Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 17 September 2015

By on September 17, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 314 kali

Market Review Hari Ini – Emas berhasil melepaskan diri dari pergerakan dekat level psikologis $ 1100. Setelah data CPI Amerika yang kurang mengesankan dan melukai Dollar US.  Namun investor menunggu hasil keputusan The Fed yang mengadakan rapat moneter hari ini, sedangkan hasilnya akan diumumkan besok pagi jam 01.00 wib. Apakah bank sentral Amerika akan naikan suku bunga pada pekan ini untuk yang pertama kalinya dalam hampir  satu decade atau masih menahan suku bunga dekat nol. Ketidakpastian atas waktu kenaikan suku bunga telah membebani harga emas di sepanjang tahun ini, mengirim harga emas untuk turun lebih dari 6%. Suku bunga Amerika yang lebih tinggi dapat melukai permintaan untuk emas yang merupakan aset non imbal hasil, karena itu menguatkan Dollar US. Secara teknikal, Jika sentiment negative, oleh aksi taking profit setelah kemarin emas rally naik karena data ekonomi Amerika yang buruk, kemungkinan emas akan bergerak di bawah area $ 1110, support selanjutnya $ 1100. Jika sentimen positif, kemungkinan emas akan test resistance $ 1127 dan $ 1136.

EIA melaporkan pasokan minyak mentah di Amerika turun 2.1 juta barel. Sedangkan laporan sebelumnya dari American Petroleum Institute ( API ) yang melaporkan persediaan minyak mentah di AS turun 3,1 juta barel. Harga minyak langsung melonjak naik semalam dan berlanjut pada sesi asia pagi ini dengan harga tinggi sementara ini $ 47.56. Disisi lain Dollar US yang melemah karena data ekonomi berupa CPI dengan hasil yang kurang mengesankan sehingga membuat Dollar US melemah dan harga minyak mengalami penguatan.  Secara teknikal, harga minyak yang menguat kemarin masih rawan aksi taking profit dan menjelang pengumuman suku bunga US, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 45.50 dan $ 45.00. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 48.00 dan $ 48.50.

Dollar US melemah terhadap mata uang rivalnya setelah data CPI Amerika. Namun pelaku pasar berhati hati dalam memanfaatkan pergerakan naik turunnya asset keuangan seiring The Fed yang mengadakan rapat moneter untuk menentukan sikap, apakah menaikan suku bunga US atau suku bunga dipertahankan. Hasil keputusan rapat The Fed akan diumumkan besok pagi jam 01.00 wib. Inflasi yang lemah merupakan sinyal pelemahan yang berkelanjutan ekonomi AS dan global, sehingga menaikkan suku bunga acuan terlampau dini justru membahayakan ekspansi ekonomi. Data inflasi bulan Agustus turun dibawah estimasi akibat kejatuhan harga minyak, sekaligus menandai pelemahan inflasi pertama sejak Januari.

Sementara itu Poundsterling menguat tajam hingga level 1.55280, setelah data pertumbuhan upah Inggris naik ke laju tercepatnya dalam 6 tahun terakhir di kuartal hingga Juli. BoE mengamati sinyal kenaikan laju upah sebagai alasan utama menaikkan suku bunga kali pertama sejak tahun 2007. Pertumbuhan upah berhasil menaikkan tingkat belanja rumah tangga di Inggris dan mendongkrak perekonomian. Namun dengan laju inflasi beberapa bulan terakhir yang nyaris stagnan dan kejatuhan harga minyak, investor merubah ekspektasi kenaikan suku bunga BoE menjadi tahun depan.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap down dilevel 22103 sedangkan Shanghai Comp dibuka dengan turun 0,6 %. Sementara itu Bursa saham Wall Street ditutup menguat lebih dari 0.5% pada hari Rabu seiring fokus investor tertuju pada lonjakan naik harga minyak dan menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve. Dow Jones ditutup naik sekitar 140 poin, terlepas dari level tinggi sesi, dengan penguatan dipimpin oleh saham Chevron. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 21900, setelah kemarin Indeks Saham Hangseng rally naik dilevel 22190. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 22400.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart XAUUSD time frame 240 menit, terlihat Formasi Falling Wedge, Kemungkinan kenaikan ke 1126.00

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSD.mH4