Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 12 Januari 2016

By on January 12, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 313 kali
dollarup

Market Review Hari Ini – Emas seharusnya melambung tinggi, seiring adanya semua kecemasan di China dan ketegangan Timur Tengah, adanya aksi overhead selling, yang membatasi kenaikan harga emas. Emas melemah pada sesi perdagangan hari senin kemarin setelah dollar menguat terhadap euro, namun berlanjutnya gejolak pasar global membuat logam mulia yang menyandang status safe haven ini masih bertahan dekat level tertinggi sembilan pekan. Bursa saham Asia kembali melemah ke level terendah dalam 4-tahun setelah People’s Bank of China menaikkan nilai tengah yuan secara tajam, langkah yang mungkin akan meredakan kecemasan mengenai devaluasi kompetitif namun hanya membingungkan pasar terhadap niat Beijing pada kebijakan mata uangnya. Bursa saham Eropa dibuka stabil, sedikit menekan harga emas, yang dianggap sebagai safe haven oleh investor. Pada sesi asia pagi ini emas bergerak stabil dikisaran $ 1094. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan emas akan test support $ 1083dan support berikutnya $ 1074. Jika sentimen positif, kemungkinan emas akan test resistance $ 1104 dan resistance berikutnya $ 1109.

Harga minyak kembali tertekan  hingga level $ 30.87 pada perdagangan hari senin kemarin setelah diterpa sell off, harga minyak sempat turun lebih dari 6% ke level terendah 12 tahun. Pasar kembali bereaksi terhadap bursa saham China yang merosot dan berpotensi membawa minyak ke kisaran $20 per barel seperti yang diprediksi oleh Goldman Sachs. Para spekulator menambah jumlah posisi net short ke rekor tertinggi dalam sepekan hingga hari Senin kemarin, yang menjadi sinyal hilangnya kepercayaan akan kenaikan harga minyak dalam jangka pendek. Persediaan minyak global kemungkinan akan semakin bertambah jika Iran menaikkan ekspor minyak. Uni Eropa mengatakan pencabutan sanksi perdagangan Iran akan segera dicabut. Harga minyak memperpanjang penurunan dari level penutupan terendah dalam lebih dari 12 tahun sebelum pemerintah AS merilis data cadangan minyak yang diperkirakan akan kembali meningkat, kondisi tersebut akan semakin memperburuk kondisi suplai global yang sudah melimpa. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 30.00 dan support berikutnya $ 29.40. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 33.80 dan resistance selanjutnya 34.90

Dollar Australia menguat terhadap pasangan mata uang utamanya setelah bank sentral China menetapkan guidance rate yang lebih tinggi sekaligus meredupkan spekulasi bank sentral tengah melemahkan mata uang domestik. Aussie, Kiwi, dan Loonie sensitif dengan outlook ekonomi China yang menjadi konsumen komoditas utama dunia. Potensi kestabilan finansial di China diharapkan dapat ikut menjaga kestabilan permintaan untuk produk-produk dari negara pengekspor komoditas seperti Australia, Selandia Baru, dan Kanada. Namun demikian, harga minyak mentah yang kembali turun membuat pemulihan Aussie rentan, terlebih dengan harga bijih besi yang juga melemah.

Euro kembali anjlok terhadap dollar pada sesi perdagangan hari Senin, seiring bursa saham global yang stabil mendorong investor untuk mencari mata uang lain yang memberikan yield lebih tinggi. Menurut analis, membaiknya selera resiko investor cukup untuk memicu pelemahan euro terhadap dollar AS. Namun pelemahan euro diperkirakan hanya akan berlangsung sementara seiring ketidakpastian mengenai China dan penurunan harga komoditas masih menjadi fokus utama investor.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up tipis dilevel 20022. Bursa saham AS berakhir variatif pada perdagangan Senin, bergerak lebih stabil dari pekan lalu ketika mengalami pekan terburuk sejak 2011. Penurunan harga komoditas masih menjadi sentimen negatif bagi bursa AS. Stabilnya pergerakan Wall Street terbantu oleh People’s Bank of China yang menaikkan batas nilai tukar yuan terhadap dollar. Pelemahan yuan dan kecemasan akan berlanjutnya devaluasi membuat bursa global mengalami sell off pada pekan lalu. Dow Jones menambah 52,12 poin atau 0,3% menjadi 16.398,57. Indeks S&P 500 menguat 1,64 poin atau kurang dari 0,1% menjadi 1.923,67. Sementara Nasdaq melemah 5,64 poin atau 0,1% menjadi 4.637,99, dan turun dalam delapan sesi beruntun. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 19700. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 20300.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURGBP time frame 15 menit terlihat Formasi Falling Wedge, Kemungkinan kenaikan ke 0.74850

Klik gambar untuk memperbesar

EURGBP.mM15