Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 28 Oktober 2015

By on October 28, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 331 kali

Market Review Hari Ini – Emas hanya menguat tipis setelah 2 data ekonomi AS dirilis semalam. Saat ini sesi perdagangan Asia, Emas bergerak diarea $ 1166. Investor emas tampaknya menahan diri menjelang pertemuan kebijakan The Fed, menunggu petunjuk tentang waktu kenaikan suku bunga AS. The Fed diperkirakan akan meninggalkan suku bunga tidak berubah namun investor meningkatkan sikap skeptis mereka bahwa The Fed akan menaikan suku bunga pada akhir tahun ini. The Fed akan mengadakan satu kali lagi pertemuan di tahun ini pada bulan Desember. Namun data ekonomi AS yang negatif diperkirakan dapat memengaruhi the Fed untuk menunda kenaikan tingkat suku bunga di dekat level nol. Sedangkan semalam 2 data ekonomi AS yang dirilis mengindikasikan pemulihan perekonomian AS yang belum merata dan konisi ini dapat membujuk the Fed untuk menunda rencana mereka untuk menaikkan suku bunga. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan bisa mengirim emas test support $ 1157 dan test support selanjutnya $ 1154. Jika sentimen positif, kemungkinan emas melanjutkan penguatannya test resistance $ 1173 dan resistance selanjutnya $ 1178.

Kemarin harga minyak kembali melemah hingga level $ 42.58. Permintaan minyak masih lemah sedangkan pasokan minyak mentah di Amerika berpotensi naik. Data dari API ( American Petroleum Institute ) yang tadi pagi menyebutkan stok minyak mentah di Amerika mengalami kenaikan 4,1 juta barel. Sedangkan data versi EIA ( Energy Information Administration) akan dirilis nanti malam jam 21.30 wib. Selain fokus pada data rilis stok minyak di Amerika, investor minyak juga fokus pada pertemuan kebijakan 2-hari The Fed yang akan dimulai hari Selasa, untuk mencari petunjuk tentang waktu kenaikan suku bunga AS. Sejumlah analis berpendapat bahwa serentetan data ekonomi AS baru-baru ini yang mengecewakan kemungkinan akan memaksa Fed untuk mempertahankan tingkat suku bunga tidak berubah setidaknya sampai pertemuan bulan Desember. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 42.00 dan $ 41.50. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 44.00 dan $ 44.50.

Dollar Kanada terseret kejatuhan harga minyak pada hari Selasa, dengan merosot hampir 1% terhadap Greenback, seiring meningkatnya spekulasi bahwa harga ’emas hitam’ yang lebih murah akan semakin melukai perekonomian Kanada dan akan memaksa bank sentral melonggarkan kebijakan lebih lanjut. Loonie menyentuh level terlemah sejak awal Oktober versus mata uang AS, menyusul kejatuhan lebih dari 2% pada harga minyak akibat kekhawatiran tentang banjir pasokan menjelang rilis data resmi persediaan AS. Sedangkan Sterling tergelincir pada hari Selasa pasca data menunjukkan pertumbuhan ekonomi Inggris yang lebih lambat dari perkiraan, sehingga memicu kekhawatiran akan segera berakhirnya periode pertumbuhan ekonomi yang cepat. Ekspansi GDP Inggris dilaporkan melambat menjadi 0,5% pada kuartal Juli-September dari 0,7% pada kuartal ke-2, yang lebih rendah dari estimasi pertumbuhan 0,6%.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap down tipis dilevel 23037, Bursa saham AS Wall Street ditutup melemah tipis pada hari Selasa, tertekan oleh sejumlah data ekonomi yang mengecewakan, seiring investor menantikan laporan earnings besar dan pengumuman dari the Fed hari Kamis dini hari. Penurunan beruntun kedua pada tingkat pesanan barang modal dan memburuknya sentimen konsumen menguatkan ekspektasi perlambatan laju pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 22900. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 23300.

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart NZDUSD time frame 30 menit  terlihat Formasi Channel Up, Kemungkinan penurunan ke 0.67300

Klik gambar untuk memperbesar

NZDUSD.mM30