Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 3 Februari 2016

By on February 3, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 297 kali

Market Review Hari Ini – Emas bergerak antara $ 1131 dan $ 1122 pada perdagangan kemarin. Data nonfarm payrolls yang akan dirilis besok jumat akan menjadi fokus utama investor emas. Kecemasan akan kondisi perekonomian dan finansial global membuat emas naik hingga menyentuh level tertinggi tiga bulan. Namun rawan aksi taking profit setelah penguatan 3 pekan beruntun. Federal Reserve yang menunjukkan kecemasan akan kondisi ekonomi serta finansial global serta Bank of Japan yang menerapkan suku bunga negatif juga menjadi salah satu faktor merangkak naiknya harga emas. Sementara itu sejumlah analis menilai penguatan emas juga didukung oleh berkurangnya harapan kenaikan suku bunga AS untuk tahun ini, yang sebelumnya diprediksi akan terjadi sebanyak 4 kali, sehingga memicu beberapa short covering di pasar berjangka emas. Namun, fakta bahwa Fed tetap membuka peluang untuk kenaikan suku bunga di bulan Maret masih membatasi setiap rally harga emas. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan emas akan test support $ 1118 dan support berikutnya $ 1115. Jika sentimen positif, kemungkinan emas akan test resistance $ 1136 dan resistance berikutnya $ 1141.

Harga minyak kembali dibawah level $ 30 seiring memudarnya harapan tentang kesepakatan untuk mengatasi salah satu kelebihan pasokan terburuk dalam sejarah. Harapan akan adanya kerjasama di antara negara-negara produsen kian menyusut pasca pembicaraan antara Menteri Energi Rusia dan Menteri Perminyakan Venezuela pada awal pekan ini gagal menghasilkan rencana yang jelas untuk mengurangi output. Sentimen di pasar minyak juga terbebani oleh kekhawatiran tentang melemahnya permintaan, setelah proyeksi cuaca terbaru di AS menunjukkan potensi suhu yang lebih hangat selama 8 minggu terakhir musim dingin. Sementara itu Delegasi OPEC sebelumnya menyarankan bahwa OPEC dan non OPEC dapat mengadakan pembicaraan dibulan Februari atau Maret. Namun tidak ada tanggal yang dijadwalkan, dan satu orang delegasi mengatakan bahwa OPEC tidak miliki pandangan umum pada tujuan dari pertemuan tersebut. Laporan mingguan dari API yang dirilis tadi pagi menyebutkan stok minyak mentah di Amerika naik 3,8 juta barel. Sedangkan laporan versi EIA akan dirilis nanti malam jam 22.30 wib. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 28.30 dan support berikutnya $ 27.54. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 31.00 dan resistance selanjutnya 32.00.

Aussie melemah terhadap Dollar AS pada hari Selasa setelah Reserve Bank of Australia mempertahankan kebijakan moneter namun masih membuka peluang penurunan suku bunga. Dalam pernyataannya pasca rapat moneter, RBA mengatakan rendahnya inflasi memberikan ruang untuk menurunkan suku bunga. Bank sentral tersebut mempertahankan suku bunga 2,0%, 28 dari 29 ekonom yang disurvei Bloomberg telah memperkirakan hasil tersebut. Sejak akhir 2011, RBA telah menurunkan suku bunga sebesar 2,75% untuk memacu industri di luar pertambangan akbibat melemahnya investasi di sektor pertambangan.

Dollar AS melemah terhadap euro dan yen pada hari Selasa akibat penurunan harga minyak yang menjadi indikasi inflasi di AS akan tetap rendah yang dapat menunda niat The Fed untuk menaikkan suku bunga, sementara risk aversion mendorong penguatan euro dan yen. Vice Chairman Federal Reserve, Stanley Fischer, sebelumnya mengatakan The Fed cemas akan sell off di pasar global akan melemahkan perekonomian AS. Komentar tersebut mengisyaratkan kemungkinan The Fed belum akan menaikkan di bulan Maret. Pelaku pasar kini malah memperkirakan The Fed hanya akan menaikkan suku bunga satu kali di tahun ini, dan kemungkinan di bulan September

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap down dari penutupan kemarin dan hari ini dibuka dilevel 18949. PBoC kembali menyuntikan dana ke bursa pada hari ini, sebesar 100 miliyar Yuan. Bursa Wall Street ditutup turun tajam pada hari Selasa karena dibebani oleh penurunan terbaru pada harga minyak di tengah reaksi yang beragam terhadap beberapa laporan earnings utama. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun sekitar 295 poin setelah anjlok 340 poin di sesi perdagangan tengah sesi. Indeks S&P 500 ditutup turun 1.87%, namun masih bertahan di atas level psikologis 1,900 setelah sempat turun di bawah level tersebut. Indeks Nasdaq komposit berkinerja buruk, turun sebesar 2.2%. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 18500. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 19100.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDJPY time frame H4 terlihat Formasi Channel Up, Kemungkinan penurunan ke 82.700

Klik gambar untuk memperbesar

AUDJPY.mH4

 

Pada Chart USDCAD time frame H4, terlihat Formasi Falling Wedge,  Kemungkinan kenaikan ke 1.41250

Klik gambar untuk memperbesar

USDCAD.mH4

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty