Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 21 Oktober 2015

By on October 21, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 346 kali

Market Review Hari Ini – Akhirnya emas pulih kembali pada perdagangan terakhir namun menguatnya tidak teralu besar dikarenakan Dollar AS yang tertekan oleh pulihnya mata uang Euro karena komentar dari anggota Dewan ECB, Christian Noyer, yang meredam spekulasi adanya peningkatan stimulus moneter dari bank sentral area Euro. Data terbaru ECB juga menunjukkan terdapat tingginya keyakinan perusahaan dan warga area Euro untuk mengajukan pinjaman sehingga perbankan memberikan standar pinjaman yang lebih fleksibel. Emas terbantu oleh Euro yang menguat dan menekan Dollar AS. Sentimen pelaku pasar terhadap emas juga mulai meningkat, SPDR Gold Trust melaporkan kenaikan kepemikilan aset sebesar 3,6 juta ton di hari Senin. Data ekspor emas Swiss ke China dan Hong Kong pada bulan lalu juga menjadi yang terbesar dalam lebih dari satu setengah tahun. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan bisa mengirim emas test support $ 1162 dan test support selanjutnya $ 1155. Jika sentimen positif, kemungkinan emas melanjutkan penguatannya test resistance $ 1182 dan resistance selanjutnya $ 1188.

American Petroleum Institute (API), tadi pagi melaporkan stok minyak mentah AS naik 7,1 juta barel dalam sepekan yang berakhir 16 Oktober. Kenaikan tersebut jauh diatas estimasi para analis yang disurvei Platts sebesar 2,7 juta barel. Sedangkan laporan dari Energy Information Administration (EIA) akan dirilis nanti malam jam 21.30 wib. Dari sisi fundamental ketakutan terhadap peningkatan produksi minyak Iran ketika sanksi internasional dicabut dan melemahnya pertumbuhan ekonomi di China, yang merupakan ekonomi terbesar kedua di dunia, masih membebani pasar. Iran berencana untuk meningkatkan produksi minyak mentah sebanyak 500,000 barel perhari dalam sepekan setelah dicabutnya sanksi, dikatakan oleh pejabat senior Iran di bidang perminyakan pada hari Senin, untuk menjual ke pelangggan mereka di Asia dan Eropa. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 45.00 dan $ 44.50. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 46.50 dan $ 47.00.

Pound Sterling tampil kokoh terhadap Dollar AS menjelang data penjualan ritel pekan ini yang diperkirakan akan menunjukkan kenaikan, menguatkan peluang Bank of England untuk menaikkan tingkat suku bunga lebih cepat dari ekspektasi pasar. Sedangkan Dollar Kanada menguat tipis terhadap Dollar AS setelah kemenangan mengejutkan partai Liberal pada hari Senin yang menggeser inkumben partai Konservatif. Loonie menguat seiring spekulasi Kanada dapat menjalani pengeluaran tambahan menyusul kemenangan Justin Trudeau dari partai Liberal. Trudeau menjanjikan rencana yang termasuk defisit C$25 miliar ($19 miliar) selama tiga tahun untuk emstimulasi perekonomian dengan belanja infrastruktur, selagi menaikkan pajak untuk pendapatan tinggi dan memangkas pajak untuk kelas menengah.

Sementara itu Euro pulih dari level terendah 10-hari terhadap Dollar AS menyusul keyakinan debitur untuk mengajukan pinjaman sehingga meredupkan spekulasi stimulus tambahan dari European Central Bank (ECB) setidaknya untuk pekan ini. Data ini disajikan setelah anggota dewan ECB, Christian Noyer, kemarin mengatakan program pelonggaran kuantitatif (Quantitative Easing/QE) ECB sudah dirancang dengan baik. Data dan komentar Noyer meredupkan spekulasi bank sentral zona Euro akan meningkatkan stimulus dalam program pembelian aset 1 triliun Euro.

Bursa saham AS berjangka bergerak datar di hari Selasa, seiring kebingungan para investor pada serangkaian data ekonomi dan laporan earning korporat yang mixed. Para investor juga masih mencerna data ekonomi AS dan China. Data ekonomi Amerika, laporan housing starts selama bulan September tumbuh 6.5% di bulan September dibanding bulan sebelumnya. Namun para investor masih terfokus pada langkah The Fed, apakah jadi menaikkan suku bunga acuan di tahun ini atau tidak. Sementara di Eropa, para pelaku pasar masih menantikan rapat moneter ECB di hari Kamis.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart GBPJPY time frame 60 menit  terlihat Formasi Channel Up,  Kemungkinan penurunan ke 184.700

Klik gambar untuk memperbesar

 

 

GBPJPY.mH1

 

Pada Chart USDCHF time frame 240 menit, terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan kenaikan ke 0.96200

Klik gambar untuk memperbesar

USDCHF.mH4