Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 20 Januari 2016

By on January 20, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 243 kali

Market Review Hari Ini – Pada perdagangan kemarin, emas tekan dengan laporan pemerintah China yang menunjukkan melambatnya pertumbuhan di akhir tahun lalu. Data aktual tidak seburuk prediksi beberapa investor dan membuka peluang dukungan tambahan dari pemerintah demi memicu ekspansi. Kondisi ini cenderung menguntungkan aset-aset berisiko seperti saham dan sebaliknya berefek negatif pada emas yang dianggap sebagai salah satu asset safe haven. Ekspektasi ini menopang penguatan pasar saham global, namun menjelang penutupan sesi AS terpaksa terseret harga minyak yang kembali turun ke bawah $30 per barel. Pudarnya sentimen risk appetite menguntungkan emas sebagai safe haven untuk berakhir nyaris flat sebelum setumpuk data AS, termasuk inflasi, yang akan diumumkan hari ini jam 20.30 wib. Sesi Asia pagi ini, emas menguat perlahan, saat ini running di level $ 1091. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan emas akan test support $ 1076 dan support berikutnya $ 1070. Jika sentimen positif, kemungkinan emas akan test resistance $ 1100 dan resistance berikutnya $ 1108.

Pada awal pekan ini harga minyak mentah telah menyentuh level terendah dalam 12-tahun, menyusul berita mengenai dicabutnya sanksi ekonomi untuk Iran. Berakhirnya embargo tersebut akan memungkinkan Iran untuk kembali menjual minyaknya di pasar energi internasional. International Energy Agency memprediksi Iran akan memompa produksinya hingga sekitar 300.000 barrel per hari pada akhir kuartal pertama dan mencapai sekitar 600.000 barrel per hari pada pertengahan tahun. Sehingga dapat mengimbangi penurunan pasokan sebanyak 600.000 barrel yang diharapkan datang dari produsen non-OPEC. Dengan demikian, pasokan minyak global dapat melebihi permintaan sebesar 1,5 juta barrel per hari pada semester pertama tahun 2016. Sementara itu laporan stok minyak AS yang biasanya dirilis oleh API, untuk sementara ditunda dan akan digantikan besok pagi laporan tersebut akan dipublikasikan karena pada hari senin kemarin market AS libur. Sedangkan laporan stok minyak AS versi EIA akan dirilis nanti malam jam 22.30 wib. Saat ini running harga minyak dilevel $ 29.10 kembali menguji level rendah karena minyak Iran siap membanjiri pasokan global yang sudah kelebihan. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 28.35 dan support berikutnya $ 27.50. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 30.50 dan resistance selanjutnya 31.75.

Euro diperdagangkan sedikit lebih tinggi terhadap Dollar AS bahkan setelah laporan menunjukkan sentimen ekonomi Jerman memburuk bulan ini, menyusul gejolak di pasar keuangan global baru-baru ini. ZEW pada hari Selasa mengatakan indeks sentimen ekonomi Jerman turun ke 10,2 di bulan Januari dari 16,1 di bulan Desember, seiring perlambatan China dan negara-negara utama dunia lainnya meredupkan prospek ekonomi terbesar di zona Euro. Sementara sebuah laporan terpisah menegaskan inflasi blok Euro tumbuh pada laju tahunan 0,2% di bulan Desember. Data inflasi yang lemah akan meningkatkan tekanan pada European Central Bank untuk mempertimbangkan langkah-langkah tambahan guna mendongkrak pertumbuhan harga dalam pertemuan kebijakan hari Kamis mendatang.

Mata uang safe haven Yen terdepresiasi pada hari Selasa, seiring data pertumbuhan ekonomi China yang sesuai harapan dan ekspektasi pelonggaran moneter lebih lanjut mendorong risk appetite. GDP China berekspansi 6,8% pada Oktober-Desember dari tahun sebelumnya, pertumbuhan kuartalan terlemah sejak 2009, sementara output industri dan penjualan ritel bulan Desember sedikit meleset dari perkiraan. Dengan pertumbuhan ekonomi terbesar ke-2 di dunia yang berada di level terendah 25-tahun pada tahun lalu, pelaku pasar berharap Beijing akan meluncurkan langkah-langkah pelonggaran moneter tambahan paling cepat sebelum liburan Tahun Baru Imlek di awal Februari.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap down hari dilevel 19276 dan langsung terjun ke level 19110.. Bursa Wall Street ditutup mix pada hari Selasa, bergerak stabil pasca performa buruk pada awal tahun kendati tekanan dari penurunan harga minyak. Dow Jones ditutup menguat sekitar 20 poin. S&P 500 sempat anjlok ke bawah 1,867, level rendah bulan Agustus yang dianggap support kuat. Nasdaq juga meraih performa buruk, sempat anjlok lebih dari 1% pada sesi tengah hari. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 18800. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 19760.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart XAUUSD time frame 30 menit terlihat Formasi Triangle Kemungkinan kenaikan ke 1095

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSD.mM30

 

Pada Chart USDJPY time frame 30 menit, terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan penurunan ke 117.000

Klik gambar untuk memperbesar

USDJPY.mM30