Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 2 Mei 2016

By on May 2, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 310 kali

Market Review Hari Ini – Emas begitu perkasa pada perdagangan minggu lalu, dengan memanfaatkan pelemahan Dollar AS juga didukung oleh arus safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global dan depresiasi Dollar AS. Namun yang menjadi pertanyaan utama para investor logam sekarang adalah apakah reli ini akan berkelanjutan atau justru berisiko mengalami koreksi. Emas telah mendekati psikologis dilevel 1300. Dollar AS melemah setelah Federal Reserve AS (The Fed) mempertahankan suku bunga, ditambah dengan pertumbuhan ekonomi AS yang melambat di kuartal I tahun ini. Data-data ekonomi AS yang dirilis juga berdampak negatif bagi Dollar AS. Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan emas akan kembali test support 1273 dan 1253. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1305 dan 1316

Baker Hughes melaporkan jumlah rig aktif mengalami penurunan sampai tanggal 29 April yaitu 332 dari sebelumnya 343. Harga minyak mengalami penguatan hingga level 46.76 pada perdagangan minggu lalu setelah Dollar AS melemah oleh beberapa data domestik AS yang mengecewakan. Harga minyak diperdagangkan lebih tinggi sebelum dirilisnya survei berita terpisah yang menunjukan kenaikan bulanan di dalam output minyak mentah OPEC dan juga karena harga minyak menemukan beberapa dukungan dari penurunan dollar yang anjlok ke level terendah dalam 11 bulan. Sedangkan produksi minyak Arab Saudi diperkirakan mungkin bisa naik menjadi 10.5 juta barel pada musim panas. Para analis memprediksi kemungkinan harga minyak bisa menyentuh level 50 dalam beberapa minggu ke depan jika para produsen minyak mampu menahan produksinya. Namun sebagian analis lainnya memperingatkan jika rally kemungkinan telah terpicu oleh investor yang memegang posisi spekulatif besar mengingat stok minyak yang masih tinggi, dengan survey Reuters memperlihatkan output OPEC bulan April meningkat ke rekor tertinggi. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 45.00 dan support berikutnya 44.00. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 46.80 dan resistance berikutnya 47.50.

Perekonomian Kanada berkontraksi di bulan Februari akibat penurunan aktivitas manufaktur dan pertambangan, dan menjadi indikasi laju pertumbuhan ekonomi masih tertahan rendahnya harga energi. Data dari biro statistik Kanada hari Jumat menunjukkan produk domestik bruto turun 0,1%, sejalan dengan perkiraan ekonom, setelah berekspansi 4 bulan beruntun. Dampak dari rendahnya harga minyak tercermin dari penurunan output sektor pertambangan, pengeboran minyak, dan ekstraksi gas sebesar 0,8% di bulan Februari. Aktivitas manufaktur berkontraksi setelah menanjak signifikan dalam tiga bulan beruntun. Secara keseluruhan aktivitas industri produksi barang turun 0,6%. Analis memperkirakan USDCAD kemungkinan melemah ke level 1.27000 jika harga minyak terus menguat dan mencoba test level 50 perbarel.

Mata uang Yen Jepang menguat lebih lanjut di hari Jumat dengan menunjukkan penguatan terbaiknya pasca kejutan hasil rapat moneter BoJ, bergerak menuju level terkuat 18-bulan terhadap dollar dan masih dalam jalur penguatan mingguan terbesar sejak krisis keuangan tahun 2008. Laju pertumbuhan GDP AS yang lemah dan nada kehati-hatian Federal Reserve minggu ini telah menyebabkan berbagai hedge funds meninggalkan posisi strong Dollar sehingga sentimen market menjadi negatif pada mata uang AS untuk kali pertama di tahun ini. USDJPY telah menyentuh level 106.500 yang merupakan level yang diinginkan oleh beberapa hedge fund.

Bursa Wall Street membukukan penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari dua bulan pada hari Jumat karena laporan earnings kembali membebani indeks, namun indeks S&P dan Dow berhasil mencetak kenaikan untuk bulan April setelah kinerja yang kuat yang diperlihatkan di pertengahan bulan. Indeks Dow turun 57.12 poin, atau 0.32%, menjadi 17,773.64, indeks S&P 500 melemah 10.51 poin, atau 0.51%, menjadi 2,065.3, dan indeks Nasdaq Composte anjlok 29.93 poin, atau 0.62%. menjadi 4,775.36. Untuk pekan ini, indeks Dow dan S&P 500 cetak penurunan 1.3% dan Nasdaq turun 2.7%.

Indeks saham Eropa melemah tajam dalam sesi perdagangan terakhir bulan April, dipicu beberapa earnings yang mengecewakan. Sementara data ekonomi zona Euro yang mixed tidak banyak membantu meringankan tekanan. Indeks FTSE 100 Inggris tergelincir 1,27% menjadi 6,241.89, terseret penurunan saham Royal Bank of Scotland dan maskapai IAG. Kinerja saham RBS menjadi yang terburuk, anjlok 6,1% pasca melaporkan kerugian di kuartal pertama. Di Jerman, indeks DAX melemah tajam 2,73% ke 10,038.97 menyusul kejatuhan 5,60% saham Lufthansa AG. Sementara indeks CAC 40 Perancis kehilangan 2,82% menjadi 4,428.96 seiring kerugian di sektor kesehatan, kebutuhan konsumen serta minyak & gas meredam sentimen risiko.

newssss

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURGBP timeframe 4 Jam terlihat formasi Channel Down, kemungkinan kenaikan ke 0.78820

Klik gambar untuk memperbesar

EURGBP.mH4

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty