Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 30 Oktober 2015

By on October 30, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 328 kali

Market Review Hari Ini – Emas kembali merosot, sentiment negative tampaknya menyelimuti perdagangan emas pada hari kamis. Emas gagal memanfaatkan melemahnya Dollar AS setelah rilis data GDP dan klaim pengangguran. Dalam beberapa pekan terakhir, investor emas telah yakin bahwa bank sentral AS akan menunda kenaikan suku bunga pertama kali mereka dalam hampir sedekade terakhir untuk tahun depan karena pelemahan di dalam ekonomi global dan dampaknya terhadap Amerika Serikat. Namun pada hasil pertemuan anggota The Fed hari kamis kemarin, mengatakan bahwa menaikan suku bunga pada pertemuan selanjutnya akan tergantung pada kemajuan yang dibuat di sektor kerja dan inflasi, namun untuk kali ini mereka mengabaikan dampak perkembangan global terhadap ekonomi AS. Karena hasil rapat moneter The Fed itulah yang membuat Emas tidak mampu memanfaatkan pelemahan Dollar AS pada sesi perdagangan kemarin. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan bisa mengirim emas test support $ 1136 dan test support selanjutnya $ 1130. Jika sentimen positif, kemungkinan emas melanjutkan penguatannya test resistance $ 1157 dan resistance selanjutnya $ 1168.

Minyak masih bertahan di level $ 45.80 pada perdagangan sesi asia pagi ini. Pelemahan Dollar AS memberikan sentimen positif sementara dalam perdagangan minyak mentah. Komoditas yang diperdagangkan dalam Dollar AS, seperti minyak mentah dan emas, biasanya menjadi lebih populer karena dianggap lebih murah bagi investor pemegang mata uang lain ketika Dollar tertekan. Cadangan minyak AS naik pada pekan lalu, sementara itu cadangan bensin dan minyak suling turun lebih besar dari perkiraan, data ditunjukkan oleh Energy Information Administartion pada hari Rabu. Menurut pelaku pasar harga minyak mentah akan rangebound dalam beberapa pekan mendatang di tengah solidnya kenaikan tingkat suplai dan tingkat permintaan. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 45.00 dan $ 44.50. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 46.70 dan $ 47.50.

Data inflasi Jepang gagal memberikan petunjuk arah kebijakan moneter bank sentral yang dijadwalkan akan mengumumkan hasil rapatnya pada siang nanti. Indikator inflasi utama Bank of Japan (BoJ) turun untuk 2-bulan beruntun dan semakin menjauhi target inflasi 2% bank sentral. Beberapa data ekonomi Jepang memberikan hasil yang kontradiktif sehinga sulit untuk memperkirakan rencana kebijakan moneter BoJ hari ini. Inflasi inti dan inflasi masih melambat, tapi indikator favorit BoJ ternyata naik. Sementara itu, Poundsterling menanjak ke level tertinggi 10- pekan terhadap Euro di hari Kamis sebelum akhirnya terkoreksi melemah, akibat sinyal The Fed bahwa masih terbuka peluang kenaikan suku bunga di bulan Desember, sehingga mempengaruhi ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral Inggris. Sterling meroket ke level tertinggi sejak 20 Agustus, karena para investor juga merubah ekspektasi bahwa BoE akan menaikkan suku bunga lebih cepat di Q3 2016, dibanding estimasi semula di Q4. Bank sentral Inggris dijadwalkan akan mengadakan rapat moneter di pekan depan. Poundsterling pernah menguat ke level tertinggi 7-tahun, tidak jauh dari level $1.72, suatu level dimana kepala strategis currency Morgan Stanley, Ian Stannard memperkirakan bahwa bank sentral tidak menginginkan level tersebut tersentuh lagi.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up dilevel 22744, Bursa saham AS ditutup melemah pada hari Kamis, menyusul rally pada sesi sebelumnya, seiring investor terus mempertimbangkan peluang kenaikan suku bunga di bulan Desember dan fokus pada laporan earnings. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 22500. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 22900.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart CLS10 time frame 60 menit  terlihat Formasi Rising Wedge, Kemungkinan penurunan ke 45.16

Klik gambar untuk memperbesar

CLS10H1

 

Pada Chart NZDUSD time frame 30 menit, terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan kenaikan ke 0.67550

Klik gambar untuk memperbesar

NZDUSD.mM30