Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 26 Juni 2015

By on June 26, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 384 kali

Market Review Hari Ini – Pergerakan emas pada perdagangan kemarin dalam range sempit  karena investor masih memperhatikan perkembangan Yunani. Negosiasi Yunani yang masih buntu membuat pelaku pasar masih enggan transaksi emas. Sementara itu pihak Yunani dan para kreditur tetap melakukan negosiasi sampai menjelang deadline pembayaran hutang Yunani kepada IMF sebesar €1,6 milyar pada tanggal 30 juni. Jika saja Yunani gagal membayar hutangnya maka akan berresiko memicu default, yang memaksa Yunani dapat keluar dari Zona Eropa. Ditengah ketidakstabilan situasi Ekonomi dan keuangan maka emas akan menjadi safe haven dan menjadikan daya dorong emas untuk naik namun jika terjadi deal kucuran dana bailout maka akan mengurangi potensi emas sebagai safe haven. Serta akan mendapatkan tambahan tekanan dari penguatan dollar US dan ekspektasi kenaikan suku bunga US. Data Final GDP US dengan hasil sesuai dengan estimasinya menambah spekulasi kenaikan suku bunga US semakin tinggi. Secara teknikal, Jika sentiment kembali negative, emas akan mencoba melewati low kemarin $ 1170 dan kemungkinan akan mencoba test support $ 1162. Jika sentiment positif, Emas akan mencoba melewati resistance $ 1185.

Minyak mentah bergerak melemah seiring negosiasi antara Iran dan enam Negara kekuatan dunia mengenai nuklir Iran. Jika terjadi deal maka diperkirakan akan mengurangi embargo minyak Teheran dan akan menambah persediaan minyak dunia. Hal ini akan menambah bearish harga Crude Oil, sedangkan tenggat waktu sampai tanggal 30 juni. Sementara itu rapat darurat antara Yunani dengan para kreditur masih gagal meraih kesepekatan. Hal ini meningkatkan kecemasan pada dampak kebangkrutan Yunani ke Eropa serta tingkat permintaan minyak pada zona Euro. Pasar minyak mentah juga mengawasi pembicaraan program nuklir Iran dengan tenggat waktu yang sama. Pejabat terkait mengatakan pembicaraan dapat berlangsung sampai setelah bulan Juni tapi peluang kesepakatan yang dapat membatasi program nuklir Iran masih ada. Kesepakatan nuklir Iran dapat menjadi kunci pencabutan sanksi . Jika terjadi, maka ekspor minyak Iran sebesar 1 juta barel per hari akan menambah persediaan global yang sudah jenuh. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan crude oil akan mencoba melewati kembali $ 59.00 dan akan mencoba level $ 58.50 untuk yang kesekian kalinya. Jika sentiment kembali positif, crude oil akan berusaha untuk bertahan dilevel $ 60.00 dan mencoba meraih level $ 60.50

Euro kembali melemah sesi asia pagi ini dan bergerak range antara 1.1230 dan 1.1150 dalam 2 hari ini karena negosiasi antara Yunani dan kreditur belum menemui kesepakatan. Negosiasi akan dilanjutkan hari ini mengingat deadline pembayaran €1,6 milyar kepada IMF pada 30 Juni mendatang. Kegagalan pembayaran akan beresiko memicu default, yang bisa memaksa Yunani keluar dari blok Euro. Paket pembahasan reformasi Yunani sejauh ini belum menghasilkan resolusi yang tepat dan pihak Yunani semkin kehabisan waktu untuk mengamankan kesepakatan kucuran dana talangan. Sementara itu komentar Gubernur Swiss National Bank, Thomas Jordan yang memperingatkan bahwa nilai tukar Swiss Franc sudah overvalued, sehingga SNB kemungkinan akan terus melakukan intervensi di pasar mata uang, telah membuat nilai tukar Swiss Franc melemah tajam ke level terendah dalam 10-hari terakhir terhadap mata uang Euro yang bergerak datar di hari Kamis.

Sementara itu sterling menguat tipis pada perdagangan kemarin seiring keyakinan investor pada BOE dapat menaikan suku bunga acuannya lebih cepat dari estimasinya. Perubahan ekspektasi para pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga pertama yang maju ke kwartal pertama 2015 dari sebelumnya kwartal kedua. Situasi Yunani juga dapat membuat harga sterling ikut bergejolak jika ada pengumuman resmi dari pihak terkait mengenai masalah Yunani. Secara teknikal jika sentiment positif bagi sterling maka akan test kembali level 1.58000 namun jika sentimennya negative maka sterling akan meraih level 1.56500 dan 1.56000

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap down dan melanjutkan penurunannya seiring bursa saham global juga mengalami penurunan seiring pertemuan antara Yunani dan kreditur yang gagal menemui kesepakatan. Pihak Yunani dikejar waktu sampai tanggal 30 juni dan harus membayar pinjaman ke IMF sebesar €1,6 milyar. Secara teknikal jika sentiment negatif Indeks Saham Hangseng akan mencoba support 27550 dan jika sentiment positif kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan mencoba menutup gap yang ditinggalkan pada awal perdagangan.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart CLS10C time frame 60 menit, terlihat Formasi Falling Wedge, Kemungkinan kenaikan ke 60.00

Klik gambar untuk memperbesar

CLS10CH1

 

Pada Chart XAUUSD  time frame 60 menit  terlihat Triangle, Kemungkinan kenaikan ke 1179

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSDH1

 

Pada Chart GBPUSD time frame 30 menit, terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan penurunan ke 1.5715

Klik gambar untuk memperbesar

GBPUSDM30