Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 25 Agustus 2015

By on August 25, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 337 kali

Market Review Hari Ini – Kemarin emas berhasil membukukan penguatan hingga $ 1170 seiring panic selling Dollar US para hedge fund karena bursa saham China yang terus melemah, sehingga membuat emas menyandang status safe haven. Namun menjelang tengah malam, buyer Dollar US kembali bermunculan dan berhasil membuat Dollar US kembali rebound. Indeks utama China tetap melemah meskipun pemerintah dan insitusi terkait telah mengeluarkan serangkaian stimulus dan kebijakan untuk menahan kejatuhan pasar saham China. Namun pesimisme terhadap perekonomian China, yang ditakutkan akan menulari perekonomian global, masih sulit diredam. Sementara itu The Fed kemungkinan akan mengkaji ulang kenaikan suku bunganya karena melambatnya perekonomian global. Peluang penundaan keaikan suku bunga membuat investor lebih memilih aset yang tidak terpengaruh perubahan suku bunga seperti emas.  Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan harga emas mengalami koreksi untuk test support $ 1145. Jika sentimen positif, kemungkinan harga emas akan kembali test resistance $ 1170 dan $ 1175.

Harga minyak kembali mendapatkan tekanan hingga level $ 37.76. Turunnya bursa saham China turut mempengaruhi permintaan minyak oleh China. Analis dari salah satu bank di Frankfurt mengatakan bahwa pelemahan kemarin bukan disebabkan oleh fundamental di pasar minyak. namun di dominasi oleh China. Dia juga menambahkan bahwa kejatuhan hebat di pasar ekuitas China dan kondisi tersebut masih belum bisa dikendalikan oleh pemerintah China, tentu masih akan berikan sentimen buruk terhadap minyak. Disisi lain suplai minyak terus mendominasi pasar, kecemasan bertambahnya pasokan minyak dari Iran, kemungkinan akan bertambah setelah menteri perminyakan Iran mengatakan bahwa negaranya berencana untuk menaikkan tingkat produksi minyak apapun kondisinya. Sementara itu korea selatan dan pejabat Iran telah sepakat bahwa korea selatan siap membeli minyak Iran pasca kesepakatan nuklir membuka jalan untuk pelonggaran sanksi internasional terhadap Iran. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga Crude Oil akan test support $ 37.00 dan jika berhasil ditembus akan memicu harga bergerak ke support berikutnya $ 36.00. Jika sentiment positif, kemungkinan harga Crude akan mencoba naik diatas resistance $ 39.00

Pagi ini Menteri Keuangan Jepang mengharapkan pemerintah mengambil tindakan yang tepat terkait bursa saham China yang turun tajam. Aksi panic selling Dollar US telah membuat mata uang rivalnya mengalami penguatan. Euro terhadap Dollar US menguat hingga 1.17140, setelah itu Dollar US kembali rebound seiring para buyer Dollar US kembali bermunculan dan memaksa euro kembali berada di level 1.15700 sesi asia pagi ini. Penguatan euro mencapai level tinggi 6,5 bulan. Sementara itu Sterling terhadap Dollar US mengalami penguatan hingga 1.58030. Sedangkan Yen mengalami penguatan hingga 116.150, yen menjadi asset safe haven, hal ini menunjukkan investor berpikir fundamental ekonomi Jepang yang padat. Beberapa pejabat jepang yang pagi ini memberikan komentar berharap pemerintah China mengambil tindakan yang tepat untuk menyelamatkan bursa saham China.

Mata uang Yuan melemah tajam terhadap Dollar di hari Senin, terseret oleh sentimen kolaps nya bursa saham, namun pelemahan nilai tukar masih tertahan oleh patok nilai tengah bank sentral. Dollar secara keseluruhan menguat 1.1 persen terhadap Yuan, akibat kejatuhan indeks saham China lebih dari 8 persen pada hari Senin yang dipicu oleh kekecewaan atas minimnya langkah kebijakan pelonggaran moneter dari bank sentral China selama akhir pekan sehingga memicu aksi sell off. Para pelaku pasar tadinya berharap bahwa PBOC akan memangkas giro wajib minimum (RRR) untuk mengatasi pelambatan ekonomi.

Indeks Saham Hangseng dibuka dilevel 20813 dan naik perlahan di level 21534. Sementara itu Shanghai Comp dibuka turun 6,4%. Bursa Eropa turun lebih dari 5%, mengikuti sell off bursa global yang dipicu oleh kecemasan akan pelambatan ekonomi China yang kemungkinan lebih tajam dari perkiraan. Sedangkan indeks Dow Jones dibuka merosot lebih dari 1.000 poin, kemudian berhasil memangkas penurunan dengan signifikan sebelum merosot kembali dan mencatat penurunan harian terbesar dalam empat tahun terakhir. Sementara itu S&P 500 memasuki wilayah koreksi, turun lebih dari 10% sejak mencapai level tertinggi 21 Mei lalu. Nasdaq Composite kehilangan 179,79 poin atau 3,8% menjadi 4.526,25. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 20000. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan bergerak diarea resistance 22000.

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURGBP  time frame 30 menit, terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan penurunan ke 0.7305

Klik gambar untuk memperbesar

EURGBP.mM30