Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 20 Oktober 2015

By on October 20, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 292 kali

Market Review Hari Ini – Emas tertekan seiring menguatnya Dollar US dan reboundnya bursa saham. Pada pekan lalu emas telah naik lebih dari 7 % seiring beberapa ekonomi Amerika yang mengecewakan. Para hedge fund dan manajer keuangan menaikkan posisi bullish mereka pada emas dan perak ke dekat level tinggi 5-bulan pekan lalu, menurut data U.S. Commodity Futures Trading Commission pada hari Jumat. Kegagalan emas menyentuh level $ 1200 karena pulihnya Dollar US. Investor emas akan menantikan komentar dari Gubernur The Fed, Janet Yellen nanti malam jam 22.00 wib. Investor akan mencermati setiap kata demi kata yang dikemukakan oleh Janet Yellen serta mendapatkan kepastian waktu kenaikan suku bunga Amerika. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan bisa mengirim emas test support $ 1162 dan test support selanjutnya $ 1157. Jika sentimen positif, kemungkinan emas melanjutkan penguatannya test resistance $ 1182 dan test psikologis price $ 1186.

Minyak kembali tertekan setelah rilis data ekonomi China kemarin. China menunjukan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 6 tahun di kuartal ketiga. Saat ini running minyak pada sesi perdagangan Asia di level $ 46.50. Selain itu, minyak melemah oleh pembicaraan pencabutan sanksi Iran yang kemungkinan selesai di tahun ini juga memberikan sentimen negatif bagi minyak, Negosiator Iran mengatakan beliau mengharapkan implementasi kesepakatan nuklir antara Iran dan pihak Barat akan bisa dilakukan sebelum tahun ini berakhir. Iran dapat mengekspor lebih banyak minyak mentah jika kesepakatan tersebut telah dilaksanakan, dan akan semakin memenuhi persediaan minyak global. Sementara itu investor minyak akan mebcermati pertemuan antara OPEC dan Produsen minyak non OPEC besok rabu. namun para analis memperkirakan tidak akan data keputusan pengurangan produksi untuk mendorong kenaikan harga. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 46.00 dan $ 45.50. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 47.50 dan $ 48.00.

Euro diperdagangkan melemah terhadap mayoritas mata uang, mencemaskan hasil rapat peluang pelonggaran moneter dari European Central Bank (ECB) di pertengahan pekan. Euro diperdagangkan di dekat level terendah 10-hari terhadap Dollar seiring kentalnya risiko pengumuman kecenderungan dovish usai rapat kebijakan moneter ECB pada hari Kamis pekan ini. Mayoritas pelaku pasar memperkirakan ECB akan menunggu sampai pertemuan bulan Desember untuk mengumumkan kebijakan baru. Meskipun demikian pelaku pasar tetap siaga akan adanya risiko pesimisme para pejabat yang dapat berujung pada penambahan stimulus atau pun perpanjangan waktu program pelonggaran kuantitatif (Quantitative Easing/QE) ECB.

Sementara itu Sterling menguat terhadap Dollar dan Euro seiring optimisme investor akan pidato Gubernur Bank of England (BoE), Mark Carney, akan menegaskan pernyataannya kenaikan suku bunga Inggris akan independen dari kebijakan moneter di AS. Data-data ekonomi China hari ini memberikan gambaran yang kontradiktif terkait perekonomian China sehingga sulit bagi investor untuk mengestimasi waktu kenaikan suku bunga AS tanpa mendapatkan petunjuk lain.

Dollar Australia sempat menguat pasca data China yang dirilis kemarin, Aussie sempat menguat dilevel 0.73070 namun kembali melemah. Hal ini menunjukkan laju pertumbuhan pada negara perekonomian terbesar kedua dunia tersebut melambat di kuartal ketiga, menambah tekanan pada pemerintah untuk menggelontorkan lebih banyak kebijakan stimulus.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan plat dilevel 22978, Bursa saham AS menguat tipis di hari Senin, investor bersiap menyambut serangkaian laporan earning pekan ini, serta melihat data ekonomi China dan penurunan harga energi. Dow Jones menambah 14,57 poin atau kurang dari 0,1% menjadi 17.230,54. Nadaq memimpin setelah menguat 0,4% menjadi 4.905,47. Indeks S&P 500 naik kurang dari satu poin, menjadi 2.033,67. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 22800. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 23200.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDUSD time frame 60 menit  terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan penurunan ke 0.72000

Klik gambar untuk memperbesar

AUDUSD.mH1

 

Pada Chart GBPCHF time frame 30 menit, terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan penurunan ke 1.47500

Klik gambar untuk memperbesar

GBPCHF.mM30