Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 15 September 2015

By on September 15, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 311 kali

Market Review Hari Ini – Permintaan Emas fisik dilaporkan mengalami sedikit kenaikan menjelang festival keagamaan di India pada pekan ini, namun pembelian Emas fisik India juga diperkirakan masih terbatas seiring hujan lebat yang menghambat pendapatan pertanian. Sementara itu pembelian Emas fisik di China juga masih terpantau moderat seiring keraguan para investor untuk melakukan pembelian ketika harga tidak menunjukkan trend penguatan yang jelas. Investor emas masih menunggu hasil rapat The Fed serta mendapatkan kejelasan mengenai suku bunga US, dalam minggu ini anggota The Fed akan rapat moneter. Namun peluang The Fed akan mengakhiri kebijakan moneter ultra-longgar masih lebih rendah dibandingkan peluang kenaikan suku bunga di bulan Desember, sehingga memberikan sedikit tenaga penguatan bagi emas. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan emas akan bergerak di bawah area $ 1100, support selanjutnya $ 1086. Jika sentimen positif, kemungkinan emas akan test resistance $ 1115 dan $ 1120. Namun jika emas berhasil close diatas $ 1125 maka akan merubah pola segitiga pada daily chart menjadi bullish. Saat ini trend jangka pendek masih bearish dan cenderung stagnan sambil menunggu keputusan The Fed minggu ini.

Kemarin, OPEC melaporkan pasokan minyak dari negara NON OPEC selama 2015 dipangkas lebih rendah 72,000 barrel per hari menjadi 880,000 barrel per hari, akibat output AS yang merosot dibawah estimasi. Sementara itu OPEC juga merevisi kenaikan permintaan minyak dunia tahun ini sebesar 400,000 barrel per hari, menjadi 29.3 juta barrel per hari. Untuk laju pertumbuhan permintaan minyak di 2015, direvisi naik ke 1.46 juta barrel per hari, lebih tinggi dibanding proyeksi sebelumnya. Namun proyeksi pertumbuhan permintaan di 2016, dipangkas menjadi 1.29 juta barrel per hari, akibat melambatnya perekonomian di China dan Amerika Latin. Harga minya diperdagangkan dilevel $ 44.30 sesi asia market pagi ini. Dalam tujuh sesi perdagangan, harga minyak cenderung stagnan di level $ 46 – 43. Sementara itu penurunan bensin terjadi di Amerika dengan berakhirnya musim liburan. Besok akan dirilis data stok minyak mentah di Amerika versi API dan EIA. Secara teknikal, pada daily chart terbentuk pola segitiga dengan support $ 43.20, jika harga tersebut berhasil ditembus, kemungkinan minyak akan bergerak ke support berikutnya $ 42.85 dan $ 42.00. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 46.00.

Menjelang rapat The Fed, pergerakan Dollar US mengalami penguatan terbatas terhadap mata uang rivalnya. Seiring spekulasi para investor bahwa suku bunga acuan masih dipertahankan di dekat level rekor rendah setidaknya sampai bulan Desember. Dollar AS masih kesulitan raih momentum penguatan sejak menyentuh level tertinggi 12-tahun di bulan Maret lalu, akibat pudarnya ekspektasi kenaikan suku bunga. Meskipun sebagian pelaku pasar masih optimis bahwa The Fed dapat menaikkan bunga minggu ini, namun outlook pelambatan pertumbuhan global telah mengecilkan peluang kenaikan suku bunga hingga akhir tahun dan bahkan berpotensi ditunda hingga tahun 2016. Euro terhadap Dollar US tergelincir hingga 1.12830 setelah sempat rally naik selama 6 sesi perdagangan hingga level puncak 1.13730. data Jerman ZEW Economic Sentiment dan beberapa ekonomi Zona Eropa akan dirilis nanti sore. Sedangkan sterling masih bertahan di atas level 1.54000-an. Data CPI Inggris akan dirilis nanti sore jam 15.30 wib.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up dilevel 21467 sedangkan Shanghai Comp dibuka dengan turun 2.3 %. Sementara itu Bursa saham Wall Street ditutup melemah pada hari Senin seiring investor mempertimbangkan performa bursa saham global yang negatif secara keseluruhan dan fokus tertuju pada pertemuan Federal Reserve pekan ini. Dow Jones diperdagangkan dalam range paling sempit sejak 18 Agustus, dengan rata-rata range harian mencapai 405 poin. Dow ditutup turun sekitar 60 poin setelah sempat anjlok sebanyak 100 poin.Secara tekn ikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 21250 dan jika di tembus, kemungkinan harga akan test level support selanjutnya 21000. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan bergerak diarea resistance 21800 dan test psikologis price 22000.

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURUSD time frame 15 menit, terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan kenaikan ke 1.13300

Klik gambar untuk memperbesar

EURUSD.mM15

 

Pada Chart USDJPY time frame 30 menit  terlihat Formasi Channel Down,  Kemungkinan kenaikan ke 120.950

Klik gambar untuk memperbesar

USDJPY.mM30

 

Pada Chart XAUUSD time frame 60 menit, terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan kenaikan ke 1112.50

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSD.mH1