Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 13 Januari 2016

By on January 13, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 229 kali

Market Review Hari Ini – Harga emas melemah menghadapi penguatan Dollar yang membuat permintaan investor pada logam mulia berkurang. Emas melemah 3-sesi beruntun setelah sempat diuntungkan sentimen safe haven dan ketidakstabilan geopolitik di awal tahun. Penguatan emas terbatasi potensi kenaikan suku bunga di Amerika, pasca kenaikan pertama di bulan Desember 2015. Pada tahun lalu emas melemah sekitar 10% akibat ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Suku bunga rendah akan menurunkan opportunity cost jika menyimpan emas, disisi lain dollar juga menjadi kurang menarik, dua hal tersebut membantu emas mencapai level puncak pada tahun 2011. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan emas akan test support $ 1073 dan support berikutnya $ 1064. Jika sentimen positif, kemungkinan emas akan test resistance $ 1096 dan resistance berikutnya $ 1105.

American Petroleum Institute melaporkan sepanjang pekan lalu persediaan minyak mentah AS berkurang sebanyak 3,9 juta barel. Sedangkan stok bensin naik 7 juta barel. Laporan tersebut tidak banyak direspon oleh pelaku pasar, EIA akan melaporkan persediaan minyak AS malam ini jam 22.30 wib. Harga minyak terpantau dilevel $ 30.70 pada sesi perdagangan Asia pagi ini. Minyak menembus level $ 30.00 pada perdagangan hari selasa kemarin mencapai level $ 29.93 untuk pertama kalinya sejak Desemner 2003. Melimpahnya stok minyak global, kecemasan terhadap kondisi perekonomian, serta penguatan dollar membuat minyak tertekan. Dalam enam sesi perdagangan di 2016 saja minyak WTI telah anjlok 18%. Analis dari Barclays, Macquarie, Bank of America Merrill Lynch, Standard Chartered, dan Societe Generale menurunkan proyeksi harga minyak untuk tahun 2016. Standard Chartered bahkan memperkirakan harga minyak dapat menyentuh $10 per barel.  Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 29.50 dan support berikutnya $ 28.60. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 31.80 dan resistance selanjutnya 33.00

Dollar AS menguat untuk tiga sesi beruntun pada hari Selasa seiring keuntungan indeks-indeks Wall Street dan kondisi pasar finansial yang lebih tenang mendukung preferensi investor pada mata uang dengan yield yang lebih tinggi seperti Dollar AS dibandingkan Yen dan Euro. Data ekonomi domestic yang positif juga menambahkan keuntungan untuk Dollar AS. Investor tetap waspada meskipun terdapat rebound dalam pasar saham. Perhatian tertuju pada fluktuasi Yuan China dan penurunan harga minyak mentah ke dekat $30 per barel.

Sterling melemah lebih dalam lagi menyusul penurunan signifikan yang ditunjukkan oleh data output sektor industri dan manufaktur, seiring analis mendorong mundur proyeksi potensi kenaikan suku bunga oleh BOE. Pelamahan pada pound terjadi menjelang pengumuman keputusan kebijakan Bank of England pada tanggal 14 Januari.

Yen terombang-ambing di antara area positif dan negatif seiring langkah China menjaga kestabilan Yuan dan penguatan pasar saham, sementara harga minyak bertahan di dekat level terendah 12-tahun. Setelah menetapkan reference rate yang rendah untuk Yuan dalam hampir sepanjang pekan lalu, kebijakan yang membantu Yen menguat terhadap Dollar AS, bank sentral China menetapkan reference rate Yuan yang lebih stabil untuk hari ketiga pada hari Selasa untuk meredam kepanikan pasar

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up dilevel 20062. Bursa saham AS bergerak choppy pada hari Selasa sebelum berakhir di zona hijau, sentimen investor masih dipengaruhi pergerakan harga minyak. Indeksindeks utama mengawali perdagangan dengan menguat, kemudian berbalik negatif dipertengahan perdagangan ketika minyak merosot ke bawah $30 per barel. Setelahnya bursa kembali berbalik menguat dan rally dipimpin sektor teknologi dan kesehatan. Indeks Dow Jones menambah 117,93 poin atau 0,7% menjadi 16.516,50. Indeks S&P 500 menguat 15,01 poin atau 0,8% menjadi 1.938,68. Nasdaq naik 47,93 poin atau 1% menjadi 4.685,92.  Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 19900. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 20360.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart NZDUSD time frame 60 menit terlihat Formasi Flag, Kemungkinan kenaikan ke 0.65900

Klik gambar untuk memperbesar

NZDUSD.mH1

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty