Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 5 Mei 2015

By on May 5, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 2,807 kali

Presiden The Fed Chicago, Charles Evans, pada hari Senin kemarin menegaskan keyakinannya bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga sampai awal tahun 2016. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi akan mendorong penguatan dollar dan memberikan tekanan bagi komoditas yang berdenominasi dollar seperti emas. Sementara itu hari jumat lalu, dua pejabat The Fed, Loretta Master, Presiden distrik Cleveland, dan John Williams, presiden distrik San Fransisco, mengatakan data ekonomi dua bulan ke depan menjadi krusial dalam menentukan arah kebijakan. Data yang paling menjadi sorotan adalah payroll, bila dua bulan ke depan bagus, kenaikan rate bisa dipertimbangkan. Investor memprediksi adanya beda pendapat diantara pejabat The Fed dalam menentukan kenaikan suku bunga amerika. Data ekonomi US dengan hasil yang beragam juga mempengaruhi pergerakan dollar amerika yang berhasil rebound. Emas masih bergerak dibawah $ 1200. Secara teknikal, resistance sekaligus psikologis price $ 1200 menjadikan tahanan atas jika break psikologis kemungkinan harga bergerak diarea $ 1203 – $ 1206 dan jika harga bergerak turun, kemungkinan harga akan mencoba menembus $ 1175 kemudian $ 1165

Crude Oil kembali mencoba test untuk melewati $ 60, tapi belum berhasil. Hadangan seller di area $ 60 tampaknya cukup kuat dengan keyakinan mereka bahwa pasokan secara global masih banyak. Koreksi dollar juga bisa memaksa harga minyak mentah naik. Terlihat seller dan buyer masih sama-sama kuat memegang asumsi harga minyak mentah. Berkurangnya jumlah kilang minyak di amerika minggu lalu membuat harga minyak mentah bertahan di atas. Pelaku pasar mengganggap hal tersebut sebagai tanda berkurangnya pasokan. Secara teknikal, jika harga mencoba break $ 60, kemungkinan harga akan bergerak di area $ 61.00 – $ 61.50 dan jika harga bergerak turun, kemungkinan diharga $ 57 – $ 56.

Fokus sesi asia pagi ini adalah rapat RBA dan statement konferensi pers yang akan di rilis jam 11.30 wib. Prediksi para pelaku pasar Asia dan Australia hampir 80% bahwa RBA akan memotong suku bunga sebanyak 25 bps, jika hal itu terjadi kemungkinan harga audusd akan bergerak jatuh dibawah 0.78000 dan support 0.77500. Jika RBA menentukan bahwa tidak ada perubahan suku bunga atau suku bunga tetap, kemungkinan harga AUDUSD akan bergerak diatas 0.79000

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart GBPUSD time frame M30 terlihat formasi Triangle dan harga sudah tembus resistance trendline. Kemungkinan harga naik mencapai target 1.51400

Klik gambar untuk memperbesar

GBPUSDM30

 

Pada Chart NZDUSD time frame M30 terlihat formasi Triangle dan harga sudah tembus resistance trendline. Kemungkinan harga naik mencapai target 0.75750

Klik gambar untuk memperbesar

NZDUSDM30