Market Review Dan Analisa Teknikal Chart, 29 Januari 2016

By on January 29, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 290 kali

Market Review Hari Ini – Harga emas sempat melambung ke level $ 1128 setelah Federal Reserve gagal untuk memberikan petunjuk pada waktu kenaikan suku bunga di masa mendatang dalam pernyataan kebijakan mereka. Namun penguatan emas, tidak bertahan lama. Aksi taking profit terrus berlanjut hingga perdagangan sesi amerika tadi malam. Emas kembali turun ke level $ 1111. Saat ini sesi perdagangan Asia, emas mencoba kembali bangkit dan running saat ini di level $ 1115. Pasar juga mengabaikan pelemahan Dollar AS yang biasanya menjadi faktor positif untuk emas yang diperdagangkan dalam Dollar AS. Melanjutkan dampak pernyataan Federal Open Market Committee (FOMC) yang mensinyalkan kewaspadaan para pejabat, core durable goods order untuk bulan Desember yang anjlok dibandingkan stagnasi pada bulan November. Laporan ini mengindikasikan pertumbuhan ekonomi AS berpotensi menyusut pada kuartal terakhir tahun lalu. Hari ini fokus investor emas tertuju pada laporan GDP Amerika yang akan dirilis nanti malam jam 20.30 wib. Sebagian besar analis telah memperhitungkan angka yang lebih rendah di kuartal keempat dibandingkan kuartal sebelumnya. Laporan aktual yang lebih rendah dari ekspektasi berpotensi mengangkat valuasi emas, namun dapat melemahkan Dollar AS. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan emas akan test support $ 1108 dan support berikutnya $ 1102. Jika sentimen positif, kemungkinan emas akan test resistance $ 1123 dan resistance berikutnya $ 1132.

Pasar minyak masih berakhir lebih tinggi namun terpaksa memangkas keuntungannya dari rally tajam yang diraihnya di awal sesi, setelah beberapa pejabat OPEC membantah rencana pertemuan dengan Rusia untuk membahas pengurangan produksi. Harga minyak melambung pada perdagangan kemarin, hingga level $ 34.80 namun berakhir melemah kembali pada pertengahan sesi Amerika. Bloomberg melaporkan terdapat beberapa delegasi OPEC yang mengatakan tidak mendengar ada rencana pertemuan dan Arab Saudi tidak meminta pemangkasan produksi. Namun, dalam peluang besar tidak ada kesepakatan, beberapa pelaku pasar mengatakan pasar minyak dapat pulih dengan sendirinya, terutama dengan produsen minyak shale AS yang menunjukkan tanda-tanda kemunduran dan laporan jumlah rig mingguan pada hari Jumat akan menjadi ujian dari pandangan ini. Sejumlah besar rig aktif terus menurun dan produksi berkurang di AS. Perusahaan oil services Baker Hughes memperkirakan jumlah rig aktif dalam skala global akan berkurang sebanyak 30% pada tahun 2016.  Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 32.00 dan support berikutnya $ 30.30. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 34.80 dan resistance selanjutnya 36.30.

Mata uang terkait komoditas seperti Dollar Australia dan Dollar Kanada diperdagangkan menguat pada hari Kamis seiring harga minyak mentah kembali menyentuh level puncak dalam hampir 3-minggu di atas $34 per barrel, sebaliknya Greenback harus tertekan oleh data durable goods AS yang lemah. Aussie juga terbantu oleh data domestik yang menunjukkan harga impor turun 0,3% di kuartal ke-4 setelah meningkat 1,4% di kuartal sebelumnya, lebih baik dari ekspektasi penurunan 0,8%. Sementara di AS, Departemen Perdagangan melaporkan penurunan 5,1% dalam pesanan durable goods AS bulan lalu.

Euro menguat untuk hari keempat, menuju reli beruntun terpanjang sejak bulan September. Mata uang tunggal telah mengapus kerugian sebelumnya terhadap dollar setelah data menunjukkan inflasi meningkat pada bulan ini di empat dari enam wilayah Jerman. Penguatan euro juga dapatkan dukungan setelah Federal Reserve pada hari Rabu mengatakan bahwa pejabat “memantau dengan ketat” perkembangan dari China hingga Eropa, mendorong spekulasi bahwa kecil kemungkinan untuk kenaikan suku bunga AS di bulan Maret.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up dilevel 19204. Bursa Wall Street Wall Street ditutup menguat pada hari Kamis, seiring rally pada harga minyak dan penguatan saham Facebook berhasil meredam tekanan dari penurunan saham sektor bioteknologi dan kecemasan mengenai laju pertumbuhan ekonomi. Indeks saham utama terlepas dari level tinggi jelang penutupan namun berhasil pulih setelah sempat anjlok ke area negatif. Dow Jones sempat menguat sebanyak 150 poin pada sesi tengah hari, melanjutkan rally sebanyak 100 poin pada awal sesi. S&P 500 juga berhasil ditutup menguat seiring kenaikan saham sektor energi sebesar 2.5%. Nasdaq meraih performa apik, ditutup naik hampir sebanyak 0.9%. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 18900 dan 18760. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 19370 dan 19580.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart XAUUSD time frame15 menit terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan kenaikan ke 1118

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSD.mM15

 

Pada Chart GBPUSD time frame 30 menit, terlihat Formasi Channel Up,  Kemungkinan penurunan ke 1.43300

Klik gambar untuk memperbesar

GBPUSD.mM30

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty