Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 30 November 2015

By on November 30, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 310 kali

Market Review Hari Ini – Emas melemah pada perdagangan Jumat minggu lalu mencapai low $ 1052 dan membukukan penurunan enam pekan beruntun. Penguatan dollar membuat aksi jual Emas berlanjut. Data ekonomi positif belakangan ini dari AS di memperkuat ekspektasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga di bulan Desember dan terus menekan turun harga emas. The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade terakhir pada rapat kebijakan 15 – 16 Desember mendatang. Namun sebelumnya, data tenaga kerja AS pekan depan akan menjadi fokus utama mengingat kondisi pasar tenaga kerja AS merupakan acuan untuk menaikkan suku bunga, selain tingkat inflasi. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan bisa mengirim emas test support $ 1052 dan test support selanjutnya $ 1044. Jika sentimen positif, kalau ada penguatan maka emas akan test resistance $ 1070.

Data China  yang mengecewakan dan kecemasan mengenai kelebihan suplai global menutupi kecemasan geopolitik. Dollar yang berada dekat level tinggi juga turut menekan harga minyak turun. Meski turun, kedua kontrak minyak WTI dan Brent masih menuju kenaikan mingguan yang tipis, namun keduanya turun sekitar 9% sejak awal November. Bursa saham China anjlok 5% pada hari Jumat, tertekan oleh kecemasan badan regulator dan penurunan laba sektor industri. Indikasi kecemasan ekonomi pada negara konsumen energi terbesar dunia tersebut langsung berimbas pada harga minyak, terutama mengingat suplus suplai minyak fisik global. Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) yang mengadakan pertemuan pekan ini, pada tanggal 4 desember juga memberikan sentimen negatif bagi minyak. Kartel minyak Tersebut diperkirakan akan mempertahankan produksi 30 juta barel per hari untuk memenangkan pangsa pasar dari produsen non-OPEC. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 41.00 dan $ 40.00. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 42.70 dan resistance selanjutnya $ 43.20

Euro mencatatkan penurunan mingguan paling panjang dalam perdagangannya terhadap Yen sejak kurs tunggal ini tercipta di tahun 1999 menjelang pertemuan European Central Bank (ECB). Presiden ECB, Mario Draghi, membuat investor berspekulasi akan ada kucuran stimulus tambahan pada pertemuan tanggal 3 Desember. Investor mempersiapkan diri menjelang pertemuan dengan menjual Euro mengantisipasi kejutan para penentu kebijakan dengan paket stimulus termasuk pemangkasan suku bunga dan peningkatan jumlah stimulus. Semetnara data Jepang yang lemah tidak melukai perdagangan Yen yang menguat terhadap mayoritas mata uang utama.

Franc Swiss anjlok ke level terendah dalam 5 tahun terhadap dollar seiring spekulasi European Central Bank akan segera menambah stimulus mendorong investor untuk mempertimbangkan apakah Swiss National Bank akan merespon dengan mengintervensi guna melemahkan mata uangnya sendiri. Dengan paasr bersiap untuk pelonggaran lanjutan oleh ECB di bulan Desember, ekonom hasil survey Bloomberg bulan ini mengatakan bahwa SNB memiliki ruang untuk kembali memulai pembelian euro besar-besaran jika diperlukan untuk melemahkan franc. SNB melepas batas nilai tukar terhadap euro di bulan Januari, sepekan sebelum ECB mengumumkan rencana quantitative easing miliknya.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap down  tipis dilevel 22042 dan langsung terjun bebas hingga level 21.901. Bursa Wall Street bergerak stabil di hari Jumat dalam sesi setengah hari ditengah liburan Thanksgiving. Pelemahan emiten sebagian tampak pada saham sektor energi dan konsumen sehingga membatasi penguatan dari sektor lainnya. Sementara bursa Asia berada dalam tekanan akibat investigasi pada dua perusahaan pialang utama China, ditambah kejatuhan laba sektor industri China sehingga menyeret indeks saham gabungan Shanghai hingga lebih dari 5.5%. Namun reaksi bursa global pada kejatuhan bursa China masih cukup minim, tidak seperti swing harga di bulan Agustus lalu ketika indeks Shanghai anjlok tajam. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 21800. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 22400.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart CLS10 time frame 15 menit  terlihat Formasi Flag,  Kemungkinan kenaikan ke 42.20

Klik gambar untuk memperbesar

CLS10M15

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty