Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 26 Januari 2016

By on January 26, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 228 kali

Market Review Hari Ini – Harga emas merangkak lebih tinggi pada hari Senin bahkan masih berlanjut hingga perdagangan sesi Asia pagi ini, sementara high saat ini $ 1109.32, didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin akan miliki sedikit kesempatan untuk naikan suku bunga pada tahun ini dalam menghadapi kekacauan ekonomi global. FOMC akan bertemu pada pekan ini dan secara luas diperkirakan akan meninggalkan suku bunga federal tidak berubah di 0.25-0.50% ketika para pembuat kebijakan berikan kesimpulan pada pertemuan mereka pada hari kamis pagi. Penurunan harga minyak, saham dan Dollar AS yang memberikan ruang bagi logam mulia untuk mengumpulkan keuntungan. Pasar minyak kembali melemah seiring kecemasan suplai dan ikut menyeret perdagangan saham Eropa dan AS. Pelemahan valuasi aset berisiko memicu risk aversion yang mendorong harga safe haven, termasuk emas. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan emas akan test support $ 1100 dan support berikutnya $ 1092. Jika sentimen positif, kemungkinan emas akan test resistance $ 1115 dan resistance berikutnya $ 1122.

Volume permintaan masih rendah dan tingkat persediaan semakin melonjak membuat harga minyak kembali mendekati level rendah 12 tahun terakhir. Disisi lain kelesuan ekonomi yang terjadi di China, konsumen migas terbesar ke-dua dunia. Pelaku pasar khawatir kalau negara ini mengubah model pemberdayaan industrinya sehingga tidak bergantung lagi pada minyak. Dengan rasio pertumbuhan ekonomi tidak sampai 7% per tahun, maka kecil kemungkinan China akan meminta lebih banyak minyak seperti 5 tahun lalu. Harga minyak menghapuskan rally besar sesi sebelumnya yang sempat menguat ke level $ 32.72 dan kembali terjatuh ke bawah level psikologis $30 per barel, setelah berita produksi minyak Irak yang mencapai rekor pada bulan lalu mengembalikan atensi pada melimpahnya suplai global yang membuat harga menuju level terendah 12-tahun. Sentimen positif hanya bersifat jangka pendek karena fundamental minyak belum berubah. Pada perdagangan sesi Asia pagi ini, harga minyak running dilevel $ 29.88. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 29.00 dan support berikutnya $ 27.54. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 31.00 dan resistance selanjutnya 32.72.

Sterling hentikan penguatannya selama tiga hari terakhir terhadap dollar dan melemah terhadap euro karena memburuknya ekonomi global mengurangi prospek kenaikan suku bunga pertama dari Bank of England. Sterling turun terhadap 16 mata uang utama karena minyak yang menyerahkan penguatan dua hari terbesar sejak 2008 dan bursa saham Eropa berjuang untuk memperpanjang reli mereka akhir-akhir ini.

Sementara itu Dollar AS tergelincir pada hari Senin, meskipun masih jauh dari posisi terendah baru-baru ini, dengan pasar bergerak lebih tenang seiring investor menggeser fokus mereka ke pertemuan bank sentral pekan ini. Greenback juga terbebani oleh aksi jual terbaru di pasar minyak, yang mendorong investor beralih ke safe haven pilihan mereka, Euro dan Yen. Federal Reserve AS secara luas diprediksi masih akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di level 0,25%-0,50% pada akhir pertemuan kebijakan hari Rabu mendatang. Namun para trader akan mencoba mencari petunjuk tentang apakah potensi perlambatan inflasi dan gejolak pasar global baru-baru ini bisa mendorong Fed untuk mensinyalkan kekhawatiran outlook ekonomi AS dan dunia, yang berpotensi menghambat laju kenaikan suku bunga AS.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap down dilevel 19004. Bursa Wall Street ditutup melemah tajam pada hari Senin, tertekan oleh penurunan harga minyak, seiring investor menantikan rilis data terkini mengenai laju pertumbuhan ekonomi AS. Sejumlah laporan earnings, data, dan pernyataan Federal Reserve akan mewarnai sepanjang pekan ini. Indeks saham utama memperdalam penurunan menjelang penutupan, dengan S&P 500 dan Nasdaq composite turun lebih dari 1.5% dan Dow Jones turun lebih dari 200 poinSecara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 18650. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 19400.

NEWS

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDJPY time frame 60 menit terlihat Formasi Channel Up, Kemungkinan penurunan ke 81.500

Klik gambar untuk memperbesar

AUDJPY.mH1

 

Pada Chart GBPUSD time frame 60 menit, terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan penurunan ke 1.41850

Klik gambar untuk memperbesar

GBPUSD.mH1

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty