jumat lalu. Pada sesi asia pagi ini Sterling kembali menguat tipis dilevel 1.52050. sedangkan Aussie bergerak fluktuatif antara penguatan dan pelemahan terhadap dollar di hari Jumat lalu, jelang rapat moneter Reserve Bank of Australia dan akan mengumumkan rate nya besok siang jam 10.30 wib. Beberapa ekonom mengharapkan suku bunga dipertahankan 2.00%

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up dikisaran 21760. Sedangkan Shanghai Composite naik 0,5 %. Sementara itu Bursa Wall Street, Bursa saham AS ditutup menguat lebih dari 1% pada hari Jumat, pulih dari penurunan sebelumnya yang lebih dari 1.5%, karena investor mempertimbangkan harga minyak yang lebih tinggi dan laporan kerja yang lebih lemah dari perkiraan. Indeks utama AS ditutup di level tertinggi sesi, dengan indeks Dow Jones Industrial naik 200 poin setelah sempat jatuh sebanyak 258 poin, untuk ditutup di 16,427.37, sementara itu indeks S&P 500 menguat 27.53 poin, menjadi 1,951.35. Indeks Nasdaq ditutup naik 1.5% di 4,707.78 untuk pembalikan terbesar sejak 12 Agustus. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 21500. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 22000 serta test psikologis 22100.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDUSD time frame 30 menit, terlihat Formasi Channel Down, Kemungkinan kenaikan ke 0.70880

Klik gambar untuk memperbesar

AUDUSD.mM30