Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 12 Mei 2016

By on May 12, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 306 kali

Market Review Hari Ini – Tidak ada data ekonomi penting Amerika pada hari Rabu dan trader menilai pelemahan Dolar AS sebagai hasil dari aksi profit taking setelah Dollar AS menguat dalam 5 sesi perdagangan harian. Harga emas naik sekitar $12 per troy ons. Pada pagi ini, harga emas bergerak lembut diarea 1277. Pelemahan Dollar AS biasanya memberikan keuntungan untuk emas, karena meningkatkan daya tarik logam mulia sebagai aset alternatif dan membuat komoditas yang berdenominasi dollar menjadi lebih murah untuk pemegang mata uang lainnya. Untuk fundamental hari ini adalah data klaim pengangguran mingguan dan pidato FOMC, Rosengren berpotensi menggerakkan dolar AS yang biasanya akan direspon negatif pasar emas. Rosengren dianggap sebagai kubu dovish atau mendukung kebijakan moneter longgar yang biasanya menjadi beban perdagangan dolar AS. Reli dolar AS beberapa sesi sebelumnya didukung komentar hawkish dari FOMC Dudley yang berpengaruh. Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan emas akan kembali test support 1259 dan 1253. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1288 dan 1297.

Energy Information Administration mengatakan persediaan minyak mentah AS berkurang sebanyak 3,4 juta barrel dalam pekan yang berakhir 6 Mei. Angka tersebut mementahkan ekspektasi kenaikan 300.000 barrel dalam survey Platts, dan kontras dengan kenaikan 3,45 juta barrel yang dilaporkan American Petroleum Institute (API) pada Selasa malam. EIA juga melaporkan penurunan 1,2 juta barrel dalam persediaan bensin dan penyusutan 1,6 juta barrel dalam stok minyak distilasi. Harga minyak mentah berbalik menguat tajam ke level 46.33 pasca EIA merilis laporannya. Penguatan harga minyak juga ditopang oleh pelemahan Dollar AS yang mendukung perdagangan komoditas berdenominasi-dolar AS karena dianggap lebih murah untuk investor non-dolar AS. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 44.50 dan support berikutnya 43.00. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 46.88 dan resistance berikutnya 47.80.

Yen menguat pada hari Rabu setelah mata uang Jepang yang mengalami pelemahan terbesar dalam dua hari dalam tiga bulan berhasil menarik pembeli bahkan ketika masih ada kekhawatiran bahwa pemerintah Jepang mungkin akan melakukan intervensi untuk melemahkan mata uangnya. Mata uang Jepang menguat terhadap semua kecuali dua dari 16 mata uang utama pada hari Rabu, kembali menguat setelah yen terdorong ke level tertinggi dalam 18 bulan terhadap dollar pada pekan lalu. Analisa Deutsche Bank melihat support USDJPY di area 100 namun dilevel 105 akan adanya buyer dan seller yang mempertahankan level tersebut. Pemerintah jepang juga tidak akan diam jika Yen menguat terlalu cepat, mereka tentu akan melakukan intervensi. Sedangkan level resistance menurut analisa Deutsche Bank diarea 111 dan 115. sedangkan menurut pandangan analisa Danske Bank, Yen perlu sekali lagi menguji level 105 untuk kemudian test psikologis price 100.  namun jika berbalik arah, level resistance 110 perlu di uji.

Output pabrik Inggris mencatat penurunan tahunan terbesar dalam hampir 3 tahun di bulan Maret, seiring penutupan dalam industri baja akibat kelebihan kapasitas global memicu pelemahan yang lebih luas, berdasarkan laporan Office for National Statistics hari Rabu. ONS mengatakan produksi manufaktur merosot 1,9% dari tahun sebelumnya, yang menjadi penurunan tertajam sejak Mei 2013. Pada basis bulanan, output manufaktur naik tipis 0,1% di bulan Maret setelah turun 0,9% di bulan Februari.  Hari BoE akan mengumumkan inflasi Inggris dan suku bunga terbaru serta kebijakan moneter menjelang referendum Inggris. Sterling versus Dollar AS sempat melambung setelah rilis data produksi manufaktur, namun beberapa buyer mengharapkan level support 1.43500 – 1.43000 perlu diuji jika BoE gagal menjaga penguatan sterling.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap down dilevel 19922. Indeks Saham AS ditutup melemah pada hari Rabu, tertekan oleh hasil rilis earnings Disney dan Macy’s yang mengecewakan, di tengah kenaikan tajam pada harga minyak menyusul kejutan penurunan pada suplai minyak. Dow Jones ditutup melemah lebih dari 200 poin, memasuki area negatif untuk pekan ini. Saham Disney berkontribusi untuk sebagian besar penurunan, sementara pelemahan saham Wal-Mart, Home Depot dan Nike juga turut menekan Dow. Nasdaq ditutup melemah lebih dari 1%.

Bursa Eropa mengurangi kerugiannya setelah pasar minyak mentah mendadak menguat tajam menjelang akhir sesi London. Perusahaan utilitas Jerman, E.ON, menjadi beban terbesar indeks DAX meskipun melaporkan kenaikan 8% core earnings pada kuartal pertama. Harga minyak naik lebih dari $3 per barel seusai AS mengejutkan pasar dengan penurunan tingkat suplai minyak mingguannya. Indeks FTSE 100 Inggris ditutup naik 0,09% atau 5.84 poin lebih tinggi di level 6162.49 dan indeks DAX Jerman berakhir melemah 0.70% atau lebih rendah 70.12 poin di level 9945.32.

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart CLS10 timeframe 4 Jam terlihat formasi Channel Down, kemungkinan kenaikan ke 47.30

Klik gambar untuk memperbesar

CLS10.mH4

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty