Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 17 Juni 2015

By on June 17, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 386 kali

Market Review Hari Ini – Emas kembali melemah seiring dollar US yang menguat, rapat The Fed yang berlangsung 2 hari membuat dollar US kembali menguat kemarin. Sedangkan kegagalan Yunani dalam mencapai kesepakatan dengan para kreditur tampaknya belum mempengaruhi pembelian emas sebagai safe haven. Pergerakan emas cenderung range karena ketidakpastian mengenai waktu kenaikan suku bunga Amerika. Fokus hari ini adalah konferensi pers oleh Gubernur The Fed, Janet Yellen yang akan diadakan kamis pagi jam 01.30 wib. The Fed diperkirakan akan memberikan proyeksi perekonomian baru selain proyeksi suku bunga yang sangat dinantikan oleh para pelaku pasar seluruh dunia. Daya tarik emas cenderung berkurang jika suku bunga US dinaikan, akibat tidak adanya imbal hasil yang diperoleh dari investasi emas. Secara teknikal, Jika sentiment kembali negative, kemungkinan emas akan mencoba test kembali support $ 1170 dan $ 1162. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan berusaha meraih resistance $ 1193 dan akan mencoba test ulang psikologis price $ 1200. Pergerakan emas hari ini tergantung dari pernyataan yang akan dibicarakan oleh Gubernur The Fed, Janet Yellen jam 01.30 wib dini hari nanti.

Adanya penguatan dollar US membuat harga komoditas sedikit tertekan. Demikian juga harga Crude Oil yang juga mengalami tekanan akan tetapi kembali bangkit diatas level $ 60-an setelah diberitakan badai tropis di Negara bagian Texas dan Teluk Meksiko mulai mendekat. Perlu kita ketahui bahwa Texas merupakan Negara bagian yang memproduksi minyak Amerika. Adanya badai tropis akan mengancam proses produksi minyak lepas pantai. Para analis berpendapat persediaan minyak mentah di amerika akan menurun seiring laporan peringatan badai yang mulai mendekat, hal ini diprediksi menghambat produksi hampir seperlima dari output minyak mentah amerika. Fokus investor minyak tertuju pada rilis data persediaan minyak Amerika yang akan dirilis nanti malam jam 21.30 wib. Jika laporan EIA menunjukan penurunan maka persediaan minyak Amerika akan mencatat penurunan dalam tujuh pekan beruntun. Selain ada persediaan minyak Amerika, pergerakan harga Crude Oil akan dipengaruhi oleh konferesi pers Janet Yellen nanti jam 01.30 wib dini hari. Secara teknikal, jika sentiment negative, harga Crude akan kembali diarea $ 59.00 – $ 58.50. jika sentiment positif, kemungkinan harga Crude Oil akan kembali ke level $ 60.50 dan kembali meraih 61.00

Rapat The Fed selama 2 hari dan akan melaporkan hasil rapat nanti jam 01.30 wib dini hari. Pergerakan Dollar US sesi asia pagi ini akan cenderung stabil sampai hasil laporan rapat The Fed disampaikan. Beberapa waktu terakhir ada beberapa anggota The Fed yang memiliki hak suara dalam rapat, ada yang mengemukan kenaikan suku bunga US kemungkinan bulan September bahkan ada yang berpendapat akhir tahun ini. The Fed belum pernah menaikan suku bunga sejak 2006 bahkan The Fed menerapkan suku bunga nol persen untuk menyelamatkan perekonomian Amerika dari krisis financial. Perbedaan kebijakan moneter antara The Fed dan bank sentral Negara maju lainnya akan semakin jelas jika suku bunga US dinaikan.

Sementara itu Euro kembali melemah seiring masalah Yunani yang tidak kunjung usai bahkan kemungkinan Yunani akan mengalami kebangkrutan dan peluang Yunani keluar dari Zona Eropa kembali terbuka. Sedangkan Sterling kembali menguat seiring para investor lebih memilih Sterling daripada Euro karena kesepakatan Yunani yang masih menemui titik buntu. Meskipun beberapa data ekonomi inggris yang dirilis dengan hasil mengecewakan tampaknya faktor fundamental lebih berperan dalam penguatan Sterling. Fokus Sterling akan tertuju beberapa data ekonomi Inggris yang akan dirilis nanti jam 15.30 wib dan pembicaraan Gubernur BOE nanti malam jam 00.45 wib sebelum The Fed konferensi pers.

Sementara itu mata uang Australia melemah terhadap dollar AS kemarin, setelah RBA mensinyalkan peluang pemangkasan suku bunga lebih lanjut dan seiring penguatan dollar AS sedikit pulih dari data AS yang negatif pada sesi sebelumnya. Dollar Australia berhasil memangkas penurunan harian dan bertahan dekat flatline terhadap greenback menyusul data sektor perumahan AS yang mix.

Indeks Hangseng bergerak naik setelah open market hari ini. Fokus hari ini adalah konferensi pers The Fed dan peluang semakin terbukanya Yunani keluar dari Zona Eropa karena negosiasi Yunani dan para kreditur masih belum menemui kesepakatan. Berita domestic hongkong adanya penolakan masa hongkong terhadap pemilihan kepala daerah secara langsung.  Resistance indeks Hangseng berada diaera 26605 dan support berada diarea 26127.

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart XAUUSD time frame  15 menit terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan harga naik ke 1184

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSDM15