Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 3 November 2015

By on November 3, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 365 kali

Market Review Hari Ini – Indikator ekonomi AS hari Senin memberikan gambaran ekonomi yang kontradiktif. PMI Manufaktur versi ISM menunjukkan data yang sedikit lebih baik dari ekspektasi untuk bulan Oktober tapi melemah tipis dibandingkan publikasi sebelumnya. Investor Dollar AS, kontras dengan pasar emas, biasanya menyambut baik data AS yang positif. Emas melanjutkan pelemahannya hingga low kemarin menyentuh harga $ 1132. Pada sesi Asia pagi ini, emas diperdagangkan di level $ 1134. beberapa komentar pejabat bank sentral membuka peluang kenaikan suku bunga The Fed, sehingga menyeret harga Emas ke level rendah 4-minggu. Fokus investor emas selanjutnya adalah data Nonfarm payrolls yang akan dirilis besok jumat, hal ini akan menjadikan ujian bagi emas. Apakah akan melanjutkan pelemahannya atau kembali menguat? Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan bisa mengirim emas test support $ 1125 dan test support selanjutnya $ 1120. Jika sentimen positif, kemungkinan emas melanjutkan penguatannya test resistance $ 1146 dan resistance selanjutnya $ 1150.

Rilis data China yang lemah memicu kekhawatiran tentang melambatnya permintaan dari salah satu konsumen minyak terbesar di dunia, sementara rekor tinggi produksi minyak di Rusia memperburuk kecemasan tentang banjir pasokan global. Minyak diperdagangkan di level $ 46.30 pada sesi Asia pagi ini. Kemarin, Rusia melaporkan torehan rekor produksi minyak sebesar 10,78 juta barrel per hari untuk bulan Oktober. Yang mencerminkan strategi Rusia dalam mempertahankan pangsa pasar dari tekanan produsen-produsen Teluk yang terlihat mulai memasok pasar tradisional Moskow. Sedangkan Iran juga mengatakan akan secara resmi menginformasikan rencananya untuk menaikkan produksinya pada pertemuan OPEC berikutnya di bulan Desember. Kekhawatiran kembali membanjirnya pasokan minyak secara global terutama dari Rusia dan Iran akan membuat terbatasnya penguatan minyak. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 45.50 dan $ 45.00. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 47.00 dan $ 47.50.

Aussie menguat pelan – pelan terhadap pasangan mata uang rivalnya, menantikan keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA) yang akan diumumkan hari ini jam 10.30 wib. Sebagian besar ekonom memprediksi RBA akan mempertahankan kebijakan suku bunganya pada 2,0% dan ini dapat memberikan ruang penguatan untuk Aussie. RBA juga akan merilis pernyataan terkait kebijakan moneternya. Secara teknikal jika terjadi penguatan aussie kemungkinan akan melewati level 0.72000 namun jika terjadi pemotongan suku bunga ke 1.75%, aussie akan bergerak turun ke level 0.71000. Sedangkan Poundsterling sentuh level tertinggi 10-pekan terhadap berbagai mata uang utama di hari Senin setelah dilaporkan aktivitas pabrik di Inggris naik melampaui estimasi di bulan Oktober, mengindikasikan pertumbuhan ekonomi berpotensi melaju lebih pesat di kwartal terakhir 2015. Indeks manufaktur PMI menanjak ke level tertinggi dalam 16 bulan terakhir dan jauh melampaui estimasi seiring dengan kenaikan pesanan ekspor. Survey laporan tersebut mengindikasikan bahwa perekonomian Inggris dapat tumbuh lebih pesat dibanding kwartal ketiga.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up tipis dilevel 22520, Bursa saham AS berakhir dekat level tertinggi intraday pada hari Senin, saham energy, kesehatan, dan finansial membukukan penguatan yang solid. Investor menyambut baik laporan earning dan aktivitas merger dan akusisi. Data ekonomi yang dirilis dari AS menunjukkan indeks aktivitas manufaktur bulan Oktober sebesar 50,1, sedikit di atas ekspektasi 50,0, namun mencatat penurunan empat bulan beruntun. Indeks Dow Jones naik 0,9% menjadi 17.828,76. Nasdaq memimpin sebesar 1,5% menjadi 5.127,15, terbantu rally saham biotek. Indeks S&P 500 menguat 1,2% menjadi 2.104,05. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 22000. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 22800.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURUSD time frame 30 menit  terlihat Formasi Channel Up, Kemungkinan penurunan ke 1.09900

Klik gambar untuk memperbesar

EURUSD.mM30

 

Pada Chart USDJPY time frame 30 menit, terlihat Formasi Rising Wedge,  Kemungkinan penurunan ke 120.55

Klik gambar untuk memperbesar

USDJPY.mM30