Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 12 Juni 2015

By on June 12, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 378 kali

Market Review Hari Ini – Dollar US kembali menguat seiring data penjualan ritel bulan mei yang mengesankan sehingga kembali membuat emas drop. Level support $ 1162 yang terbentuk jumat minggu lalu masih belum terlewati sehingga emas kembali rebound sesi asia pagi ini. Penjualan ritel yang naik tajam dari estimasinya memunculkan kembali spekulasi kenaikan suku bunga US. The Fed belum pernah menaikan suku bunga sejak tahun 2006 dan mengambil keputusan menetapkan suku bunga nol persen sejak adanya krisis financial untuk menyelamatkan perekonomian Amerika. Rencananya bulan September The Fed akan menaikan suku bunga US. Sementara itu pergerakan emas masih tertahan meskipun sempat turun oleh data ekonomi US, perkembangan Yunani yang berpeluang mengangkat emas jika negosiasi kembali memburuk antara kreditur dan pihak Yunani. Keputusan IMF menarik timnya karena kritikan tajam dari para kreditur kepada pemerintah Yunani dan semakin besar peluang kebangkrutan Yunani. Hal ini yang membuat emas kembali naik. Secara teknikal, perkembangan Yunani semakin panas yang mandapatkan respon dari pelaku emas. Jika sentiment kembali negative, kemungkinan emas akan mencoba test $ 1160 dan $ 1150. Jika sentiment positif oleh buntunya negosisasi Yunani, emas kemungkinan akan berusaha meraih kembali level $ 1192 dan akan mencoba menembus $ 1200 jika peluang kebangkrutan Yunani semakin besar.

Harga Crude Oil kembali dikisaran $ 60-an setelah dollar US berhasil menguat kembali seiring data penjualan ritel yang bagus dan Arab Saudi kembali menggenjot produksinya melebihi 10 juta barel per hari bahkan dipertahankan level produksi tersebut. Sehingga menambah persediaan minyak secara global. Laporan IEA ( International Energy Agency ) menunjukan permintaan yang meningkat akan tetapi  persediaan minyak secara global masih berlimpah sehingga membuat harga minyak terjadi kenaikan yang terbatas. Jika ditopang Negara timur tengah yang menggenjot produksinya, harga minyak akan semakin sulit untuk naik, lebih cenderung stagnan dan mengikuti pergerakan dollar US.  Secara teknikal, jika sentiment negative oleh penguatan dollar US, harga Crude akan kembali diarea $ 59.50 – $ 59.00. jika sentiment positif dengan harapan China kembali agresif membeli minyak, kemungkinan harga Crude Oil akan test resistance $ 62.50 dan akan mencoba menembus $ 63.00.

Dollar US kembali menguat oleh data penjualan ritel US yang naik tajam. Hari ini ketangguhan dollar US akan teruji kembali oleh data PPI yang akan dirilis nanti malam jam 19.30 wib serta data consumer sentiment yang akan dirilis jam 21.00 wib. Sementara itu pergerakan euro kemarin terpengaruh oleh komentar dari Juru bicara IMF yang mengatakan organisasi dunia tersebut memiliki perbedaan besar dengan Yunani dalam beberapa area kunci. Tudak ada perkembangan yang dapat mempersempit perbedaan pandangan kedua belah pihak. Kecemasan semakin besar peluang kebangkrutan Yunani yang berarti memperbesar peluang Yunani keluar dari Zona Eropa. Sesi asia pagi ini euro terhadap dollar US bergerak dikisaran 1.12500-an, waktu Yunani semakin sempit hingga akhir bulan ini harus membayar cicilan pinjaman ke IMF.

Sterling kembali menguat sesi asia pagi ini setelah semalam melemah oleh penguatan dollar US, resistance diarea 1.57000  dan 1.58000 akan menjadikan pertahanan atas jika data US nanti malam kembali memburuk kemungkinan sterling akan test area resistance tersebut. Tapi jika data US kembali bagus, maka sterling akan test support 1.54500 dan 1.53750. sedangkan aussie masih bergerak diarea 0.77500-an pelemahan aussie tertahan oleh data domestic Australia yang merilis data tenaga kerja. Laporan data tersebut mengingkatkan harapan bagi RBA agar menunda pemangkasan suku bunga Australia.

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart XAUUSD time frame  M15 terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan harga turun ke 1179.50

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSDM15

 

Pada Chart EURJPY time frame M15 terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan harga naik ke target 139.50

Klik gambar untuk memperbesar

EURJPYM15