Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 27 Mei 2016

By on May 27, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 290 kali

Market Review Hari Ini – Emas masih bergerak di level rendah 7 minggu terakhir. Sempat rebound seiring terkoreksinya Dollar AS. Penguatan Dollar AS pada bulan ini karena prospek kenaikan suku bunga sangat kencang didengungkan oleh beberapa pejabat The Fed yang secara bergantian memberikan komentar ke publik. Pada perdagangan kemarin, Emas sebelumnya sempat menguat akibat dollar yang tertekan pasca rilis data-data ekonomi AS. Meski beberapa data ekonomi AS dirilis lebih baik dari ekspektasi, namun pesanan barang tahan lama non-pertahanan selain pesawat, yang dilihat sebagai rencana belanja modal dunia usaha, turun 0,8% setelah bulan sebelumnya turun 0,1%, dan telah negatif dalam tiga bulan beruntun. Pelaku pasar juga menantikan komentar dari Gubernur The Fed, Janet Yellen pada akhir pekan ini. Hal ini akan berimbas pada opening market hari senin minggu depan. Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan emas akan kembali test support 1208 dan 1198. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1240 dan 1246.

Harga minyak akhirnya menyentuh level 50 dan sempat bergerak diatasnya, namun terkoreksi dengan cepat ke level 49.19. Stok minyak  global diperkirakan akan kembali melimpah dalam beberapa bulan kedepan jika permintaan tidak menunjukkan peningkatan. Namun pengamat pasar mengatakan harga minyak yang mencapai $50 untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan terakhir akan mendorong produsen minyak, khususnya minyak shale untuk kembali meningkatkan produksi yang berpotensi menambah suplai global. Turunnya stok minyak AS, serta turunya jumlah produksi harian juga menjadi pendorong penguatan minyak, jika produsen minyak shale kembali aktif, besar kemungkinan produksi minyak AS akan kembali naik, dan stok akan bertambah. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 48.50 dan support berikutnya 47.00 Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 50.50 dan resistance berikutnya 51.00.

USDJPY melemah pada hari Kamis setelah data ekonomi AS menunjukkan lemahnya rencana belanja dunia usaha, yang sedikit meredam prospek kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve di bulan Juni atau Juli. Departemen Perdagangan AS melaporkan pesanan barang tahan lam melesat 3,4% di bulan April setelah naik 1,9% di bulan Maret. Namun pesanan barang tahan lama non-pertahanan selain pesawat, yang dilihat sebagai rencana belanja modal dunia usaha, turun 0,8% setelah bulan sebelumnya turun 0,1%, dan telah negatif dalam tiga bulan beruntun.

GBPUSD melemah setelah data mengkonfirmasi ekonomi Inggris tumbuh 0,4% di kuartal pertama tahun ini, namun investasi bisnis menunjukkan penurunan jelang referendum untuk menentukan keanggotaan di Uni Eropa. Office of National Statistics melaporkan produk domestik bruto perhitungan kedua sama dengan rilis awal sebesar 0,4%, namun lebih rendah dari kuartal IV 2015 sebesar 0,6%. Untuk pertumbuhan year-on-year direvisi turun menjadi 2,0% dari rilis awal 2,1%. Laporan tersebut juga menunjukkan investasi bisnis turun di kuartal pertama untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir akibat ketidakpastian akan hasil referendum Inggris.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up dilevel 20422. Indeks Saham AS berakhir variatif dan tidak banyak bergerak pada hari Kamis, pelaku pasar menanti komentar-komentar dari chairwomen Federal Reserve Janet Yellen. Yellen akan mengikuti sesi tanya jawab pada Jumat siang waktu setempat saat ia menerima penghargaan dari Universitas Harvard. Berdasarkan FedWatch CME Group di hari Kamis, pasar memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan Juni sebesar 26%. Para investor juga mengamati pergerakan minyak yang menyentuh level $50 per barel untuk pertama kalinya sejak Oktober. Indeks Dow Jones melemah 23,22 poin atau 0,13% menjadi 17.828,29. S&P 500 turun 0,44 poin menjadi 2.090,10, sektor material mempimpin penurunan empat sektor lainnya, sementara sektor utilitas memimpin penghuatan. Indeks Nasdaq naik 6.88 poin atau 0,14% menjadi 4.901,77.

Indeks saham Jepang menguat pada akhir pekan, dipimpin oleh saham pengeksplor energi dan asuransi, setelah adanya laporan bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe telah memutuskan untuk menunda kenaikan pajak penjualan. Indeks Nikkei menguat sebesar 0.4% atau 75 poin di 16895 pada pukul 08:08 WIB dengan sekitar sembilan saham menguat untuk setiap tujuh saham yang turun, Indeks menuju kenaikan mingguan sebesar 0.4%. Yen pada pagi ini terpantau di 109.95 per dollar setelah menguat sebesar 0.4% pada hari Kamis.

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURUSD timeframe 4 Jam terlihat formasi Falling Wedge, kemungkinan penurunan ke 1.12350

Klik gambar untuk memperbesar

EURUSD.mH4

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty