Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 28 April 2015

By on April 28, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 3,334 kali

Market Review hari ini – Emas berhasil naik diatas $ 1200 berkat aksi shirt covering investor tadi malam pada market amerika buka. Investor tertuju pada FOMC statement yang akan digelar kamis pagi jam 01.00 wib, dimana The Fed akan memaparkan kembali waktu kenaikan suku bunga amerika. Para Pelaku pasar akan mencermati pidato Ketua The Fed, Janet Yellen sejauh mana prospek kenaikan suku bunga setelah melihat beberapa berita ekonomi amerika yang dirilis beberapa minggu lalu dengan hasil yang beragam. Jika ada pernyataan penundaan waktu kenaikan suku bunga maka akan mendorong naik emas demikian sebaliknya di suku bunga dinaikan bulan juni maka emas akan kembali tertekan. Secara teknikal, jika emas bergerak naik, akan mencoba test $ 1210 dan $ 1213 tapi jika sentiment kembali turun maka emas akan test $ 1187

Arab Saudi masih melancarkan serangan udara ke Yaman. Minyak masih bergerak diatas level $ 56, kekhawatiran terganggunya pasokan karena serangan arab Saudi ke yaman telah membuat harga Crude Oil masih bertahan diatas level $ 56. Memang belum ada ancaman serius terhadap aktivitas distribusi minyak dikawasan Teluk Aden dan Selat Bab el Mandeb tapi serangan udara telah membuat kekhawatiran jika perang semakin meluas dan mendekati area distribusi minyak mentah. Koreksi Dollar juga merupakan salah satu faktor bertahannya minyak diharga atas selain itu permintaan juga meningkat. Harga dollar akan terfokus pada FOMC kamis pagi dan persediaan minyak mentah amerika akan dirilis rabu malam. Secara teknikal, jika crude oil bergerak naik akan test $ 59 dan psikologis price $ 60, jika terjadi koreksi kemungkinan diharga $ 55 – $ 53.

Data ekonomi AS keluar beragam, sebagian baik tapi ada juga yang buruk. Kondisi ini menimbulkan keraguan the Fed bisa menaikkan suku bunganya Juni nanti. Rapat FOMC besok dan lusa menjadi kunci untuk melihat apa yang akan disampaikan the Fed terkait rencana kenaikan rate, hal yang dapat mempengaruhi pergerakan dollar. Selain itu, pasar juga menantikan data PDB AS kuartal pertama yang keluar Rabu. Pertemuan antara Yunani dan kreditor Jumat lalu tidak mencapai apapun dan Berlin mengatakan sedang bersiap dengan kemungkinan Athena default. Hal ini menimbulkan ketidakpastian di kawasan. Tapi menurut ekonom, Yunani default bukan berarti negara itu harus keluar dari zona euro. Dalam survei Bloomberg,  kemungkinan Yunani menunggak pembayaran utangnya  menjadi 40%, dan probabilitas exit sebesar 30%. Menurut mereka, meski kemungkinan default terus meningkat dalam beberapa minggu terakhir, belum tentu hal itu langsung diikuti dengan exit.

Analisa Teknikal Chart,

Pada Chart USDJPY time frame Daily terlihat pola Segitiga dan jika harga tembus support trendline. Kemungkinan harga mencapai target 117.70

Klik gambar untuk memperbesar

USDJPYDaily

 

Pada Chart NZDUSD time frame M15 terlihat pola Bendera dan jika harga tembus resistance trendline. Kemungkinan harga mencapai target 0.7650

Klik gambar untuk memperbesar

NZDUSDM15