Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 18 September 2015

By on September 18, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 305 kali

Market Review Hari Ini – The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di dekat level nol, meskipun mayoritas pejabat The Fed lainnya masih menginginkan pengetatan moneter sebelum akhir tahun ini. Penentu kebijakan masih berencana untuk menetapkan kebijakan pengetatan moneter sebelum akhir tahun. Sebanyak sembilan penentu kebijakan bank sentral AS memilih mempertahankan suku bunga acuan pada 0% sampai dengan 0,25%. Dalam pidatonya tadi pagi jam 01.30 wib, Gubernur The Fed, Janet Yellen, mengharapkan inflasi kembali ke 2 %, pengetatan kondisi keuangan, menciptakan lapangan kerja lebih luas lagi, melihat perkembangan perekonomian China dan perkembangan pasar keuangan, melemahnya harga minyak dan membahas pergerakan harga Dollar US. Yellen juga mengharapkan pemulihan perekonomian Amerika dan menunda kenaikan suku bunga US pada konferensi tadi pagi. Pergerakan emas langsung melambung naik hingga level $ 1135 dan sebaliknya Dollar US melemah ke level 94.36. Secara teknikal, Jika sentiment negative, emas rawan koreksi jika tidak diimbangi oleh permintaan emas dari Asia atau Eropa. Kemungkinan test support $ 1120. Jika sentimen positif, karena efek penundaan kenaikan suku bunga oleh The Fed, kemungkinan emas melanjutkan penguatannya dan test resistance $ 1140 dan $ 1147.

Gubernur The Fed, Janet Yellen yang merumuskan hasil rapat anggota The Fed tadi pagi jam 01.30 wib, memilih untuk mempertahankan suku bunga acuannya. Keputusan the Fed mengindikasikan kekhawatiran perihal pertumbuhan ekonomi global, yang sekaligus dapat menghambat permintaan minyak.  Meskipun keputusan The Fed melemahkan Dollar, harga minyak turun dengan investor yang masih mencerna laporan OPEC dan Jepang. OPEC menyatakan jika perdagangan mulai seimbang antara permintaan dan persediaan, harga sulit kembali berada di atas $100 per barel sampai dengan tahun 2030-2040. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 46.00 dan $ 45.50. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 47.70.

Komentar dari Menteri Ekonomi Jepang mengenai keputusan The Fed yang mempertahankan suku bunga acuan, karena The Fed melihat perekonomian global dan perekonomian Amerika, akan tetapi kenaikan suku bunga The Fed bisa memiliki efek buruk bagi perekonomian Jepang.

Dollar menyentuh level rendah sesi terhadap euro dan melemah terhadap yen menyusul keputusan kebijakan Federal Reserve untuk mempertahankan tingkat suku bunga. Menjelang pengumuman the Fed, trader memperkirakan peluang sebesar 25% bahwa bank sentral akan mengakhiri kebijakan suku bunga dekat nol pada hari Kamis, naik dari 21% pada hari Rabu, menurut program FedWatch dari CME Group. Sejumlah data ekonomi AS yang mix menuai reaksi yang minim dari pasar mata uang seiring investor menanikan keputusan the Fed. Klaim pengangguran AS pekan lalu tuurn ke level terendah dalam 8 pekan, sementara data lain menunjukkan housing starts kembali turun di bulan Agustus untuk kedua bulan berturut-turut.

Sterling melesat ke level puncak 3-minggu versus Dollar AS pada hari Kamis pasca kenaikan tipis angka penjualan ritel Inggris bulan Agustus, dengan fokus investor terus tertuju ke peluang kenaikan suku bunga AS pertama dalam hampir satu dekade.

Sementara itu Swiss Franc beranjak menguat terhadap Dollar AS dan Euro pada hari Kamis pasca Swiss National Bank mempertahankan tingkat suku bunga pada rekor terendah. Sesuai perkiraan, SNB mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada -0,75% dan meninggalkan target Libor 3-bulan tidak berubah pada kisaran -1,25% sampai -0,25%. Dalam pernyataan yang menyertai pengumuman kebijakan, SNB juga mengatakan jika nilai tukar Swissie masih terlalu tinggi, meskipun telah sedikit terdepresiasi. Pernyataan itu mendukung pandangan bahwa SNB masih akan terus memberlakukan suku bunga negatif dan mengintervensi pasar valuta asing untuk menggerus daya tarik investasi dalam Franc.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap down tipis dari penutupan kemarin, pembukaan dilevel 21682 sedangkan Shanghai Comp dibuka dengan 0,5 %. Sementara itu Bursa Wall Street ditutup mix pada hari Kamis seiring investor mencerna keputusan suku bunga Federal Reserve dan konferensi pers oleh Gubernur the Fed Janet Yellen. Dow Jones and S&P 500 ditutup melemah, sementara Nasdaq Composite berhasil meraih gain tipis. Indeks utama berbalik turun setelah naik lebih dari 1% pada level tinggi sesi, di tengah konferensi pers Yellen. Wall Street awalnya berfluktuasi naik turun pasca pernyataan the Fed menunjukkan bahwa bank sentral mempertahankan tingkat suku bunga. Dow ditutup turun 65 poin setelah sempat naik sebanyak 193.48 poin pada sesi tengah hari. S&P 500 gagal bertahan di atas level 2,000 setelah sempat menyentuhnya 1 jam sebelum pernyataan dirilis, untuk pertama kalinya sejak 21 Agustus. Sejumlah analis memperkirakan the Fed akan mulai menaikkan suku bunga jika S&P berada di atas 2,000.Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 21500. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 22400.

NEWS

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDUSD time frame 15 menit, terlihat Formasi Flag, Kemungkinan kenaikan ke 0.72110

Klik gambar untuk memperbesar

AUDUSD.mM15

 

Pada Chart EURJPY time frame 60 menit  terlihat Formasi Channel Up,  Kemungkinan penurunan ke 136.500

Klik gambar untuk memperbesar

EURJPY.mH1

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty