Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 13 April 2016

By on April 13, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 189 kali

Market Review – Emas terkoreksi dari level tinggi 3 pekan terakhir. Dollar AS yang kembali rebound dan penguatan bursa saham telah mengurangi minat investor terhadap asset safe haven seperti emas. Harga Emas menunjukkan penguatan terbesarnya dalam 30 tahun terakhir pada kwartal lalu, ditunjang oleh kekhawatiran pertumbuhan global dan kecemasan para investor terhadap kebijakan suku bunga negatif di Jepang maupun Eropa. Dengan spekulasi bahwa tingkat suku bunga The Fed akan tetap berada di level rendah untuk waktu yang lebih lama, hal tersebut akan menopang harga emas. Namun data ekonomi AS lainnya juga berpengaruh terhadap pergerakan emas. Secara teknikal, jika sentiment negative. Kemungkinan emas akan kembali test support 1244 dan 1238. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1267 dan 1273.

American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa cadangan minyak mentah AS naik 6.223 juta barel pada pekan lalu, sementara itu cadangan minyak suling turun 530.000 barel dan cadangan bensin turun 1.58 juta barel. Penurunan di cadangan bensin di AS berpeluang meningkat karena semakin dekatnnya musim mengendarai kendaraan. Untuk data stok minyak versi EIA ( Energy Information Administration ) akan dilaporkan nanti malam jam 21.30wib. Pelaku minyak akan menantikan hasil pertemuan antara anggota OPEC dan non OPEC termasuk Rusia yang akan diadakan 17 april di Doha. Arab Saudi yang merupakan produsen minyak terbesar OPEC, mengatakan akan sepakat untuk membekukan output hanya jika dilakukan bersama-sama negara produsen lain seperti Iran, sementara Kuwait mengatakan kesepakatan dapat tercapai tanpa dukungan dari pihak Teheran. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 40.00 dan support berikutnya 39.00. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 42.60 dan resistance berikutnya 43.50.

Isu Brexit Kembali Bebani GBPUSD. Valuasi GBPUSD mengurangi penguatan, dari level tertinggi 1.4347, setelah media memberitakan hasil survei online ICM menunjukkan dukungan untuk “keluar” dari Uni Eropa lebih tinggi 3 poin dibandingkan dukungan untuk “bertahan.” Di hari yang sama, International Monetary Fund (IMF) memperingatkan guncangan signifikan untuk perekonomian Inggris serta global jika rakyat Inggris memilih untuk keluar dari Uni Eropa pada bulan Juni. Sebelumnya, Sterling sempat menguat hampir 0,8% terhadap dolar AS setelah laju pertumbuhan inflasi tahunan Inggris bulan Maret dilaporkan lebih tinggi dibandingkan ekspektasi pasar.

USDJPY mempertahankan penguatannya sampai dengan 0,8% hingga sesi AS setelah Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan para pejabat siap menangani perdagangan jika ada pergerakan ekstrim dalam pasar mata uang asing. Komentar ini senada dengan komentarnya dan pernyataan juru bicara pemerintah Jepang pada pekan lalu. Namun, bertolak belakang dengan pernyataan Perdana Menteri Shinzo Abe yang berjanji untuk menghindari intervensi “acak.” Tekanan pada Yen pun bertambah seiring kenaikan sentimen risk appetite.

newssssss

 

Analisa Teknikal Chart

usdcad

Formasi Flag, target penurunan diarea 1.27420

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty