Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 18 Januari 2016

By on January 18, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 224 kali

Market Review Hari Ini – Pelemahan Dollar AS dan anjloknya bursa saham membuat permintaan emas sebagai aset safe haven meningkat. Kecemasan akan ekonomi China dan pertumbuhan global, serta kembali anjloknya harga minyak mentah menyeret turun aset-aset berisiko. Emas kembali menguat pada perdagangan hari jumat minggu lalu setelah pada sesi perdagangan sebelumnya melemah dilevel $ 1071. Turunnya bursa China merembet ke bursa saham Eropa dan AS, indeks FTSE 100 Inggris bahkan berada di titik terendah tiga tahun, sementara Wall Street sempat menyentuh level terendah 15 bulan. Hari ini bursa Amerika libur, diperkirakan pergerakan emas ranging pada support dan resistance. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan emas akan test support $ 1077 dan support berikutnya $ 1066. Jika sentimen positif, kemungkinan emas akan test resistance $ 1100 dan resistance berikutnya $ 1108.

Pada awal pekan perdagangan hari ini harga minyak diperdagangan dilevel $ 29.00, sempat turun dilevel $ 28.35. Para trader cemas akan supply minyak dari Iran akan menambah surplus stok global yang membawa harga menyentuh level terendah 12 tahun baru. International Atomic Energy Agency (IAEA) pada hari Sabtu lalu mengumumkan Iran telah memenuhi persyaratan yang ditentukan. Dengan dicabutnya sanksi tersebut, Iran dapat mengekspor lebh banyak minyak, dan berpotensi semakin meningkatnya surplus stok global. Iran sebelumnya mengatakan ekspor akan naik 1 juta barel dalam enam bulan setelah sanksi dicabut. Sepanjang pekan lalu minyak melemah sekitar 11%, dan ekspektasi dicabutnya sanksi Iran menjadi salah satu penyebab merosotnya minyak pekan lalu. Sementara itu Baker Hughes melaporkan jumlah rig yang beroperasi di AS hanya berkurang satu, dan total yang beroperasi menjadi 515. Di saat yang sama pada tahun lalu, jumlah rig yang beroperasi sebanyak 1.366. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 28.00 dan support berikutnya $ 26.80. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 30.80 dan resistance selanjutnya 31.75

Dollar Australia, Selandia Baru, dan kanada anjlok tajam pada hari Jumat minggu lalu pasca berlanjutnya pelemahan pada bursa saham China dan harga minyak yang anjlok lebih dari 5% ke bawah level $30 per barel. Yuan China juga berada di bawah tekanan pada pasar offshore, tertekan sekitar 0.3 sen seiring bursa saham Shanghai anjlok ke level terendah sejak Desember 2014. Kecemasan bertambah buruk pada sesi London dengan penurunan harga minyak mentah, kembali mendorong yen Jepang untuk menguat, naik lebih dari 0.5% terhadap dollar. Dollar Kanada, melemah sekitar 0.3% terhadap dollar AS sejak 2012, juga tertekan oleh spekulasi pelonggaran kebijakan lebih lanjut pekan ini.

Yen rally menuju level terkuat sejak Agustus seiring angka penjualan ritel AS turun di bulan Desember, memicu kecemasan bahwa konsumen di Amerika tidak akan mendorong laju pertumbuhan ekonomi saat sektor lainnya sedang melambat. Yen Jepang menguat terhadap semua mata uang utama, sementara mata uang ber-yield tinggi anjlok, dipimpin oleh rand Afrika Selatan dan peso Meksiko. Dollar dan euro menguat terhadap sebagian besar mata uang, menunjukkan tingginya permintaan safe haven seiring anjloknya bursa saham dan minyak mentah.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up dari penutupan kemarin, hari ini dibuka dilevel 19173. Bursa saham dunia turun tajam di hari Jumat minggu lalu, seiring kejatuhan tajam harga minyak dan indeks saham China mengindikasikan kepanikan para investor. Para investor melakukan sell off di bursa saham dan mengalihkan arus modal ke aset safe haven, sehingga yield obligasi melonjak 2% sementara Emas meroket. Para pelaku pasar mendeskripsikan koreksi teknikal hari Jumat dipicu oleh ketegangan memasuki libur akhir pekan, karena bursa AS akan libur hari Senin, sementara bursa lainnya termasuk di China masih dibuka dan berisiko mengalami swing kebawah. Indeks Dow Jones Industrial Average melorot dibawah 16,000 untuk kali pertama sejak 29 September. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 18800. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 19650.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDJPY time frame 30 menit terlihat Formasi Triangle Kemungkinan kenaikan ke 81.10

Klik gambar untuk memperbesar

AUDJPY.mM30

 

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty