Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 2 Oktober 2015

By on October 2, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 297 kali

Market Review Hari Ini – Emas melemah tipis pada sesi perdagangan kemarin dan pergerakan cenderung flat dalam range kecil. Tampaknya investor emas menunggu momentum hari ini yang mana data tenaga kerja Amerika akan dirilis. Data tenaga kerja Amerika diharapkan dapat memberi kejelasan tentang waktu kenaikan suku bunga The Fed tahun ini, yang bisa mempengaruhi harga emas dan aset berdenominasi Dollar AS lainnya. Estimasi atas data Nonfarm Payrolls Amerika bulan September juga semakin kuat menyusul rilis data pekerjaan sektor swasta yang optimis pada hari Rabu lalu, yang turut membebani bullion. Nonfarm payrolls akan dirilis nanti malam jam 19.30 wib. Jika suku bunga naik maka Dollar AS ikut menguat sehingga membuat harga komoditas dan logam mulia jadi lebih mahal bagi investor non-Amerika. Minat beli emas ikut turun dan harga akan semakin lesu ke depannya. Skenario inilah yang melatarbelakangi penurunan harga selama satu bulan terakhir. Saat ini running sesi asia dikisaran $ 1112. Sementara itu Nomura Jepang memprediksi Nonfarm AS kali ini dikisaran 190K dengan tingkat pengangguran tidak berubah 5,1%. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan test support $ 1107 dan support berikutnya $ 1100. Jika sentimen positif, kemungkinan emas melanjutkan penguatannya dan test resistance $ 1125 dan $ 1134.

Serangan udara Rusia ke Suriah telah memicu kecemasan dipasar, harga minyak sempat menguat dikisaran $ 47 pada sesi perdagangan kemarin namun kembali melemah. Sementara itu National Hurricane Center mengubah prediksi pola pergerakan Badai Joaquin. Yang meredam kekhawatiran tentang potensi kerusakan instalasi minyak di Pantai Timur AS. Badai Joaquin, yang telah menguat menjadi badai Kategori 3, diperkirakan akan menghantam sekitar 100 mil sebelah timur New York City. Sebelumnya, NHC memperkirakan badai akan melanda pantai New Jersey dan New York Harbor, yang menjadi lokasi dari beberapa kilang dan pipa minyak serta infrastruktur energy lainnya. Disisi lain Tingkat permintaan minyak global melejit dalam 6 bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan di tahun 2014, berkat harga minyak yang turun lebih dari separuh dan penurunan tajam harga bahan bakar pada sejumlah negara konsumen, menurut estimasi Joint Oil Data Initiative (JODI). Banyaknya faktor fundamental yang akan membuat harga minyak bergejolak akhir – akhir ini, belum lagi data Nonfarm Payrolls AS yang akan dirilis nanti malam yang akan menjadi pengerak Dollar AS. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 44.00 dan $ 43.50. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 47.00 dan $ 48.00.

Aussie menguat terhadap Dollar AS karena data aktivitas manufaktur China. Data dari pemerintah China meunjukkan aktivitas manufaktur di bulan September sebesar 49,8, meski masih berkontraksi namun mampu naik dari bulan sebelumnya 49,7. Sebelumnya International Monetary Fund merilis laporan yang menunjukkan optimisme IMF terhadap kemampuan Australia untuk pulih dari penurunan akibat pelambatan investasi sektor pertambangan, namun menyarankan Bank of Australia untuk menurunkan suku bunga jika laju pemulihan ekonomi masih rendah. Sedangkan data domestic dari Australia yang dirilis tadi pagi adalah retail sales dengan actual 0.4% sedangkan estimasinya 0.4%. Aussie langsung menguat dikisaran 0.70550.

Sedangkan Sterling menguat terhadap Dollar AS setelah data menunjukkan aktivitas manufaktur Inggris meski melambat namun masih lebih baik dari perkiraan. Markit melaporkan indeks aktivitas maufaktur Inggris turun menjadi 51,5 di bulan September, dari 51,6 di bulan Agustus, lebih baik dari perkiraan ekonom sebesar 51,3.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up dikisaran 21174. Sedangkan Shanghai Composite naik 0,5 %. Sementara itu Bursa Wall Street, DowJones mampu memangkas kerugian menjadi hanya 0.08% untuk ditutup di level 16,272.01. Sementara itu, indeks Nasdaq Composite dan indeks S&P 500 mampu menghapus penurunan dan membukukan penguatan moderat. Nasdaq menguat 6.91 poin, atau 0.15% untuk ditutup di 4,627.08, S&P 500 naik sebesar 3.79 poin, atau 0.20% menjadi 1,923.82. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 21000. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 21500 serta test psikologis 21800.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart CLS10 time frame 60 menit, terlihat Formasi Channel Up, Kemungkinan penurunan ke 44.40

Klik gambar untuk memperbesar

CLS10H1

 

Pada Chart XAUUSD time frame 15 menit  terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan kenaikan ke 1115.40

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSD.mM15

 

Pada Chart GBPUSD time frame 240 menit, terlihat Formasi Falling Wedge Kemungkinan kenaikan ke 1.53500

Klik gambar untuk memperbesar

GBPUSD.mH4

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty