Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 4 Maret 2016

By on March 4, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 223 kali

Market Review Hari Ini – Harga emas kembali diuntungkan oleh melemahnya Dollar AS setelah dirilis data ekonomi AS berupa klaim pengangguran yang meningkat pekan lalu, meskipun saat ini trend tenaga kerja di AS sedang meningkat. Emas menguat hingga level $ 1268, namun pada pembukaan sesi Asia pagi ini, terlihat dalam chart emas kembali koreksi dan running saat ini dilevel $ 1257. Kemungkinan investor mengambil sikap berhati – hati karena nanti malam akan dirilis data Nonfarm Payrolls. Jumlah pekerjaan di AS diperkirakan bertambah sebanyak 190,000 bulan lalu, menurut hasil polling Reuters. Sementara itu tingkat pengangguran diperkirakan akan stabil di kisarab 4.9%. Data tersebut dianggap sebagai barometer kondisi perekonomian AS, hasil yang positif akan menguatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan terus menjalankan rencana kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini, yang mana akan menekan emas. Namun jika data tersebut berakhir negative maka akan membuat emas semakin perkasa dan siap menguji level $ 1300. Secara teknikal, jika sentiment negative masih mempengaruhi pergerakan emas, kemungkinan emas akan kembali test support $ 1244 dan support berikutnya $ 1225. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance $ 1275 dan $ 1287.

Harga minyak sempet berfluktuasi dan mencapai harga tinggi 35.30 pada perdagangan kemarin dan berakhir dilevel 34.66. Harga minyak ditopang oleh janji dari OPEC untuk bekerjasama dengan negara produsen besar minyak lainnya untuk membekukan tingkat produksi pada level tinggi bulan Januari. Namun kesepakatan yang dicapai oleh sejumlah negara produsen yang dipimpin oleh Rusia dan Arab Saudi pada bulan Februari diperkirakan tidak dapat berbuat banyak untuk mengurangi kelebihan suplai, mengingat output di bulan pertama dalam setahun merupakan atau berada dekat rekor tinggi. Selain itu faktor fundamental lainnya yang mendukung harga minyak menguat adalah karena jalur pipa yang menghubungkan ekspor minyak ke China mengalami kerusakan dan diperkirakan dapat diperbaiki dalam waktu 24 jam. Sementara itu OPEC dan Negara produsen minyak akan menggelar pertemuan pada bulan maret dan awal bulan april. Bagaimanapun juga, sejumlah analis mengatakan bahwa rally harga minyak pekan ini tidak sejalan dengan fundamental yang ada, harga minyak nampak mengabaikan berita bearish dan data yang menunjukkan kenaikan tajam pada tingkat suplai. Menurut analis, berdasarkan fundamental pasar saat ini, rally nampak masih terlalu dini, dan harga minyak diperkirakan akan terkoreksi kembali ke kisaran $30 per barel. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 34.00 dan support berikutnya 33.50. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 35.30 dan resistance berikutnya  36.00.

Sterling mengakhiri reli terpanjang mereka dalam tujuh bulan terhadap euro dan berjuang untuk mempertahankan penguatan terhadap dollar di tengah banyaknya bukti bahwa ekonomi Inggris kehilangan momentum. Sterling melemah terhadap 12 dari 16 mata uang utama setelah indeks jasa Inggris, yang menyumbang sekitar tiga perempat dari output nasional, turun ke hampir level terendah tiga tahun. Pertumbuhan industri jasa AS dilaporkan melambat untuk bulan ke-4 berturut-turut pada bulan Februari, yang mendorong PHK untuk pertama kalinya dalam 2 tahun. Laporan Institute for Supply Management hari Kamis menunjukkan indeks sektor jasa AS turun menjadi 53,4 dari 53,5 pada bulan Januari. Meskipun hasil tersebut masih lebih baik dibandingkan estimasi 53,2 dan berada di atas level 50 yang mensinyalkan ekspansi, indeks terus mencatat perlambatan sejak bulan November. Dollar akan diuji kembali oleh data Nonfarm Payrolls yang akan dirilis nanti malam. Data tersebut dianggap sebagai barometer kondisi perekonomian AS, hasil yang positif akan menguatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan terus menjalankan rencana kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan open gap up di area 2006. Bursa Wall berhasil ditutup menguat pada hari Kamis, menuju penguatan mingguan sejauh ini, seiring harga minyak yang mulai stabil menjelang data tenaga kerja hari Jumat. Indeks saham utama merangkak naik menjelang penutupan, dengan Dow Jones ditutup menguat sekitar 44 poin, dan S&P 500 menguat sekitar 7 poin. Saham sektor energi mempin penguatan dan ditutup naik lebih dari 1% . Nasdaq ditutup naik sebanyak 4 poin dan berada 10.03% di bawah level tinggi 52-pekan, mendekati untuk keluar dari area koreksi. Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan indeks saham hangseng akan menguji support 19775 dan jika sentiment positif kemungkinan indeks saham hangseng akan menguji resistance 20200.

newssss

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDUSD timeframe 1 Jam, terlihat formasi Channel Up, kemungkinan penurunan ke 0.73200

Klik gambar untuk memperbesar

AUDUSD.mH1

 

Pada Chart EURJPY timeframe 1 jam, terlihat formasi Channel Up, kemungkinan penurunan ke 123.950

Klik gambar untuk memperbesar

EURJPY.mH1

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty