Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 28 Agustus 2015

By on August 28, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 268 kali

Market Review Hari Ini – Pertumbuhan ekonomi Amerika naik lebih cepat dibandingkan estimasinya di kuartal ke dua. Dollar kembali rebound dan menekan kembali emas yang sempat drop hingga level $ 1118. Data ekonomi US yang melampui estimasinya menunjukkan ekonomi Amerika yang lebih kuat. Hal ini akan menjadikan acuan bagi The Fed yang akan mengadakan meeting pertengahan bulan depan. Departemen Perdagangan AS melaporkan produk domestik bruto kuartal kedua estimasi kedua sebesar 3,7% lebih tinggi dari estimasi pertama 2,3%, dan perkiraan ekonom sebesar 3,2%. Sedangkan Departemen Tenaga Kerja AS melaprokan jumlah warga yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran turun sebanyak 6.000 menjadi 271.000. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan harga emas mengalami koreksi dan test level $ 1113 dan jika berhasil ditembus akan memicu harga untuk test level selanjutnya $ 1107. Jika sentimen positif, kemungkinan harga emas akan kembali test resistance $ 1140 dan jika ditembus akan memicu test level selanjutnya ke $ 1146.

Harga minyak kembali naik diatas level $ 40. Bahkan sesi asia pagi ini harga minyak bergerak diarea $ 42.94 (Monex Trader Platform jam 08.17 WIB ). Tampaknya investor mulai merespon berkurangnya persediaan minyak di Amerika yang di laporkan oleh API dan EIA. Namun persediaan minyak secara global masih berlimpah dan diharapkan permintaan minyak ketika harga rendah. Disisi lain rebound nya beberapa saham pertambangan dan saham lainnya diikuti oleh pergerakan menguatnya harga minyak. Bursa saham China juga menunjukan kenaikan dan memicu saham global juga ikut rebound. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga Crude Oil akan test support $ 40.00 dan jika berhasil ditembus akan memicu harga bergerak ke support berikutnya $ 39.00. Jika sentiment positif, kemungkinan harga Crude akan mencoba naik diatas resistance $ 44.00

Dollar menguat tiga hari beruntun terhadap mayoritas mata uang utama pada hari Kamis, ditopang oleh data yang menunjukkan ekonomi AS lebih tangguh dari perkiraan. Data-data yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan penurunan klaim pengangguran dan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari prediksi. Produk domestik bruto (year-on-year) tumbuh 3,7%, lebih tinggi dari estimasi pertama bulan lalu sebesar 2,3%. Sementara klaim tunjangan pengangguran turun menjadi 271.000 sepanjang pekan lalu, dan berada di bawah 300.000 dalam 25 pekan terakhir.

Tadi malam beberapa mata uang yang menjadi lawan Dollar US mengalami pelemahan antara lain Euro terhadap Dollar US melemah hingga 1.12030, Sterling terhadap Dollar US melemah hingga level 1.53700, Yen terhadap Dollar US melemah hingga level 121.400 sedang Aussie terhadap Dollar justru menguat, sebagai mata uang komoditas hingga level 0.7181.

Indeks Saham Hangseng dibuka dilevel 22114. Sedangkan Shanghai Comp dibuka naik 1.4%. pergerakan Indeks Saham Hangseng kemarin rally naik seiring beberapa saham China menunjukkan penguatan. Saham Wall Street tadi malam juga menguat, Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 369.26 poin, atau 2.3%, menjadi 16,654.77, dengan semua dari 30 komponen indeks blue chip berakhir lebih tinggi. Indeks S&P 500 ditutup reli 47.15 poin, atau 2.4% di 1,987.66. Dan indeks Nasdaq Composite akhiri perdagangan dengan naik 115.17 poin, atau 2.5% di 4,812.71. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 21800. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan bergerak diarea resistance 22200.

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURJPY time frame 15 menit, terlihat Formasi Formasi Inverse Head and Shoulders, Kemungkinan kenaikan ke 136.400

Klik gambar untuk memperbesar

EURJPY.mM15

 

Pada Chart GBPJPY time frame 15 menit  terlihat Formasi Ascending Triangle,  Kemungkinan kenaikan ke 187.400

Klik gambar untuk memperbesar

GBPJPY.mM15