Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 30 Maret 2016

By on March 30, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 179 kali

Market Review Hari Ini – Emas menguat hingga level 1243 pada perdagangan kemarin setelah Gubernur Federal Reserve menegaskan bank sentral akan berhati-hati dalam menetapkan kebijakan suku bunga. Gubernur Janet Yellen juga mengatakan bank sentral AS akan meluncurkan stimulus lebih melalui pembelian obligasi dan swap jika perekonomian terganggu. Komentar Yellen yang dovish atau kecenderungan pada kebijakan moneter longgar, sehingga melemahkan Dollar AS sementara itu produk komoditas yang diperdagangkan dalam dollar AS seperti emas mengalami penguatan tajam. Namun pergerakan emas masih akan diuji pada hari ini dengan dirilisnya data laporan tenaga kerja ADP untuk bulan maret. Jika data tersebut lebih buruk dari ekspektasinya maka akan semakin mendongkrak emas untuk kembali menguat namun jika data yang dilaporkan lebih baik dari ekspektasinya maka emas akan terkoreksi dan kemungkinan trader emas akan melakukan aksi takingprofit. Secara teknikal, jika sentiment negative. Kemungkinan emas akan kembali test support 1223 dan 1205. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1251 dan 1261

American Petroleum Institute ( API) melaporkan stok minyak mentah di Amerika mengalami peningkatan sebesar 2.6 juta barel sedangkan stok bensin turun 1.94 juta barel. Untuk itu laporan stok minyak AS versi Energy Information Administration akan dirilis nanti malam jam 21.30 wib. Pergerakan minyak pada perdagangan kemarin, kembali melemah dan menembus dibawah level 38 namun harga minyak kembali menguat seiring saham – saham energy kembali naik karena pelaku pasar mencerna pernyataan Gubernur The Fed, Janet Yellen dalam konferensi pers tadi malam. Disisi lain suplai minyak kembali berlimpah dan dikhawatirkan harga minyak akan kembali jatuh. Kuwait juga diberitakan telah sepakat dengan Arab Saudi untuk melanjutkan kembali produksi bersamanya di kilang Khafji yang memproduksi sampai dengan 300.000 barel per hari. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 37.00 dan support berikutnya 36.00. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 40.00 dan resistance berikutnya 41.00.

Indeks dollar merosot untuk hari ke-2 berturut-turut pada hari Selasa pasca Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan bank sentral AS akan “berhati-hati” dalam menaikkan suku bunga mengingat tingginya risiko dalam ekonomi global. Pernyataan itu mengindikasikan Fed tidak akan terburu-buru dalam memperketat kebijakan, sehingga memaksa mata uang AS melemah versus rival-rival utamanya. Dollar AS tercatat telah kehilangan hampir 5% sejak akhir Januari, dipicu spekulasi bahwa pembuat kebijakan akan menyesuaikan rencana mereka berdasarkan prospek pertumbuhan ekonomi global yang meredup.

Pernyataan dari Gubernur the Fed Janet Yellen mengenai outlook suku bunga AS menopang aset bersiko seperti bursa saham termasuk mata uang ber-yield tinggi yakni aussie. Dollar Australia melejit sebanyak 1 sen terhadap dollar AS setelah Yellen menegaskan bahwa dirinya tidak terburu-buru dalam menaikkan suku bunga. Dalam pidatonya pada hari Selasa, Yellen mengatakan bahwa menurutnya komite kebijakan cukup tepat untuk berhati-hati dalam menyesuaikan kebijakan. Hari ini, fokus trader akan tertuju pada rilis data tenaga kerja ADP AS menjelang laporan non-farm payrolls hari Jumat. Aussie menguat terhadap Dollar AS hingga level 0.76450 pada perdagangan kemarin.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan open gap up di area 20506. Bursa Wall Street ditutup menguat pada hari Selasa, dipimpin oleh penguatan saham sektor teknologi, seiring investor mencerna pernyataan dari Gubernur the Fed Janet Yellen pada sesi tengah hari. S&P 500 dan Dow Jones pulih setelah sempat melemah pada awal sesi untuk ditutup pada level tertinggi tahun ini dan di area positif untuk tahun 2016. Dow Jones ditutup dekat level tinggi sesi setelah sempat menguat sebanyak 107 poin dan turun sebanyak 101 poin pada awal sesi. Nasdaq memimpin rally dengan penguatan sebesar 1.67%. Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan menguji support 20250 dan jika sentiment positif kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan menguji resistance 20950.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart GBPJPY timeframe 30 menit terlihat formasi Rising Wedge, kemungkinan penurunan ke 161.460

Klik gambar untuk memperbesar

GBPJPY.mM30