Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 20 April 2016

By on April 20, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 194 kali

Market Review Hari Ini – Pelemahan Dollar AS direspon dengan penguatan emas hingga level 1256 pada sesi perdagangan kemarin. Data ekonomi AS yang lebih rendah dari ekspektasinya telah melukai Dollar AS.  Dari sisi fundamental lainnya yang menyebabkan pergerakan emas melambung adalah aksi pembelian perak dan emas di China. China meluncurkan acuan harga emas dalam bentuk yuan pada hari Selasa dalam langkah ambisius untuk mengambil alih kendali harga emas dan meningkatkan pengaruhnya pada pasar emas global. selain itu juga komentar dari petinggi Federal Reserve untuk petunjuk mengenai outlook kebijakan moneter AS juga faktor pengerak harga emas. Secara teknikal, jika sentiment negative. Kemungkinan emas akan kembali test support 1232 dan 1215. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1273 dan 1290.

Tadi pagi, American Petroleum Institute ( API ) melaporkan stok minyak AS naik 3,1 juta barel dalam sepekan yang berakhir 15 April. Sedangkan laporan versi EIA ( Energy Information Administration ) akan dirilis nanti malam jam 21.30 WIB. Harga minyak sempat melambung hingga dikisaran 42.86 karena adanya aksi pemogokan pekerja minyak di Kuwait, sehingga  Kuwait mengalami penurunan produksi hingga 60%. Hari ini Reuters melaporkan aksi pemogokan pekerja minyak sudah berakhir dan mereka sudah kembali bekerja. Sementara itu Gangguan produksi juga terjadi di Venezuala yang menyebabkan penurunan 200.000 barel per hari, dan di Nigeria penurunan terjadi 400.000 barel per hari. Setelah gagalnya pembatasan produksi minyak di Doha pada pertemuan para anggota produsen minyak, masih ada peluang pembahasan pembatasan produksi yaitu ketika pertemuan anggota OPEC yang akan diadakan tanggal 2 Juni di Wina. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 41.00 dan support berikutnya 40.00. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 43.00 dan resistance berikutnya 44.00.

USDJPY mempertahankan penguatannya, bahkan setelah data konstruksi bulan Maret AS yang mengecewakan, seiring rally pasar saham global dan minyak mentah yang membebani Yen. Mata uang Jepang ini menjadi satu-satunya mata uang utama yang melemah terhadap dolar AS. Harga minyak mentah menguat setelah penurunan tajam di hari Senin menyusul berita aksi mogok pekerja minyak di Kuwait yang memangkas setengah produksi minyak nasional. Pasar saham mengikuti penguatan minyak yang berdampak negatif untuk Yen.

GBPUSD menguat sampai dengan 1% di atas area 1.44 berkat hasil jajak pendapat namun pangkas sedikit keuntungannya menyusul peringatan pimpinan Bank of England (BoE). Gubernur BoE, Mark Carney, mengatakan risiko yang dihadapi dengan referendum Uni Eropa dalam waktu dekat mungkin sudah mengganggu perekonomian Inggris. Bersaksi di hadapan parlemen, Carney mengatakan Brexit mungkin akan memperpanjang periode ketidakpastian proyeksi perekonomian Inggis, termasuk pertumbuhan ekspor. Sebelumnya, jajak pendapat ICM dan ORB menunjukkan kampanye untuk bertahan dalam Uni Eropa masing-masing lebih tinggi 8 dan 11 poin dibandingkan pilihan untuk keluar.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan open gap down di area 21486. Sedangkan Bursa Wall berakhir variatif pada hari Selasa, pergerakan terpengaruhi oleh penguatan harga minyak, disisi lain laporan earning membuat sahamsaham sektor teknologi dan consumer discretionary melemah. Indeks S&P 500 dan Dow Jones menguat dan menyentuh level tertinggi tahun ini. S&P menembus ke atas level psikologis 2.100 untuk pertama kalinya sejak 1 Desember 2015, sementara Dow Jones masih kokoh di atas 18.000 yang ditembus Senin kemarin. Indeks Nasdaq tertinggal di belakang, melemah 0,4%.

Bursa saham Jepang naik pada hari Rabu, memperpanjang kenaikan terbesar dalam tujuh pekan, seiring para produsen komoditas memimpin penguatan indeks saham di tengah relinya harga minyak dan yen yang masih bergerak lesu untuk dua hari terhadap dollar.

Indeks Nikkei naik sebesar 120 poin atau 0.71% di 17.000 pada pukul 08:05 WIB. Harga minyak naik untuk pertama kalinya dalam lima hari pada hari Selasa kemarin karena aksi mogok di Kuwait memangkas output minyak dari anggota keempat terbesar di OPEC, sementara itu lemahnya data perumahan dari AS membuat dollar melemah, meningkatkan permintaan investor untuk komoditas.

Analis senior di SMBC Nikko Securities Inc mengatakan bahwa penggerak utama yang membuat indeks saham menguat adalah harga minyak. Namun, sulit untuk aset beresiko untuk mendapatkan sentimen positif seutuhnya.

newssss

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURJPY timeframe 1 Jam terlihat formasi Channel Up, kemungkinan penurunan ke 123.650

Klik gambar untuk memperbesar

EURJPY.mH1

 

Pada Chart CLS10 timeframe 30 Menit, terlihat formasi Channel Up, kemungkinan penurunan ke 41.00

Klik gambar untuk memperbesar

CLS10M30

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty