Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 22 Juni 2015

By on June 22, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 381 kali

Market Review Hari Ini – Sikap kehati – hatian The Fed dalam menentukan waktu kenaikan suku bunga membuat emas melambung diatas $ 1200. Saat ini running sesi asia didekat $ 1200. Emas juga terdorong naik oleh situasi Yunani. Menurut para analis harga emas melambung naik seiring investor beralih menuju asset safe haven dalam menanggapi situasi Yunani yang belum menemui titik terang dalam negosiasi dengan kreditur meskipun sikap optimis para petinggi eropa akan adanya solusi terbaik untuk Yunani. Hari ini kembali diadakan pertemuan darurat antara para pemimpin dari kawasan Zona Eropa guna membahas situasi Yunani yang semakin mendekati sikap keluar dari zona Eropa. Emas bisa kembali naik seiring oleh dukungan dari kecemasan Yunani. Penarikan dana di bank – bank Yunani semakin banyak dan pendapatan pemerintah turun. Minggu lalu masih terfokus oleh FOMC, kemungkinan minggu ini investor akan terfokus oleh situasi Yunani. Secara teknikal, Jika sentiment kembali negative, akibat taking profit karena sempat rally naik akkibat FOMC, kemungkinan emas akan test support $ 1195 dan $ 1192. Jika sentiment positif, akibat kecemasan status Yunani, emas kemungkinan akan berusaha meraih resistance $ 1206 dan 1210

Harga Crude masih stabil mendekati $ 60 sesi asia pagi ini. Tampaknya investor lebih memilih mennghindari pasar minyak mentah yang dianggap lebih beresiko ditengah perundingan Yunani dengan kreditur yang belum ada titik terang bahkan situasi di Yunani sendiri terjadi penarikan dana besar-besaran di bank – bank Yunani. Disamping itu pembicaraan nuklir Iran juga mendekati tenggat waktu dan hutang Yunani juga mendekati jatuh tempo sampai akhir bulan ini diharuskan membayar cicilan pinjaman ke IMF. Dollar US kembali rebound membuat harga Crude Oil sedikit tertekan. Fokus investor akan mewaspadai tenggat waktu 30 juni perundiangan Iran dan enam Negara utama dunia yang berpotensi mencabut sanksi terhadap ekspor minyak Iran. Kesepakatan nuklir dapat menambah persediaan minyak mentah secara global dan membuat harga Crude Oil berpotensi turun. Disisi lain Arab Saudi yang merupakan pemimpin Organization of Petroleum Exporting Countries dalam strategisnya tetap mempertahankan level produksinya pada saat pasar minyak mentah dalam kondisi suplus.  Secara teknikal, jika sentiment negative, harga Crude akan kembali diarea $ 59.00 – $ 58.50. jika sentiment positif, kemungkinan harga Crude Oil mencoba ke level resistence $ 61.60 dan 62.00.

Euro terhadap dollar US kembali naik sesi asia pagi ini, digelarnya pertemuan darurat para pemimpin dari kawasan Zone Eropa akan menjadi perhatian investor mata uang hari ini. Setelah gagalnya perundingan Yunani dengan para menteri keuangan dari Zona Eropa. Yunani berpotensi mengalami default pada 30 Juni mendatang, hal tersebut memicu terjadinya rush atau penarikan dana besar-besara di Yunani. Reuters melaporkan di Yunani pada rentang Senin sampai Kamis pekan lalu dilaporkan sebanyak €3 milyar dana yang ditarik dari bank-bank di Yunani. Para pemimpin zona eruo akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Senin untuk menghindari default Yunani. Fokus investor akan tertuju pada Data US yang akan dirilis hari ini adalah Exiting Home Sales yang akan rilis nanti malam jam 21.00 wib selain data US, perkembangan pertemuan para pemimpin eropa juga akan menjadi perhatian investor. Setiap kata yang diucapkan dalam komentarnya ke public akan direspon oleh pergerakan asset keuangan dibursa.

Sementara itu Yen melemah di tengah rebound Dollar AS seiring Gubernur Bank of Japan yang menjadi lebih hati-hati memberikan komentar mengenai valuasi Yen. Kuroda sempat menjadikan Yen meraih rally tertajam di tahun ini setelah pada tanggal 10 Juni mengatakan real effective exchange rate Yen sudah terlalu lemah dan tidak mungkin jatuh lebih rendah lagi. Meski melemah, Yen menuju penguatan mingguan kedua terhadap Dollar AS. Hasil rapat moneter Bank of Japan tidak memberikan kejutan sehingga perdagangan pelemahan Yen jumat lalu lebih banyak dipengaruhi faktor penguatan Dollar AS.

Indeks Hangseng dibuka gap Up dan rebound pagi ini akan tetapi pelaku pasar indeks Hangseng lebih berhati – hati karena memantau perkembangan Yunani yang mendekati kemungkinan keluar dari zona Eropa. Pertemuan para pemimpin eropa guna membahas masalah Yunani juga menjadi perhatian pelaku pasar di hongkong. Secara Teknikal, resistance pertama indeks hangseng beraada diarea 26800 jika berhasil dilewati, kemungkinan harga akan menuju ke 26850 dan mencoba test 26900. Sedangkan area support berada di kisaran 26490 jika berhasil dilewati akan memicu test ke support berikutnya 26327.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURUSD time frame  H4, terlihat Formasi Ascending Triangle, Kemungkinan kenaikan ke 1.1500

Klik gambar untuk memperbesar

EURUSDH4