Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 23 November 2015

By on November 23, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 275 kali

Market Review Hari Ini – Profit taking yang melanda Dollar AS pada hari Kamis minggu lalu telah membuat indeks dollar merosot hingga meyentuh level terendah harian 98.730, dan hal ini memicu buyer kembali masuk pasar pada perdagangan hari Jumat minggu lalu sehingga Dollar AS kembali menguat terhadap mata uang rivalnya dan menguat terhadap komoditi emas. Pada perdagangan sesi asia awal pekan ini, Dollar AS kembali menguat tipis. Harga emas sebelumnya menguat, ketika ekspektasi bahwa the Fed mendukung waktu kenaikan suku bunga dalam waktu dekat yang telah memicu serangkaian short covering setelah harga menyentuh level terendah enam tahun. Kepala Ekonom Goldman Sachs memprediksi kenaikan suku bunga The Fed pada suku bunga jangka pendek pada bulan desember dan pada tahun depan akan menaikan sekitar 100 basis poin tentu saja dengan melihat pertumbuhan ekonomi tahun 2016 didorong oleh permintaan domestic, belanja konsumen, PDB dan tingkat pengangguran yang telah turun secara signifikan.  Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan bisa mengirim emas test support $ 1064 dan test support selanjutnya $ 1058. Jika sentimen positif, kalau ada penguatan maka emas akan test resistance $ 1092.

Harga minyak berpotensi memperpanjang penurunannya seiring Venezuela memprediksi harga mungkin akan turun ke level terendah di pertengahan $20 per barel kecuali OPEC mengambil tindakan untuk menstabilkan pasar. OPEC akan menggelar pertemuan dengan anggotanya pada tanggal 4 Desember di Vienna untuk membahas batasan produksi karena Iran berniat untuk meningkatkan produksi sebanyak 1 juta barel perhari dalam lima sampai enam bulan setelah sanksi ekonomi di cabut. Arab Saudi dan Qatar sedang mempertimbangkan usulan Venezuela untuk keseimbangan harga di $88 per barel, ucap Menteri Perminyakan Venezuela Eulogio Del Pino kepada wartawan pada hari Minggu di Teheran. Minyak mentah sempat menguat pada perdagangan hari Jumat minggu lalu, setelah perusahaan Baker Hughes mengatakan dalam laporan rig mingguan bahwa jumlah pengeboran rig minyak aktif AS turun 10 pada pekan lalu menjadi 564. Pekan sebelumnya, jumlah rig naik 2 menjadi 574, hentikan perpanjang penurunan beruntun sejak hampir tiga pekan lalu. Jumlah rig nasional masih turun secara substansial dari level 12 bulan lalu ketika masih di dekat 1.500. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 40.00 dan $ 39.00. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 43.00.

Komentar Presiden ECB Mario Draghi telah menyeret mata uang Euro lebih dari 0.45 persen setelah dua hari sebelumnya mengalami penguatan, beberapa dealer menyatakan posisi trading Euro telah dilikuidasi oleh investor utama. Sebagian besar bank utama bahkan masih berpandangan kuat bahwa nilai tukar Dollar akan menanjak dekat level paritas terhadap mata uang tunggal Euro dalam beberapa bulan mendatang seiring The Fed memulai siklus kenaikan suku bunga berkebalikan dengan bank sentral lainnya. Bagaimanapun progress pelemahan Euro masih tidak sedahsyat yang diperkirakan sejak data tenaga kerja AS bulan November lalu yang positif. Draghi menyatakan ECB akan melakukan cara yang sudah efektif sebelumnya untuk mendongkrak inflasi secepat mungkin dan menunjukkan keuntungan dari pemangkasan suku bunga deposito untuk membantu ekspansi program pembelian obligasi QE. Draghi juga menambahkan keputusan akan diambil pada rapat moneter ECB tanggal 3 Desember mendatang. Komentar Dovish dari Draghi ini telah menyeret mata uang Euro sejauh ini.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap down tipis dilevel 22797. Bursa saham AS ditutup lebih tinggi pada hari Jumat, dengan saham di sektor kesehatan, teknologi dan konsumen mencetak penguatan dan investor melihat kedepan terhadap ekspektasi yang cukup besar untuk kenaikan suku bunga di bulan Desember. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 91.06 poin, atau 0.51%, menjadi 17,823.81. Indeks S&P 500 ditutup naik 7.93 poin, atau 0.38%, di 2,089.17. Indeks Nasdaq Composite berakhir naik 31.28 poin, atau 0.62%, di 5,104.92. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 22250. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 23000.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDJPY time frame 60 menit  terlihat Formasi Rising Wedge,  Kemungkinan penurunan ke 88.30

Klik gambar untuk memperbesar

AUDJPY.mH1