Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 26 November 2015

By on November 26, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 275 kali

Market Review Hari Ini – Data yang dirilis hari Rabu kemarin menunjukkan pesanan barang tahan lama rebound di bulan Oktober, mencatat kenaikan 3,0% dan lebih tinggi dari ekspektasi ekonom. Namun belanja konsumen hanya naik 0,1% di bulan Oktober, lebih rendah dari perkiraan 0,3%. Sementara klaim awal tunjangan pengangguran turun sebanyakk 12.000 menjadi 260.000 klaim, dan dekat level terendah empat dekade. Emas melemah pada hari Rabu kemarin akibat penguatan dollar setelah data-data ekonomi AS yang dirilis kembali meningkatkan keyakinan akan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve bulan depan. Menurut analis, emas masih rentan terhadap aksi profit-taking terhadap rally apapun mengingat ekspektasi suku bunga Federal Reserve yang masih membuat investor was-was. Dollar rebound banyak 0.4% terhadap sejumlah mata uang utama, menekan emas kembali ke kisaran $1,067. Saat ini harga running emas pada sesi perdagangan Asia pagi ini dikisaran $ 1071. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan bisa mengirim emas test support $ 1064 dan test support selanjutnya $ 1055. Jika sentimen positif, kalau ada penguatan maka emas akan test resistance $ 1086.

Energy Information Administration melaporkan persediaan minyak mentah AS naik 961.000 barel sepanjang pekan lalu. Angka tersebut lebih rendah dari data yang dirilis American Petroleum Institute sebanyak 2,6 juta barel, dan analis yang disurvei Reuters memperkirakan kenaikan 1,2 juta barel. Sementara itu Baker Hughes melaporkan total jumlah rig yang beroperasi dilaporkan berkurang sebanyak 9 menjadi 555, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.572. Harga minyak melonjak naik hingga level $ 43.23. Penguatan pasar saham AS turut menyumbang sentimen positif dalam pasar minyak mentah setelah kecemasan terkait ketegangan antara Turki dan Rusia memudar. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 42.00 dan $ 41.50. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 43.70 dan resistance selanjutnya $ 44.20

Euro menyentuh level rendah 7-bulan terhadap dollar pada hari Rabu setelah Reuters melaporkan European Central Bank menurunkan suku bunga deposito atau akan membeli lebih banyak obligasi. Sejumlah opsi masih terbuka, mulai dari memborong obligasi kota-kota dan wilayah hingga memperkenalkan biaya penalti dua tahap pada bank-bank yang memarkir uangnya pada ECB, menurut sumber petinggi. Hasil polling Reuters yang dirilis hari Rabu menunjukkan bahwa ECB akan memangkas tingkat suku bunga tabungan menjadi -0.30% dari -0.20% saat ini. Petinggi ECB sedang mendiskusikan tingkat suku bunga level terpisah, langkah yang akan mengenakan biaya lebih tinggi pada bank-bank tergantung jumlah tabungan mereka pada ECB, guna meredam dampak pemangkasan tingkat suku bunga tabungan pada bank-bank.

Sterling berpotensi tertopang proyeksi optimis pemerintah Inggris. Sterling berhasil menguat untuk pertama kalinya dalam 4-hari terhadap Dollar AS dan menarik keuntungan terbesar dalam sebulan dalam perdagangannya terhadap Euro. Menteri Keuangan Inggris, George Osborne, dalam laporan anggarannya pada parlemen memproyeksikan perekonomian dapat bertumbuh 2,4% pada tahun ini dan tahun depan. Proyeksi pertumbuhan untuk tahun depan menjadi lebih tinggi dari proyeksi Office for Budget Responsibility (OBR) pada bulan Juli yaitu pertumbuhan 2,3% untuk tahun 2016. Osborne juga menarik rencananya untuk memangkas tunjangan untuk masyarakat berpenghasilan rendah seiring membaiknya keuangan publik.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up  dilevel 22684. Bursa saham AS diperdagangkan dengan volume yang kecil dan berakhir mixed menjelang libur Thanksgiving. Belanja personal di bulan Oktober dilaporkan naik 0,1% sementara pendapatan personal naik 0,4%. Indeks harga PCE naik 0,2% pada periode tahunan, sama dengan kenaikan di bulan September. Indeks harga PCE merupakan acuan inflasi Federal Reserve. Pesanan barang tahan lama naik 3,0% di bulan Oktober, di atas ekspektasi analis. Klaim pengangguran mingguan turun menjadi 260.000. Indeks Dow Jones hanya menambah 1,27 poin menjadi 17.813,46. Indeks Nasdaq menguat 0,3% menjadi 5.116,14. Indeks S&P 500 berakhir nyaris tidak berubah di 2.088,878. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 22400. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 23000.

NEWS

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDUSD time frame 30 menit  terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan penurunan ke 0.71900

Klik gambar untuk memperbesar

AUDUSD.mM30

 

Pada Chart XAUUSD time frame 30 menit, terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan kenaikan ke 1074.30

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSD.mM30