Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 29 September 2015

By on September 29, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 353 kali

Market Review Hari Ini – Emas kembali melemah setelah serangkaian para pejabat The Fed secara bergantian memberikan komentar ke public mengenai waktu kenaikan suku bunga Amerika, hal ini membuat pamor emas menurun. Beberapa pejabat The Fed dijadwalkan akan berpidato pada pekan ini, mempertahankan fokus pada kebijakan moneter AS termasuk Gubernur The Fed, Janet Yellen juga akan berpidato besok kamis pagi jam 02.00 wib. Para trader juga akan memantau dengan ketat data ekonomi, termasuk data non farm payroll AS yang akan dirilis pada besok hari Jumat, untuk mengukur kekuatan ekonomi Amerika. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan test support $ 1121 dan support berikutnya $ 1115. Jika sentimen positif, kemungkinan emas melanjutkan penguatannya dan test resistance $ 1144 dan $ 1156.

Minyak kembali lagi ke level $ 44, turunnya pasar ekuitas dan data ekonomi China yang melemah telah membatasi penguatan harga minyak. Serangkaian pejabat The Fed yang berkomentar mengenai rencana kenaikan suku bunga Amerika, juga mempengaruhi investor minyak untuk masuk ke bursa. Namun investor juga menunggu stok minyak di Amerika yang akan dirilis besok. Seorang trader di Tyche Capital Advisors di New York mengatakan bahwa pada hari ini ada lebih banyak penjual daripada pembeli dan kita dapat melihat harga minyak berpotensi tembus ke bawah $44 per barel dalam waktu dekat. Disisi lain akan memasuki bulan oktober dimana beberapa kilang minyak akan memasuki bulan pemeliharaan kilang dan beberapa trader mengharapkan volatilitas yang besar terhadap harga minyak. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 44.00 dan $ 43.50. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 45.20 dan $ 46.00.

Sterling running 1.51600 pada sesi asia pagi ini setelah sempat melemah ke level terendah 4 ½ bulan terhadap Dollar di hari Senin lalu, dimana performa Dollar AS masih tertopang komentar Presiden Fed William Dudley yang memberikan sinyalemen bahwa kenaikan suku bunga The Fed tahun ini masih berpeluang besar. Beberapa pejabat The Fed masih akan berkomentar ke public terkait suku bunga Amerika dan prospek perekonomian Amerika. Sedangkan data nonfarm payrolls akan dirilis besok jumat. Rapat FOMC pada 27-28 Oktober kemungkinan akan kembali menunjukkan perdebatan kenaikan suku bunga.

Sementara itu aussie kembali merosot, pada sesi asia pagi ini running 0.69500 ( Monex Trader Platform jam 08.31 wib ) setelah Bank Rakyat China kembali menyuntikan dana sebesar 40 miliar Yuan ke bursa. Awal September lalu aussie merosot ke bawah level 0.70 untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir, para analis kemudian memprediksi mata uang Australia ini akan menyentuh 0.68 di bulan Desember. Sedangkan mata uang Yen Jepang menguat di hari senin, seiring kejatuhan bursa saham global memicu sentimen pengalihan resiko ke valuta safe haven yang secara tradisional cenderung dicari ditengah ketidakpastian pasar keuangan.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap down dari penutupan jumat lalu, pembukaan dilevel 20590. Sedangkan Shanghai Composite turun 1,5 %. Sementara itu Bursa Wall Street ditutup turun tajam pada hari Senin karena ketidakpastian terhadap waktu kenaikan suku bunga dan kecemasan terhadap pertumbuhan ekonomi global yang terus membebani sentimen. Indeks S&P 500 turun lebih dari 2.5%, diperdagangkan di bawah level psikologis 1,900 untuk pertama kalinya sejak 26 Agustus. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup dekat level terendah sesi, turun sekitar 312 poin, namun masih tertahan di atas level psikologis 16,000. Sebelumnya, indeks sempat jatuh di bawah 16,000 untuk pertama kalinya sejak 1 September lalu. Itu adalah level penutupan terakhir di bawah 16,000 sejak 25 Agustus. Indeks Nasdaq Composite ditutup turun sekitar 3%. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 20000. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 20800 serta test psikologis 21000.

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart XAUUSD time frame 15 menit, terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan kenaikan ke 1137.30

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSD.mM15

 

Pada Chart CLS10 time frame 15 menit  terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan penurunan ke 44.10

Klik gambar untuk memperbesar

CLS10M15

 

Pada Chart EURUSD time frame 15 menit, terlihat Formasi Ascending Triangle, Kemungkinan kenaikan ke 1.12900

Klik gambar untuk memperbesar

EURUSD.mM15