Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 16 Juni 2016

By on June 16, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 342 kali

Market Review Hari Ini – Emas semakin kokoh dilevel atas setelah tadi pagi jam 01.30 wib The Fed menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi mereka hingga 2017, indikasikan bahwa mereka akan menjadi kurang agresif dalam mengetatkan kebijakan moneter sampai tahun depan. Setelah berakhirnya pertemuan selama dua hari, the Fed masih mengatakan bahwa mereka mempertahankan suku bunga tidak berubah seperti perkiraan namun sinyalkan bahwa mereka masih berencana naikan dua kali suku bunga pada tahun ini, mereka juga mengatakan bahwa mereka perkirakan pasar kerja AS akan menguat setelah perlambatan akhir-akhir ini. Pada sesi Asia pagi ini, emas bergerak mendekati level psikologis 1300. Tampaknya tren positif bisa berlanjut pada sesi Asia. Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan emas akan kembali test support 1270. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1317.

Energy Information Administration (EIA) melaporkan stok minyak mentah AS turun sebanyak 933.000 barel menjadi 531,5 juta barel dalam sepekan yang berakhir 10 Juni. Data tersebut berlawanan dengan laporan American Petroleum Institute (API) yang menunjukkan kenaikan stok sebanyak 1,2 juta barel. EIA juga melaporkan persediaan bensin turun 2,6 juta barel, sementara minyak distilasi berkurang 800.000 barel. Produksi minyak AS berkurang sebanyak 29.000 barel per hari, setelah pada pekan lalu menunjukkan kenaikan. Pasca The Fed memberikan keterangan mengenai hasil rapat selama 2 hari bahwa mereka mempertahankan suku bunga namun masih ada rencana untuk menaikan suku bunga sebanyak 2 kali di tahun ini, harga minyak mentah melemah. Harga minyak terkoreksi lebih dalam seiring kekhawatiran oversupply kembali menghantui sentimen para pelaku pasar ditambah prospek Inggris meninggalkan Uni Eropa turut membebani sentimen. Disisi lain Goldman Sachs memperkirakan pemulihan harga minyak akan tertahan akibat produksi minyak yang akan kembali normal. Kanada akan memulai kembali produksinya pasca mengalami kebakaran hutan, begitu juga dengan prospek pulihnya produksi Kanada. Output dari OPEC juga diperkirakan akan meningkat. Secara tteknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support  45.50.  Jika sentiment ppositif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 49.20.

Dollar AS melanjutkan pelemahan, bahkan sempat menyentuh level terendah 20-bulan versus Yen, setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah dan mensinyalkan laju kenaikan di masa mendatang akan lebih lambat dibandingkan perkiraan sebelumnya. Pertumbuhan pekerjaan AS bulan Mei yang lemah dari prediksi telah memupus harapan kenaikan suku bunga pada bulan ini dan meredupkan prospek penguatan Dollar. Pernyataan Federal Open Market Committee (FOMC) juga memperlihatkan jumlah pembuat kebijakan yang mengharapkan sekali kenaikan suku bunga di sepanjang sisa tahun ini bertambah menjadi 6 dari hanya 1 pada pertemuan bulan Maret.

NZDUSD menguat, sementara ini dilevel 0.7093 merespon data positif Gross Domestic Product (GDP) Selandia Baru untuk kuartal pertama. Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama Selandia Baru dilaporkan melambat dibandingkan kuartal sebelumnya namun dengan laju yang lebih baik dari prediksi. Perekonomian Selandia Baru melaju 0,7% pada kuartal pertama tahun ini, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 0,9% pada kuartal bulan Desember. Namun data aktual ini lebih baik dibandingkan ekspektasi para ekonom yang mengestimasi pertumbuhan 0,5%.

Sementara itu berita dari Inggris, Hasil jajak pendapat seminggu terakhir menunjukkan fluktuasi voting Inggris untuk meninggalkan keanggotaan di EU telah melukai Poundsterling, kini indeks Sterling telah anjlok 4 persen sejak ahir bulan mei, dan nada sentimen market masih tidak menentu. Namun hasil polling ComRes untuk harian dengan penjualan terbaik The Sun, yang condong mendukung Brexit pada Selasa kemarin, menunjukkan hasil polling untuk kubu “tetap tinggal bersama EU” berhasil memimpin 1 poin menjelang minggu terakhir kampanye. Peluang taruhan juga menunjukkan 62 persen peluang voting untuk tetap tinggal di Uni Eropa, naik dari 55 persen, level terendah minggu ini. Kekhawatiran atas kejatuhan ekonomi dan pembiayaan defisit neraca berjalan Inggris yang cukup besar paska referendum telah memicu spekulasi pelemahan Sterling, dengan jumlah spekulasi mencapai $6 milyar, terbanyak dalam 3 tahun terakhir.

Bursa Wall Street agal mempertahankan penguatan dan ditutup negatif pada hari Rabu pasca pertemuan Federal Reserve dan konferensi pers Ketua Janet Yellen, dengan sebagian besar pelemahan dipicu oleh kekhawatiran bahwa keretakan Uni Eropa akan merusak perekonomian global yang sudah lemah. Bank sentral AS memutuskan untuk menunda kenaikan suku bunga dan menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi, namun masih mengharapkan 2 kenaikan suku bunga di tahun ini. Sementara Ketua Fed Janet Yellen dalam sebuah konferensi pers setelah merilis keputusan kebijakan mengatakan jika risiko ‘Brexit’ menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan hari Rabu. Dow Jones Industrial Average tergelincir 0,20% untuk ditutup pada 17640.17, dipimpin oleh penurunan 1,65% saham Intel. S&P 500 ditutup turun 0,18% di 2071.50, dengan utilitas memimpin pelemahan 6 sektor lainnya. Nasdaq Composite juga berakhir 0,18% lebih rendah di 4834.93.

Bursa saham di seluruh Eropa berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, seiring investor yang mulai beralih ke aset beresiko setelah indeks mengalami kerugian lima hari beruntun di tengah pasar menantikan keputusan kebijakan moneter Federal Reserve. Saham pertambangan menjadi sektor dengan kinerja terbaik, dengan saham Anglo American dan Antofagasta menguat lebih dari 6%, karena naiknya harga logam. Para trader mengatakan bahwa Federal Reserve AS yang kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada Rabu tengah malam membantu berikan dukungan ke pasar saham, karena suku bunga yang rendah mengurangi minat investor untuk kembali ke obligasi dan mereka kembali meminati saham kembali. Indeks DAX 30 Jerman naik 0.9% di 9,606.71, dan indeks CAC 40 Perancis naik 1% menjadi 4,171.58. Indeks FTSE 100 Inggris ditutup naik 0.7% di 5,966.80 setelah pada hari Selasa ditutup sejak akhir Februari.

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURGBP timeframe 1 Jam terlihat formasi Triangle, kemungkinan kenaikan ke 0.80000

Klik gambar untuk memperbesar

EURGBP.mH1

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty