Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 17 Desember 2015

By on December 17, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 279 kali

Market Review Hari Ini – Federal Reserve menaikan suku bunga sebanyak 25 basis poin menjadi 0.25-0.50%. Dalam konferensi pers yang diselenggarakan setelah pengumuman tingkat suku bunga, Chairwoman Federal Reserve, Janet Yellen, menyarakan optimismenya dalam memandang kondisi perekonomian, salah satunya pengeluaran konsumen yang solid, namun juga berulang kali menegaskan langkah kenaikan suku bunga selanjutnya akan secara “bertahap.” Kenaikan suku bunga yang akan dilakukan secara bertahap menghidupkan peluang tingkat inflasi yang lebih tinggi sehingga berpotensi ikut mendongkrak permintaan untuk emas. Emas juga dapat bersaing dengan pasar obligasi, yang cenderung diuntungkan dalam kondisi pengetatan moneter, jika suku bunga dinaikkan secara perlahan. Emas bergerak stabil pada sesi Asia pagi ini dikisaran $ 1070. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan emas akan test support $ 1053 dan support berikutnya $ 1046. Jika sentimen positif, kemungkinan emas akan test resistance $ 1080 dan resistance berikutnya $ 1088.

Laporan Energy Information Administration ( EIA ) tadi malam menunjukkan stok minyak mentah AS meningkat sebesar 4,8 juta barrel Sementara itu laporan sebelumnya  data API mengenai stok minyak mentah di Amerika mengalami peningkatan sebesar 2,3 juta barel. Harga minyak melemah setelah EIA merilis laporannya dan ditambah lagi The Fed menaikan suku bunga sebanyak 25 basis poin menjadi 0.25-0.50%, minyak menyentuh low dilevel $ 35.29 bahkan sampai sesi Asia pagi ini, harga minyak bergerak dikisaran $ 35.60. EIA juga melaporkan kenaikan sebesar 1,7 juta barrel dalam persediaan bensin, dan kenaikan stok minyak distilasi sebesar 2,6 juta barrel pada pekan lalu. Keputusan The Fed untuk menaikkan suku bunga yang sekaligus meningkatkan valuasi Dollar AS ikut menambahkan beban dalam perdagangan komoditas berdenominasi Dollar, termasuk minyak mentah. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 35.00 dan support berikutnya $ 34.50. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 37.00 dan resistance selanjutnya 38.00

Dollar AS menguat tipis terhadap sejumlah mata uang utama dalam sesi perdagangan yang fluktuatif pasca kenaikan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir selama 1 dekade oleh Federal Reserve. Dollar menghapus penguatan yang diraih segera setelah keputusan kenaikan suku bunga diambil. Komite kebijakan bank sentral AS menaikkan range suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin menjadi 0.25-0.50%, mengakhiri debat panjang mengenai apakah perekonomian cukup kuat untuk menghadapi kenaikan suku bunga. The Fed menjelaskan bahwa hal ini merupakan awal tentatif dari siklus pengetatan bertahan dan bahwa langkah selanjutnya akan tergantung oleh laju inflasi, yang mana masih berada di bawah target. FOMC memperkirakan target tingkat suku bunga untuk tahun 2016 tetap pada 1.375%, mensinyalkan 4 kenaikan sebesar 25 basis poin tahun dpean. Dalam konferensi pers menyusul pernyataan the Fed, Janet Yellen mengatakan perekonomian AS telah menguat dan bertumbuh dengan laju yang solid.

Poundsterling melemah ke titik rendah 8-hari terhadap Dollar di hari Rabu setelah data menunjukkan laju upah Inggris tumbuh pada laju yang terlamban sejak awal tahun pada kwartal hingga Oktober, meski penciptaan lapangan kerja tergolong solid dan menurunkan tingkat pengangguran. Laju upah reguler para pekerja Inggris, di luar bonus hanya tumbuh 2.0% pada kwartal Oktober, terlambat sejak kwartal February, sehingga mengurangi potensi kenaikan suku bunga BoE dalam waktu dekat

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up dilevel 21779.  Bursa saham AS ditutup menguat pasca Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir 1 dekade. Hanya saham sektor energi yang mengalami pelemahan seiring harga minyak melanjutkan penurunannya. Indeks saham utama memperpanjang rally setelah Gubernur the Fed Janet Yellen dalam konferensi pers mengatakan bahwa kebijakan akan tetap akomodatif dan dampak kenaikan suku bunga seharusnya tidak boleh dilebih-lebihkan. Dow Jones ditutup menguat sekitar 222 poin pasca sempat menguat sebanyak 250 poin dipimpin penguatan saham Goldman Sachs. . S&P 500 ditutup dekat level tinggi sesi dengan penguatan sekitar 1.45%, berada dalam area positif untuk tahun ini. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 21500. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 22000.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart GBPJPY time frame 15 menit  terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan penurunan ke 183.000

Klik gambar untuk memperbesar

GBPJPY.mM15

 

Pada Chart XAUUSD time frame 240 menit, terlihat Formasi Channel Down,  Kemungkinan  kenaikan ke 1078

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSD.mH4

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty